
.
.
.
.
Cinta
Cinta telah membutakan diriku
Bahkan terkadang aku rela
Mengorbankan diriku hanya untukmu
Kau bahkan sama sekali tidak meliriku
Yang kau perdulikan hanya dia
Dia yang mengisi seluruh ruang kososng di hatimu
Sungguh berat rasanya kalau sekarang
Aku harus merelakanmu dengan orang lain
Aku tidak jahat
Hanya saja, hatiku belum cukup kuat
Untuk menerima kenyataan itu
(Diary yuki seikama)
.
.
..
__ADS_1
.
Melihat bahwa tidak ada respon dari Risya, Okita menarik tenguk Risya dan mbawanya dalam ciuman hangat bibirnya, Risya terkejut akan perlakuan tiba tiba Okita, ia mendorong Okita untuk menjauhinya, namun usahanya selalu sia sia, Okita terus mencumbuinya, Okita menekan tenguk Risya lagi agar bisa memperdalam ciumanya
Setelah di rasa kehabisan pasokan oksigen, Okita melepas ciumanya, "menurutlah kalau kamu tidak mau ku hukum!" ucap Okita tegas lalu beranjak pergi meninggalkan Risya sendirian
🍁🍁🍁🍁
Risya pov
Malam itu di penginapan sedang ada acara absen siswa yang di lakukan oleh wali kelas masing masing, "Risya maeda" ucap sang guru mengabsen nama nama muridnya, aku pun mengangkat tanganku dan berucap "Hadir!", beberapa menit berlalu acara absen siswa selesai
Aku melihat jam tanganku yang menunjukan pukul '21:14' yang artinya pertemuanku dan Okita masih lama, di penginapan beberapa siswi ada yang bergosip, ada yang mengembangkan kreativitas seperti menyanyi dan menggambar,dan bahkan ada yang memilih untuk tidur, tapi lain halnya denganku, aku memilih untuk melihat bintang bintang yang ada di langit melalui jendela
Kemudian terlintas di kepalaku perkataan Okita yang ingin mengajaku bertemu malam ini, untuk apa dia mau menemuiku? Apakah jangan jangan! Pikiranku semakin liar mengingat Okita yang bisa melakukan apa saja yang dia inginkan, arghh pikiranku jadi berpikiran yang macam macam
Pikiran kotor itu langsung ku tepis dengan pikiran positive, ahh mungkin saja dia ada kepentingan denganku, kan aku asistenya!, ketika aku melirik jam tanganku, rasanya terlalu dini untuk bersiap siap, maka dari itu aku memilih untuk tidur sebentar
Tapi..ketika aku bangun dan melirik jam tangan '00:34' whatt aku kelepasan tidur!?, aku langsung bergegas memakai jaket dan celana levisku, rambutku ku ikat satu ke belakang, dan aku langsung beranjak pergi ke pantai
Tentu saja aku tidak pergi melewati pintu depat, terlalu berbahaya di sana karena guru guru sedang berjaga dan berpatroli kalau kalau ada siswa atau siswi yang melarikan diri, aku beranjak melalui jendela, padahal tempat kamar inapku sekarang berada di lantai 4, tapi bagiku memajat lantai 4 itu tidak ada apa apanya mengingat pelatihan di perguruan Whusu ku lebih kejam
Memanjat, berayun, berkelahi, latihan fisik, sampai ketahanan tubuh adalah latihan dasar dari perguruan kami, maka dari itu banyak anggota whusu yang keluar dari perguruan, sebagian ada yang bertahan, kalau aku, tentu saja bertahan, mengingat aku adalah anggota paling handal di perguruanku, tentu saja aku memilih bertahan dengan pelatihan kejam yang menurutku tidak terlaku kejam itu😝
Namun langkahku terhenti ketika melihat sebuah pertarungan di depan mataku, oh tunggu itu Okita dan Kak Kevin?!, degan cepat aku berlari menuju mereka berdua, terlihat kak kevin yang sudah agak babak belur, sedangkan Okita utuh tak ada lecet sedikitpun,kemudian aku melihat Okita yang menarik kerah kak Kevin yang sudah terjatuh di pasir dan berniat memukulnya dengan tinjuan lagi, dan saat itu aku tiba langsung menjadi tameng kak Kevin agar dia tak terkena pukula Okita
Okita dan kak Kevin terkejut melihat kehadiranku sebagai tameng, Okita tak sempat menghentikan pukulanya sehingga pukulan keras mengenai tubuhku, aku pun langsung terjatuh
Rasanya pukukan Okita sungguh keras, padahak terakhir kali aku bertarung denganya, pukulanya tidak sekeras ini, apa mungkin karena emosi?, kak kevin langsung membantuku untuk berdiri, ketika Okita ingin membantuku juga, aku langsung mengarahkan tanda stop dengan tanganku ke arahnya "menjauh dariku!!"teriaku, sungguh aku tidak berniat apa apa, aku hanya ingin pertarungan mereka berakhir, aku pun ikut Kak kevin menuju penginapan, meninggalkan Okita dengan aura hitamnya
