
Tak terasa waktu demi waktu aku semakin dekat dan akrab dengan Adi. Hingga di bulan Desember. Kali ini Adi tidak pergi keluar negeri atau keluar kota untuk tahun baruan. Karena bulan Agustus lalu dia sudah ke Hongkong bersama temannya.
"Riri udah libur ya?" Tanya Adi saat dia mau berangkat kerja dan aku sedang duduk di depan pagar rumah.
"Udah dong... Ka Adi belum libur?"
"Belum nih, minggu depan baru libur."
"Hahahaha semangat yaa Ka..."
"Iyaaa nih, nanti tahun baruan kemana Ri?"
"Di rumah aja paling Ka.. Kakak?"
"Kayaknya Ka Adi juga tahun baruan di rumah aja deg, soalnya adeknya Papa mau kesini dari Padang."
"Oh gitu. Rame dong nanti Ka.."
"Iyaa Ka Ani sama Bang Ozzy juga disini paling tahun baruannya.."
"Makin rame aja hahaha.."
"Iyaa.. Nanti bakar - bakar gak Ri di rumah?"
"Gak tau deh eyang... Biasanya sih kalo lagi pengen dan gak capek, eyang bikin sate madura Ka."
"Ih enak dong?"
"Iyaa..."
"Yaudah nanti kita ngobrol lagi yaa... Ka Adi berangkat dulu yaa..."
"Okee Ka.. Hati - hati yaa Ka..."
"Ka Adi nanti balik malem banget nih, soalnya piket."
"Semangat Kaa.."
"Iyaa makasih yaa Ri.. Daahh..." Adi pun pergi melaju dengan mobilnya.
Aku pun kembali masuk ke dalam rumah.
"Adi udah berangkat ya Ri?" Tanya Mama saat aku masuk ke dalam rumah.
"Iya Ma.. Kenapa emangnya?"
"Belum libur dia ya?"
"Katanya sih minggu depan."
"Yaampun, minggu depan mah tanggal 31 Desember."
"Yaa beda kali mah kalo orang kerja liburnya sama kuliah. Emang Bapak ada liburnya?"
"Yee Bapak kan dokter, beda hari liburnya sama orang kerja biasa Ri.."
"Yaa orang teknik juga kan gak ada libur kalo ada proyek ma..."
"Cieelah udah tau nih..."
__ADS_1
"Ih apasih Mama.. Udah ah aku mau beres - beres dulu yaa.."
"Ayam udah di kasih makan Ri?"
"Udahhh..." Jawabku sembari sibuk mencari lap untuk bersih - bersih.
***
Seminggu sudah berlalu, saatnya bersiap - siap untuk masuk ke tahun baru 2015. Eyang putri ternyata sudah menyiapkan berbagai makanan untuk di makan tahun baruan.
"Eyang mau bikin apa nih?" Tanyaku sembari melihat ke dapur eyang.
"Ini si Adi request sate madura katanya.." Kata eyang sembari tersenyum.
"Aduh.. Kapan itu dia bilang sama eyang?"
"Kemarin sebelum berangkat kerja."
"Itu sekarang orangnya belum bangun. Dasar..." Jawabku sembari menggerutu.
"Jangan gitu dong Ri..." Bela eyang putri.
"Dih, cucu eyang kan aku bukan Adi."
Eyang Putri hanya tertawa.
"Assalamualaikum.." Ada suara di depan rumah eyang mengucapkan salam.
Aku dan eyang pun segera keluar dan menjawab salam, "Walaikumsalam.."
"Permisi, kami mau bertamu." Kata Tante Ratna dengan senyuman.
"Ini adeknya Gaek eyang..." Kata Tante Ratna mengenalkan ke Eyang.
"Oh iyaa Ibu..." Kata eyang sembari tersenyum.
"Ini Riri.." Kata Tante Ratna mengenalkanku juga.
"Oh ini yang namanya Riri... Saya Tante Risna." Kata Tante Risna sembari tersenyum.
