Cinta Berbeda

Cinta Berbeda
Bab 10. Awal Mula Komunikasi


__ADS_3

Di hari - hari terakhir menyambut tahun baru 2014 Aku dan FAMTOM sibuk membicarakan tahun baru.


"Tahun baruan lo kemana Ri?" Tanya Sera.


"Gak kemana - mana deh kayaknya.. Gue mau di rumah aja.. Paling eyang gue bikin sate Madura."


"Ihhh enak dongg.." 


"Hahaha iyaa sate bumbu gitu Ser... Bukan sate ayam madura yaa.." 


"Oh itu kalo gitu beda ya Ri?"


"Beda.. Kalo sate ayam yang di pakein kecap gitu yaa emang khas madura juga kan yang jualan juga rata - rata orang Madura. Tapi ini ada lagi sate bumbu... Kalo sate bumbu itu dari sapi bukan ayam. Bumbunya warna merah gitu.."


"Ih enak tuh kayaknya yaaa Ri..."


"Iyaa enak banget, gue aja kalo makan sampe gak bisa berhenti Ser.."


"Woy.. Pada ngomongin apaan lo berdua? Seru banget kayaknya." Sahut Sissy yang datang dengan Fily dan Viana.


"Ini Riri katanya mau tahun baruannya bakar - bakar sate madura..." Jawab Sera.


"Ihh enak tuh pasti.. Eyang lo yang bikin pasti ya??" Tanya Fily.


"Iyaalaah haahaha.. Gue gak bisa bikinnya suer deh.." Jawabku sambil tertawa.


"Ihhh belajar dong Ri... Kan siapa tau lo bisa bikinin kita..." Sahut Viana.


"Hahaha iya nanti gue belajar sama eyang gue yaa.. Kalian tahun baruan pada kemana?" 


"Gue sama Mily kayaknya sih pergi sama keluarga gue ke rumah tante gue." Jawab Fily.


"Gue ke rumah calon kakak ipar gue.. Abang gue sih ngajaknya gitu kemarin." Kata Sissy.


"Gue mah di rumah aja sama keluarga gue, yaa paling masak - masak aja.." Sahut Viana.


"Gue sama tetangga - tetangga gue paling bakar - bakar..." Jawab Sera.


"Ihh seru yaa bakar - bakar bareng tetangga gitu.. Rame dong yaaa Ser?"


"Yoi...." Jawab Sera.


"Lo kemana Res?" Tanyaku ke Resty yang sejak tadi hanya diam dan sibuk main HP.


"Si Resty serius banget dari tadi nih.." Sahut Sera.


"Tau Res.. Ngomong dongg..." Ledek Sissy.


"Hahaha iyaa sori yaa.. Gue lagi main game. Seru banget... Gue tahun baruan di rumah aja paling. Nyokap masak sih biasanya..." Jawab Resty sambil tertawa kecil.


"Kita gak mau tahun baruan bareng nih?" Sahut Mily yang baru datang.


"Yee kita kan mau ke rumah tante Mil. Lagian juga pada gak bisa karna pada mau sama keluarga..." Jawab Fily.


"Jadi ya kita?" Tanya Mily ke Fily.

__ADS_1


"Jadilah, kan Mama udah bilang kemarin." Jawab Fily.


"Udah... Nanti ribut deh nih sebentar lagi.." Sahut Sera.


Kita pun tertawa bersama. 


Setelah hari itu selesai, aku pun pulang ke rumah.


"Ri..." Sambut Mama saat aku baru masuk rumah.


"Assalamualaikum Ma.." Jawabku.


"Walaikumsalam.. Ri.. Mama udah punya nomernya Tante Ratna nih." Kata Mama seperti pamer hal yang tidak penting.


"Terus kenapa Ma?" Tanyaku agak sinis.


"Yaa gapapa... Kan siapa tau kamu mau nomernya Tante Ratna nih..." Jawab Mama.


"Gak.. Buat apaan jugaa aku simpen." 


"Yaa buat komunikasi lahh.." 


"Udah ah aku mau bersih - bersih dulu terus mau istirahat yaa Ma.. Oh iyaa besok aku udah libur sampe tahun baru yaa Ma..." Jawabku.


"Asiiikk.... Tapi Bapak tahun baruan jaga nak..." 


"Yaudah kan kita di rumah aja Ma... Sama eyang atau sama bude, pakde.." 


"Iya yaa... Yaudah kamu mau mama bikinin susu gak?"


***


Keesokan harinya eyang putri sibuk untuk membuat sate untuk tahun baru.