Risya pov end
Okita hanya diam memandangi kepergian Risya dengan laki laki yang menurutnya duluan mencari masalah denganya,
"sial bukaniah dia duluan yang mencari masalah denganku!"gumam Okita kesal
Hah seharusnya ia sekarang berada di apartemen bersama Risya, namun rencanaya itu harus gagal hanya karena laki laki sok jagoan itu
(mari kita cari tau kebenaranya😊)
__ADS_1
Falsback on
Saat itu Okita sedang menunggu kehadiran Risya di tepi pantai, merasa sudah agak lama menunggu, okita memilih untuk berkeliling sedikit di area pantai itu, ketika ia berjalan matanya menangkap sosok laki laki yang berjalan ke arahnya, itu Kevin, ia berjalan sambil tertunduk, sungguh Okita benar benar merasa kesal mangingat kejadian tadi siang, namun Okita berusaha untuk meredam amarahnya dan tidak menyerang laki laki bodoh di depanya itu
Namun ketika ia berpapasan, bahunya di pegang oleh Kevin yang seolah sedang mencegatnya, "tunggu!"ucapnya menatap tajam ke arah Okita, Okita menoleh dengan malas, ia masih berusaha agar tidak meninju laki laki di hadapanya itu, namun kalimat selanjutnya dari kevin membuat Okita mulai kehilangan kendali
"jauhi Risya, biarkan dia bahagia!! Kau tak pantas untuknya!!"ucap Kevin tegas, Okita terkekeh, lalu ia menyeringai "kalau aku tidak mau, bagaimana?"ucap Okita memepertahankan seringaianya
"kalau begitu ayo bertarung, kalau aku menang jangan ganggu lagi Risya!!"ucap Kevin dengan penuh tekad, "hem..Menarik, baiklah jangab menyesal nantinya" ucap Okita melangkah mundur untuk mengambil jarak tarung begitupun dengan Kevin "tidak akan!!"teriaknya tegas
Pertarunganpun berlangsung, kevin menendang, memukul bahkan menyikut Okita, namun serangan itu dengan mudahnya di tangkis juga di hindari oleh Okita, sebenarnya Okita sengaja untuk membiarkan kevin menyerang dudulan, setelah di rasa cukup baru ia melancarkan serangan secara berutal untuk melampiaskan kekesalanya sekarang
Kevin mulai kewalahan, ia berhenti sejenak untuk mengatur nafas yang mulai tersengal, "sudah selesai? Sekarang giliranku!"ucap Okita yang langsung melancarkan serangan berutalnya, beberapa dapat di tangkis oleh Kevin, namun sebagian tak terhindarkan olehnya, sehingga ia terjatuh ke pasir ketika mendapat serangan akhir okita, yaitu tendangan di perut
"a.. aku, tidak akan pernah membiarkan bocah monster sepertimu memiliki Risya!!"ucap Kevin setengah berteriak, kalimat itu bahkan kembali menyalakan api hitam dalam diri Okita, Okita mulai mendekat dan menarik kerah Kevin, berniat memberinya pelajaran atas kalimatnya barusan, namun di saat itulah Risya datang untuk menjadi tameng dari Kevin, sungguh itu membuat Okita sangat terkejut
Selanjutnya sudah tahu apa kan!
Falsback off
Di ruang uks darurat penginapan~
"Awhh..pelan pelan Risya!"
"duh jangab di tekan, sakit tau!!"
"aww aww jangan jangan jangan"
Ok saat ini Risya sedang mengobati memar di wajak Senpainya Kevin dengan es batu, namun keluhan kevin yang begotu berisik di telinganya membuatnya kesal, ia mun menekan memar itu dengab es batu, sehingga sukses membuat Kevin menjerit
"kau itu berniat mau di obati tidak sih!! Ngeluh mulu daritadi!!"ucap Risya marah, Kevin terdiam
Setelah luka berhasil di obati oleh Risya, Risya pamit untuk kembali ke penginapan "aku kembali ke penginapan ya, kau istirshatlah di sini dulu!"ucao Risya beranjak pergi, namun tanganya di tarik oleh kevin dan dengan cepat Kevin mengecup pipi Risya, sukses membuat Risya tertegun
"makasih cantik!"ucap kevin dengan senyum manisnya, Risya yang terdiam akhirnya mendapat kembali pikiranya dan langsung beranjak pergi
"aku pasti akan memilikimu!"gumam kevin setelah merasa keberadaan Risya cukup jauh darinya
Sampai di sini dulu ya😄😊💙
__ADS_1
Tunggu chapter selanjutnya
Maaf Thor sekarang gak teratur update😩