
Hari Minggu, hari yang ku tunggu karena saatnya bersantai. Mama menyiapkan segelas susu hangat untukku.
"Mau sarapan apa nih?" Tanya Mama.
"Aku mau ke belakang, belanja sayur yaa.." Sahut Bapak.
Jangan tanya kenapa Bapak yang belanja yaaa.. Memang Bapak yang sering belanja kebutuhan dapur, lalu di rumah aku atau Mama yang memasak.
"Okee.." Jawab Mama tersenyum.
Sembari menunggu Bapak, Aku memasak nasi.
"Bikinnya sekalian banyak Ri.." Sahut Mama sembari menyapu.
"Iyaa Ma.."
Setelah aku selesai masak nasi, tak lama Bapak datang membawa belanjaan.
"Ri, masak sayur asem yaa hari ini. Sama tempe goreng.." Kata Bapak sambil menunjukkan beberapa belanjaannya.
"MasyaAllah.. Banyak banget ini Pak..." Sahut Mama dengan wajah terkejut.
"Yaudah kan bisa makan sampai malam ini Maa...." Jawabku.
"Yaudah berarti hari ini kita gak jajan yaa..." Jawab Mama.
"Okee okee..." Sahut Bapak.
Setelah makanan siap, aku, Mama dan Bapak sarapan bersama.
"Ri.. Kamu tau rumah Kakaknya Adi?" Tanya Mama saat kami mulai makan.
"Gak..." Jawabku singkat.
"Yang Mama tau sih rumahnya di daerah rawamangun Ri..." Jawab Mama.
"Hmm.." Jawabku sembari mengunyah makanan.
Bapak hanya sibuk makan tanpa menghiraukan pembicaraan Mama.
"Nanti siang jalan - jalan yuk kesana.." Ajak Mama.
"Kemana?" Tanya Bapak.
"Yaa ke Rawamangun Pak... Penasaran sama rumahnya Kakaknya Adi disana." Jawab Mama.
"Ihhh ngapain deh Ma, nanti kalo ketauan gimana coba." Jawabku.
"Gak.. Kita lewat aja. Atau kamu bawain apa gitu buat Ratu, kan udah lama kamu gak ketemu dia. Tapi nanti kamu aja yang turun, kita mah pulang."
"Dih... Kok gitu sih Ma?"
"Yaudah biar ngobrol sekalian sama Om Budi dan Tante Ratna.." Sahut Bapak santai.
"Udah sana siap - siap.." Jawab Mama.
Aku pun di paksa - paksa untuk pergi ke rumah Ka Ani, Kakak Adi. Aku tidak tau kenapa Mama sepertinya ingin sekali mendekatkan aku dengan Adi. Tapi mungkin kali ini aku ingin mengikuti kata orang tua.
***
"Ini udah bener Ma jalannya?" Tanyaku penasaran.
"Iyaa.. Coba masuk sini Pak.." Kata Mama.
Bapak pun segera membelokkan mobilnya.
Setiap belokkan kami lewati, sampai akhirnya kita menemukan sebuah mobil kijang keluaran lama dengan plat nomer berwarna merah parkir di depan suatu rumah.
"Itu mobil Om Budi kan?" Tanyaku menunjuk ke arah mobilnya.
"Oh iya.. Itu rumahnya kali Ri, di dalem kayaknya ada mobil Adi deh." Jawab Mama.
"Iyaa itu mobil Adi.." Jawabku celingak - celinguk.
"Pak, jangan berhenti di depan sini. Disana aja.." Jawab Mama.
"Yaudah aku cari parkir dulu, kamu sama Riri turun." Jawab Bapak.
Aku dan Mama pun turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah Ka Ani.
"Assalamualaikum.." Sapaku dan Mama.
"Walaikumsalam...." Jawab beberapa orang yang ada di dalam rumah.
Aku melihat Ratu langsung keluar dari rumah dan langsung menyambutku.
__ADS_1
"Ka Ririiii!!!" Teriak Ratu excited.
"Haiii cantik..." Jawabku tersenyum.
"YaAllah Mbak Lilaa.." Sahut Tante Ratna.
"Berdua aja kesini? Naik apa?" Tanya Om Budi.
"Sama Mas Ardy kok.. Lagi parkir dulu Pak.." Jawab Mama.
"Ohh sama Pak dokter... Parkir dimana?" Tanya Tante Ratna.
"Gak tau itu cari parkir dimana Tante, kayaknya deket masjid situ deh." JawabKu.
