Cinta Berbeda

Cinta Berbeda
Bab 21. Memberi Respon


__ADS_3

Setelah aku sampai kampus, aku segera berlari karena waktu sudah hampir menunjukkan waktu jam 9 pagi. Saat aku berlari masuk lift, aku bertemu dengan Gaga. Dan teman - temannya. Tapi aku diam saja dan tidak ingin menatap ke arahnya, hanya sibuk membuka ponsel. Yang ku tau sekarang dia sudah dekat dengan orang lain dan itu teman satu angkatan juga. Aku tau Gaga melihat ke arah ku sebentar lalu memalingkan matanya karena aku tidak sengaja untuk melihat ke arahnya. Ketika lift berhenti tepat di lantai 5, aku langsung segera keluar dari lift. 


"Ri.. Buruan masuk!!" Teriak Sera di depan pintu kelas.


Aku pun berlari kecil masuk ke dalam kelas dan duduk di kursi yang sudah di tag dengan Resty.


"Tumben telat Ri?" Tanya Resty yang duduk di sebelahku.


"Iyaah...... tadi.... agak macet....... jalanan Res..." Jawabku sembari terengah - engah.


"Pelan - pelan Ri... Nafas dulu. Terus minum. Hehehe..." Kata Resty terkekeh.


"Hahaha iyaa Res..." Jawabku sambil tertawa. 


"Ssssttt.. Udah mau mulai guys.." Sahut Sera. 


Kami pun memulai perkuliahan hingga sore hari, setelah kegiatan kampus selesai aku dan sahabat - sahabatku berkumpul di mobil Mily dan Fily untuk saling bercerita. 


"Lo kok tadi tumben telat Ri?" Tanya Sera.


"Iyaaa tadi gue bareng Adi soalnya, terus kalimalang agak macet." Jawabku tersenyum.


"Hmmm udah sering bareng nih kayaknya.." Sahut Mily.


"Awas naksir." Ledek Tami.


"Eh gue mau cerita deh." Jawabku sembari memposisikan tempat duduk.


Semua pun menatapku dan siap mendengarkan ceritaku. 


"Hmmm jadi gini guys, udah dua hari ini kan gue bareng si Adi ya. Hmm terus dia ini puter lagu kesukaan gue tuh di mobilnya. Gue kaget banget lah yaa... Itu lagu impian gue, gue pengen banget di tembak cowok yang gue suka pake lagu itu. Nah terus itu dia maskudnya apa ya?" 


"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA........." Mily tertawa keras.


"Ih... Kok lo malah ketawain gue sih?" Jawabku kesal.


"Ha..ha..ha...Lo kayaknya udah mulai suka deh Ri sama dia.." Jawab Mily yang masih sedikit tertawa. 


"Ih gak tau ya.. Hmm gimana ya..." Jawabku terbata - bata. 

__ADS_1


"Yaa coba aja dulu lo kenal sama dia Ri. Mungkin dia kasih kode buat lo.." Jawab Mily.


"Seriussan dia mulai kasih kode?" Tanya Fily. 


"Yaa dengan dia putar lagu kesukaan Riri berarti dia kasih kode dong Fil..." Jawab Mily.


"Tapi dia tau dari mana lagu kesukaan Riri?" Tanya Tami.


"Nahh.. Kayaknya sih nyokap gue yang kasih tau." Jawabku ragu. 


"Lah kok bisa nyokap lo yang ngasih tau Ri?" Tanya Sera heran.


"Yaa makanya, itu gue belum sempet nanya sama nyokap gue." 


"Coba lo tanya sama nyokap lo nanti Ri.." Sahut Aira.


"Iyaaa.. dan kalo emang lo mulai tertarik sama dia coba kenal lebih dekat dulu aja Ri. Kan katanya lo ragu kalo dia suka sama cewek." Jawab Tami.


"Eh yang mana sih orangnya Ri?" Tanya Viana.


"Iyaa gue belum tau orangnya yang mana nih.." Sahut Sissy.


"Oh kalian pada belum tau yaa orangnya yang mana? Nih gue kasih tau..." Aku sembari menunjukkan foto Adi di ponsel. 


"Ihh kok mirip Reza yaa Ri..." Celetuk Viana.


"Hah? Ngaco lo Vi.. Gak lahhh.." Jawabku terkejut dengan pernyataan Viana. 


"Mirip dikit." Jawab Viana lagi.


"Ngaco ah..." Jawabku sembari menggelengkan kepala. 


"Hahahaha aduh aduh malah jadi merembet kemana - mana yaaa.." Sahut Mily tertawa lepas. 


Setelah itu kami membahas yang lain dan setelah waktu menunjukkan pukul 7 malam, kami pun pulang. 


***


Setelah dua hari menumpang Adi dan dua kali juga Adi memutar lagu Reza, lalu aku baru menumpang lagi hari Seninnya dan aku sempat menanyakan tentang lagu kesukaanku dengan Mama. 

__ADS_1


"Ma.... Kok Adi bisa tau ya aku suka lagu Reza?" Tanyaku saat sedang santai di kamar Mama. 


"Oh itu.. Maaf yaa Ri... CD Reza yang ada lagu kesukaan kamu mama kasih dia." Jawab Mama pelan.


"Hah? Ih kok di kasih sama dia sih Ma? Nanti kalo hilang gimana?" Jawabku dengan nada agak tinggi.


"Yaudah kan kamu tinggal minta sama Adi." Jawab Mama santai.


"Duh aku bingung mintanya gimana Ma... Ini aja aku udah gak komunikasi lagi setelah ikut dia kemarin itu." Jawabku.


"Yaa minta aja lah Ri.. Kan kamu udah deket sama Adi..." Ledek Mama.


"Ih Mama nih nyebelinnn.." Jawabku kesal.


Aku pun saat itu bingung harus memintanya bagaimana dengan Adi. Apakah aku harus menanyakan kenapa putar lagu itu atau dimanakah CD Reza punya ku? Itu membuat ku bingung dan pusing. Sampai akhirnya aku pun menghubunginya.


"Selamat Malam Ka Adi.." Aku mengirimkan chat yang penuh dengan basa - basi.


"Malam Riri.. Kenapa Ri?" Balas Adi dengan cepat.


"Gapapa Ka... Aku kayaknya baru hari Senin baru nebeng kakak yaa.." 


"Kenapa Ri?" 


"Iyaa soalnya beberapa hari ke depan aku pagi terus Ka.."


"Ohh yaudah gapapa.... Tapi nanti weekend masih bisa ketemu kan kita?"


Adi menanyakan hal - hal yang membuatku bertanya - tanya. Sampai aku bingung harus menjawab apa. 


"Yaa weekend aku kan di rumah Ka.. Kenapa emangnya? Kakak biasanya kan hari minggu pergi.." 


"Iyaasih... Tapi kan Ka Adi pergi biasanya agak siang Ri.. Sebelum Ka Adi pergi bisa ketemy dulu kan di depan?"


"Ohh iyaa laah Ka.. Bisa kok."


"Riri gak kemana - mana kan?"


"Hmm gak kok Ka.."

__ADS_1


"Yaudah see you yaa Ri..." 


Aku bingung sekali harus memberikan respon apa untuk Adi saat itu. Sikapnya membuatku bertanya - tanya. Tapi aku tidak berani menanyakan secara to the point. Aku segan bertanya langsung karena mungkin usia kita yang terpaut jauh. Jadi aku tidak selalu langsung meresponnya.


__ADS_2