"Iya tante.." Jawabku juga tersenyum.
Tante Risna terus menatapku saat bicara, aku agak bingung kenapa Tante Risna terus menatapku saat itu dan tersenyum.
"Riri udah libur ya?" Tanya Tante Ratna.
"Udah tante... Udah dari minggu lalu. Tanggal 2 udah masuk hehehe..." Jawabku sembari terkekeh.
"Riri udah semester berapa?" Tanya Tante Risna.
"Aku masih semester 4 tante.."
"Ohh masih belum masuk ke rumah sakit ya?"
"Belum tante, itu nanti setelah semester 7 terus skripsi dan ujian lagi dulu baru deh jadi dokter muda." Jawabku menjelaskan.
"Kalo mau jadi dokter tuh emang lama yaa sekolahnya.." Kata Tante Risna.
Aku hanya tersenyum dan menghela nafas.
__ADS_1
"Eyang mau masak apa nanti malem?" Tanya Tante Ratna ke eyang.
"Masuk dulu yuk, ngobrol di dalem aja Bu.. Aku gak masak - masak kok, cuma bikin sate ajaa.." Jawab eyang.
Lalu tante Ratna dan Tante Risna pun masuk ke dalam rumah eyang dan duduk di ruang tamu.
"Tante, aku pulang dulu sebentar yaa.." Jawabku pamit.
"Lohh kenapa Ri?" Tanya Tante Risna.
"Mau ada yang diambil dulu, terus lanjutin bantuin eyang disini tante.." Jawabku.
"Oh iyaa yaudah.."Sahut Tante Ratna, tante Risna hanya tersenyum.
Aku pun langsung berlari pulang dan mengambil wadah yang di butuhkan eyang.
"Ma.. Di rumah eyang ada tante Ratna sama tante Risna tuh." Sahutku saat masuk ke dalam rumah.
"Tante Risna itu adeknya Pak Budi ya Ri?" Tanya Mama keluar dari kamar.
"Iyaa.." Jawabku singkat.
"Kamu mau kemana lagi?" Tanya Mama lagi.
"Mau ke rumah eyang lagi, kan bantuin eyang ini. Sebentar lagi Wina dateng sama Bude Tari kan Ma.." Jawabku sembari mencari wadah di rak piring.
"Yaudah Mama nanti nyusul ke rumah eyang. Masih nyetrika dulu nih Mama.. Banyak bener.."
"Okeee.. Yaudah aku ke rumah eyang yaa Ma... Assalamualaikum.."
"Iyaa Walaikumsalamm..."
Saat aku masuk ke dalam rumah eyang, Tante Risna dan Tante Ratna masih ngobrol dengan eyang.
"Riri bisa masak?" Sahut Tante Risna.
"Hahaha yaa dikit - dikit bisa kok Tante.." Jawabku sembari tertawa kecil.
"Nanti tante mau bikin cumi, katanya si Adi minta cumi bakar. Yaudah seadanya aja tante bumbuin." Jawab tante Risna.
"Assalamualaikum...." Sahut Adi tiba - tiba masuk ke rumah eyang.
"Walaikumsalam.." Jawabku, eyang, tante Ratna dan tante Risna serempak.
"Eyang jadi kan bikin sate maduranya?" Tanya Adi.
"Jadii.." Jawab eyang.
"Asiikkk.." Jawab Adi langsung datang menghampiriku.
"Ihh baru bangun ya??" Tanyaku meledek.
"Hahaah enak aja.. Gak kok, baru keluar aja dari kamar." Jawab Adi sembari berbisik.
"Sama ajaaa Ka Adiii.." Jawabku sembari mencubit perutnya.
Adi hanya tersenyum dan menghindar cubitanku.
Baru kali ini aku merencanakan tahun baru dengan seorang laki - laki yang sedang dekat denganku. Dan sepertinya Adi sangat senang saat mau tahun baruan denganku dan keluargaku.
__ADS_1