"Ayo silahkan masuk.." Ajak Tante Ratna.
Saat aku dan Mama masuk ke dalam rumah, aku melihat Adi keluar dari dapur dan tersenyum kepadaku. Lalu ada Ka Ani dan suaminya Bang Ozzy.
"Kok bisa tau sih rumah Ka Ani?" Tanya Adi yang langsung menghampiriku.
"Iyaaa mau mampir, bawain ini untuk Ratu." Jawabku sambil tersenyum.
Sangat basa basi, padahal ini ajakkan Mama. Mama hanya ingin tau rumah Kakaknya Adi dan ingin membuatku bertemu dengan Adi dan keluarganya.
"Ini mau pergi ya?" Tanya Mama.
"Iya tante mau cari makan siang dulu.." Jawab Ka Ani.
"Assalamualaikum.." Bapak tiba - tiba datang.
"Walaikumsalam.." Jawab kami semua dari dalam rumah.
"Masuk Pak Dokter..." Sahut Om Budi dengan senyuman ramah.
"Kita mau cari makan siang keluar. Ikut aja yuk..." Ajak Tante Ratna.
"Waduh, ini saya ternyata harus gantiin temen saya praktek Bu.." Jawab Bapak.
"Yaudah Riri aja yang ikut, saya mah sama Mas Ardy pulang aja Bu." Sahut Mama.
Aku langsung menoleh ke arah Mama.
"Yaudah yuk Ri ikut, biar si Adi ada temennya nih." Jawab Ka Ani.
Keluarga mereka seperti sudah akrab sekali denganku, Mama dan Bapak. Padahal ini pertama kalinya aku bertemu dengannya, atau mungkin Adi sering curhat ke kakaknya? Hmmm.
Aku pun mengangguk, "Yaudah.."
"Yeeeeyyy Ka Riri ikut pergi sama Ratu..." Sahut Ratu dengan senang.
Mama dan Bapak pun pergi meninggalkanku sendiri bersama keluarga Adi. Setelah Mama dan Bapak pamit, kami semua pun bersiap - siap berangkat.
"Kita cari makan di Mall kokas aja deh.." Kata Ka Ani saat mobilnya mulai jalan.
"Duh Ka.. Itu mall udah kayak pasar. Ramai banget.." Sahut Adi.
"Yaampun Di, disana tapi banyak makanan dan mainan anak - anak." Jawab Ka Ani.
"Duhh.. Ka Adi tuh paling males ke kokas hari libur. Rame banget pasti kayak pasar..." Bisik Adi kepadaku.
"Yaudah lah Ka.... Nyenengin ponakan. Disana kan banyak mainan.." Jawabku sambil berbisik.
Akhirnya kita sampai di Mall, yaah perjalanan kurang lebih satu setegah jam karena agak macet. Apalagi masuk ke dalam Mall yang begitu ramai, mencari parkirnya saja sulit.
"Riri suka makan apa?" Tanya Ka Ani.
"Oh aku mah suka makan apa aja Ka.. Kecuali petai sama jengkol hehehe...." Jawabku sambil terkekeh.
"Yaampun itu kan enak semua Ri.. Masa gak suka sih?" Jawab Ka Ani.
"Iyaa Ka.. Aku udah pernah coba, tapi aku kurang suka sama rasanya. Bukan karena bau ya Ka.. Tapi kayak aneh aja di mulut ku Hehehe.." Jawabku dengan santai.
"Ka Riri...." Panggil Ratu sembari menarik tanganku.
"Yaa kenapa cantik?" Tanyaku dengan lembut.
"Ratu, No Kakak...Tapi Aunty yaa Ra.." Sahut Adi.
"Uncle and Aunty?" Tanya Ratu sambil tersenyum.
Aku hanya diam dan tersenyum ragu. Apa maksudnya Adi menyuruh Ratu memanggilku dengan sebutan Aunty? Padahal biasanya Ratu juga memanggilku dengan sebutan Kakak, karena umurku dan Adi juga kan beda 8 tahun. Sedangkan akud engan Ratu sudah seperti Kakak dan Adik. Ini secara tidak langsung Adi menembakku ya?
"Raa.. Jangan lari - lari ya Nak..." Teriak Ka Ani.
"Sini sama Papa aja..." Sahut Bang Ozzy.
__ADS_1
"Di, kita makan di foodcourt aja lah ya..." Kata Ka Ani.