"Nanti bakarnya di rumah aku aja kan Eyang?" Tanyaku sambil membantu eyang.


"Iyaa. Nanti kan Bude - bude dan Pakde - pakde mu kesini." 


"Iyaa... Rame dong.." 


"Yaa kan tahun baruan Ri..." 


Tidak lama, sepupuku Wina, Ka Amel, Bude Tari dan Pakde Roki datang di jemput Pakde Dimas. 


"Assalamualaikum.." Sapa Bude Tari sambil membawa bingkisan. 


"Walaikumsalam.." Jawabku serentak dengan Eyang.


"Asik eyang bikin sate bumbu.." Sahut Wina yang langsung duduk di sampingku.


"Bantuin tuh nak..." Kata Bude Tari.


Aku, Wina dan Ka Amel pun duduk dan membantu eyang untuk menusuk - nusuk satenya dan membumbuinya. 


Sampai akhirnya tiba kita untuk bersiap - siap menyambut tahun baru di malam hari. Kami asik membakar sate bumbu, ayam bakar dan ikan setelah itu kita makan bersama. 

__ADS_1


"Alhamdulillah udah masuk tahun 2014." Jawabku sambil tersenyum.


"Iya ya.. Gak berasa.." Jawab Wina.


"Yaudah yuk pulang Nak.." Sahut Bude Tari.


Setelah semuanya pulang, aku dan mama pun juga ikut pulang.


"Tante Ratna sama Om Budi pada tahun baruan di rumah Kakaknya Adi tuh karna Si Adi gak di rumah." Kata Mama saat aku dan mama sudah masuk ke dalam rumah.


"Yaudah biarin aja Ma.. Kan anaknya ada 2." Jawabku sambil mengunci pintu rumah.


"Besok si Adi pulang kayaknya deh..." Mama masih aja terus membahas Adi. 


"Hmmm yaudah tidur yuk Ma.. Ngantuk." Jawabku langsung menutup pintu kamar.


"Selamat tidur Riri.." Jawab Mama.


"Selamat tidur juga Ma..." 


Tanggal 2 Januari aku sudah masuk kampus lagi dan mulai lagi belajar seperti biasa. Saat aku sedang istirahat Mama mengirimkan pesan SMS untukku.


"Ri... Ini si Adi kan baru pulang dari Lombok. Terus bawain oleh - oleh buat kamu. Tadi di titip ke eyang karna mama lagi keluar."


"Oh iya makasih." Balasku singkat.


"Bilang sendiri dong sama orangnya, nanti mama kasih nomernya tante Ratna ya. Biar kamu yang kontak sendiri." 


"Iya nanti aku SMS tante Ratna." 


Mama pun mengirimkan nomer Tante Ratna melalui SMS. Aku pun langsung mengirimkan SMS dan mengucapkan terima kasih. Lalu aku sudah menyampaikan kepada Mama tapi ternyata mama masih belum puas.


"Kamu minta lah nomernya Adi. Langsung SMS orangnya dong." 


Lagi - lagi aku harus menuruti karna memang dia sudah memberikan oleh - oleh untukku.


"Tante, Riri boleh minta nomer Ka Adi? Riri mau langsung SMS berterima kasih." 


"Ohh iyaa boleh Ri, nanti tante kirimin ya sebentar." 


Tak lama Tante Ratna mengirimkan nomer Adi melalui SMS. Aku pun tanpa pikir panjang langsung mengirimkan SMS untuk berterima kasih. 


"Assalamualaikum Ka Adi, ini saya Riri tetangga kakak. Saya tadi di kasih tau kalau kakak kasih oleh - oleh dari Lombok. Saya mau langsung berterima kasih sama kakak, tadi saya minta nomer kakak ke Tante Ratna." 


"Walaikumsalam Ri... Iyaa sama - sama.... Semoga suka yaaa oleh - olehnya." Balas Adi dengan cepat. 


"Iyaa InsyaAllah suka kok." Jawabku singkat.


"Ciee siapa tuhh?" Tanya Mily sambil melirik HPku.


"Eh.. Ini loh tetangga gue Mil" Jawabku.


"Tetangga? Kenapa tetangga lo? Wah gak cerita - cerita nih." Ledek Mily.


"Bukan gak cerita. Ih iyaa nanti gue cerita deh yaa soal ini orang tapi nanti. Kita masuk dulu... Mau kuliah lagi ini kan kita.." 

__ADS_1


Aku dan yang lainnya pun masuk kelas dan mulai pelajaran hari itu. Itulah awal mula akhirnya aku berkomunikasi dengan Adi. 


__ADS_2