Cinta Berbeda

Cinta Berbeda
Bab 20. Bukan Cinta Biasa Lagi


__ADS_3

"Disini aja Ka..." Saat sampai di jalan raya kalimalang aku baru bersuara. 


"Depan lagi yaa Ri, nanti Ka Adi di klaksonin orang." Jawab Adi sembari menepikan mobilnya. 


"Hmm okee... Terima kasih yaa Ka.. Hati - hati di jalan." Jawab ku lalu membuka pintu mobilnya dan turun dari mobil.


"Iyaa Ri.. Hati - hati juga yaa.." Jawab Adi sembari melambaikan tangannya.


Setelah Adi pergi aku langsung menaiki angkutan umum yang lewat. Selama perjalanan ke kampus jantungku berdetak dengan kencang bahkan aku memakai earphone dan mendengarkan ulang lagu Reza lagi. Aku tersenyum kecil saat teringat tadi. Sampai akhirnya aku tiba di kampus pukul 08.45 WIB dan masih terlalu pagi. Kuliahku mulai pukul 10 pagi, akhirnya aku ke ruang komputer dulu untuk menunggu jam 10. Lalu Sera pun datang dan menghampiriku di ruangan komputer. 


"Lo udah lama Ri disini?" Tanya Sera.


"Hmmm tadi sih nyampe jam 9 kurang 15 menit lah." Jawabku sembari melihat jam di tanganku.


"Pagi banget lo. Tumben." 


"Iyaa gue bareng Adi." Jawab ku singkat.


"Hah? Apa? Siapa?" Tanya Sera sembari menarik tanganku dan menatap wajahku sambil melotot.


"Ihhh apasih Sera. Lo mah bikin gue kaget aja.." Jawabku tersentak. 


"Lo kayaknya sekarang tiap hari bareng dia terus nih ke kampus. Hmmm...." Ledek Sera.


"Yaa sekalian laah nebeng Ser." 


"Masa???"


"Iyaaaa..."


"Yakin???"


"Ledekkin gue aja terus yaa.." Jawabku agak sedikit kesal.


"Hahahahaha..." Sera hanya tertawa lepas dan mencubitku.


***


Setelah perkuliahan selesai aku langsung izin dengan teman - temanku untuk pulang duluan karena aku sudah berjanji akan pulang cepat hari ini dengan Mama. 

__ADS_1


"Guys, gue duluan yaa... Udah janji sama nyokap soalnya mau pulang cepet." 


"Yaah Ri, cepet banget. Masih sore juga.." Sahut Sera.


"Iyaa nih, kasihan nyokap gue soalnya nih.." Jawabku.


"Yaudah kasihan Ibu ah.... Hati - hati yaa Ri.. Kapan - kapan kita main kesana yaa..." Sahut Mily.


"Eh iyaaa, rambutanku sebentar lagi panen. Nanti main yaa ke rumah." Jawabku sumringah.


"Seriussan Ri? Asiiik main ke rumah Riri deh nantiiii.." Sahut Sissy dengan semangat.


"Yaudah gue balik yaa... Dahhhh..." 


Aku pun pergi meninggalkan mereka semua dengan menaiki angkutan umum . Dan saat di perjalanan Mama menghubungiku bahwa mama sedang perjalanan menjemputku di dekat rumah dari kantornya. 


"Riri udah lama nunggunya ya?" Tanya Mama saat datang menghampiriku di ujung jalan dengan motor maticnya .


"Cuma 10 menit kok Ma..." Jawabku tersenyum sembari naik ke motor.


"Yaudah yuk. Kamu udah makan?" Tanya Mama lalu menjalankan motor. 


"Yaudah kita makan dulu yaa.. Mama juga belum makan Mau makan apa Ri?"


"Aku apa aja Ma... Bebas." 


Aku dan Mama makan mie ayam dan bakso dekat rumah, karena Mama tidak masak jadi kami pasti jajan dan Bapak hari ini pulang malam. 


Setelah selesai makan kami langsung pulang dan aku segera istirahat sembari membuka - buka materi tadi siang dari kampus di ipad.


"Riii.. Kamu besok masuk jam berapa?" Tanya Mama tiba - tiba masu ke kamar.


"Besok aku jam 9 nih Ma.. Kenapa?" Tanyaku yang masih tiduran di kasur.


"Mau bareng Adi atau Mama anterin? Ini Mama bikinin susu.." 


"Oh iyaa, coba aku tanya Adi dulu deh Ma, besok dia berangkat jam berapa. Okee makasih Mamaku..." 


"Yaudah tanya Adi dulu, takutnya dia berangkat siang. Kamu kasih tau Mama dadakan kan gak bisa." 

__ADS_1


"Iyaaaa Siap bosss.." 


Aku pun menghubungi Adi dengan mengirimkan chat.


"Ka.. Besok kakak berangkat jam berapa ya?" 


"Besok Ka Adi berangkat kayak biasa lagi kok. Jam setengah 8 atau jam 8 lah Ri.. Riri mau bareng lagi?" Balasnya dengan cepat.


"Oh gitu. Okeee ikut dehh.. Aku besok masuk jam 9 soalnya Ka...."


"Yaudah Boleh..."


"Okee Ka..."


***


Keesokan harinya aku sudah bangun duluan dari Mama dan sudah menyiapkan susu dan minum untuk di bawa dan eyang sudah memasak nasi goreng untuk di bawa ke kampus. 


"Maaa.. Aku berangkat yaa..." Aku masuk ke kamar Mama karena Mama masih tertidur.


Jangan ditanya yaaa Mama ku kenapa belum bagun padahal sudah lewat Sholat Subuh. Mamaku lagi haid, jadi bangunnya agak siang.


"Oh iya hati - hati yaa Ri.. Nanti kalo mau pulang kasih tau Mama..." Jawab Mama masih sayup - sayup dari tempat tidur.


"Iyaa Ma... Assalamualaikum." Salam ku.


"Walaikumsalam.." 


Aku pun segera berlari ke depan dan melihat Adi sudah bersiap - siap.


"Sebentar yaa Ri..." Kata Adi dengan sibuknya memasukkan bekal dan tas - tas kerjanya.


"Iyaa Kaa.." Jawabku singkat sembari berdiri menunggu mobilnya keluar.


Setelah Adi selesai menutup pagar rumahnya, aku dan dia pun langsung naik ke mobilnya dan lagi - lagi lagu Reza di putar lagi dan pas sekali lagu kesukaanku. Dan lagi - lagi aku masih terdiam sepanjang perjalanan. Nahkan menoleh ke arah Adi pun aku tidak mau sampai aku turun.


"Makasih ya Ka..." Jawabku singkat.


"Iya sama - sama.." Jawab Adi sembari tersenyum.

__ADS_1


Aku langsung turun dari mobilnya dan bergegas menutup pintu mobilnya tanpa melihat lagi ke arah Adi. Aku tidak tau maksudnya apa, sudah dua hari ini dia memutar lagu kesukaanku. Apa mungkin dia suka sama aku? Tapi seperti dari gayanya kan dia tidak suka perempuan...


__ADS_2