"Iyalah, biar bisa pilih makanan." Jawab Adi.
Akhirnya kita masuk di dalam foodcourt dan aku hanya memesan nasi goreng dan es teh manis. Karena aku merasa seperti sudah kenyang dengan masakan di rumah.
"Banyak juga yaa kamu makannya Ri.." Kata Ka Ani tersenyum.
"Baguslah.. Kalo masih mau nambah, pesen aja lagi Ri..." Sahut Tante Ratna.
"Udah kenyang Tante.. Terimakasih heehhe.." Jawabku sambil terkekeh.
Setelah selesai makan kita jalan - jalan mencari mainan atau baju untuk Ratu.
"Riri sama Adi kalo mau jalan - jalan sendiri gapapa loh... Nanti kalo udah selesai kabarin." Kata Ka Ani.
Aku dan Adi hanya saling tatap.
"Gak Ka... Kita ikut aja.. Males juga jalan - jalan ke tempat lain.." Jawabku.
"Iyaa rame banget gini ih ogah.." Sahut Adi.
"Yaudah, sabar yaa berarti.. Ini anak kalo udah cari mainan lama..." Jawab Ka Ani.
Aku dan Adi pun mengangguk. Kami hanya asik ngobrol berdua di pinggir toko, sambil membicarakan orang - orang lewat. Sedangkan Tante Ratna dan Om Budi duduk berdua di ujung sana. Ka Ani dan Bang Ozzy menemani Ratu memilih - milih mainan yang akan di beli.
Setelah sekian lama Ratu mencari mainan yang dia mau, akhirnya kami pulang. Karena kami hanya bawa satu mobil, kami pun pulang ke rumah Ka Ani terlebih dahulu.
"Kakak kemarin nginep di rumah Ka Ani ya?" Tanyaku.
"Iyaa...Pulang kerja langsung ke rawamangun. Soalnya Mama suruh Ka Adi nginep disana. Si Ratu lagi gak enak badan soalnya kemarin, ini Alhamdulillah dia udah sehat. Makanya kita jadi jalan hari ini... Yang kemarin Mama nanyain Riri...." Jelas Adi.
"Ohhh iyaa... Ini nanti Riri sama Ka Adi yaa.. Mama sama Papa kayaknya nginep lagi di rawamangun. Besok baru pulang.." Kata Adi sambil berbisik.
Aku pun mengangguk.
Setelah sampai di rumah Ka Ani, Adi dan aku langsung pamit pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Karena besok kita akan beraktifitas jadi kami langsung pulang.
"Hati - hati yaa Di.." Kata Tante Ratna dan Om Budi sambil tersenyum.
"Bya bye Aunty Riri.. Bye bye Uncle.." Sahut Ratu yang energinya masih full padahal waktu sudah malam.
"Byeee Princess..." Jawabku sambil melambaikan tangan.
Adi pun melambaikan tangannya. Lalu Adi menjalankan mobilnya dan kami melaju pergi.
"Itu anak seneng banget kayaknya ke Mall ya Ka.." Aku memulai obrolan saat jalan pulang.
"Mama sama Papanya kan sibuk banget kalo weekdays Ri.. Makanya setiap Weekend pasti mereka ajak Ratu ke Mall cari mainan.." Jawab Adi.
"Oh gitu yaa.." Jawabku singkat.
"Besok Riri ikut Ka Adi atau berangkat sendiri?" Tanya Adi.
"Hmmm besok kayaknya aku masuk pagi deh, jadi aku berangkat duluan.."
"Jam berapa?"
"Jam setengah 7 kayaknya deh..."
"Pagi banget Ri... Tumben.."
"Iyaa nih, absen panggil soalnya Ka..."
"Ada absen panggil segala ya Ri?"
"Adaaa... Tapi kalo tiba - tiba berubah jadwalnya jadi agak siang aku bareng kakak yaa.."
"Okee..."
Tak lama kami pun sampai rumah, aku dan Adi segera turun dari mobil.
"Masuk sana.. Udah malem banget... Nanti Mama khawatir." Kata Adi sembari menutup pintu mobil.
"Aku udah SMS mama kok Ka..." Jawabku.
"Yaudah sana masuk..."
"Dahh Ka... Makasih yaa..."
"Makasih buat?"
"Makasih aja hahaha...."
"Hahaha yaudah... Sama - sama.."
__ADS_1
Aku pun masuk ke dalam rumah dan menutup pagar. Adi pun juga masuk rumah dan menutup pagar.