Cinta Berbeda

Cinta Berbeda
Bab 54. Ulang Tahun Ku yang Ke-22


__ADS_3

Setelah buka puasa hari itu Adi semakin serius membicarakan hubunganku dan Dia. Om Ilyas merespon dengan baik dan menyetujui Adi memilihku. 


"Om udah setuju sama Riri..." Kata Adi saat kita akan berangkat. 


"Setuju gimana nih?" Tanyaku malu. 


"Yaa cocok sama pilihan Ka Adi. Jadi kemarin kan pas RIri lagi sholat sama Mama, Ka Adi ngobrol sama Om Ilyas. Nah itu banyak ngobrol lah pokoknya. Dan intinya Om mau dan setuju kalo Ka Adi lebih serius dengan Riri." Jelas Adi.


"Alhamdulillah kalo gitu yaa Ka.. Oh iyaa.. Acara Mbak Tiwi kayaknya bulan depan deh habis lebaran. Lamaran dulu.. Soalnya Bulek Cici yang minta." 


"Hari apa tuh?" Tanya Adi.


"Weekend kok, kayaknya hari Minggu deh..." 


"Kalo hari minggu InsyaAllah Ka Adi bisa karena kan libur, tapi semoga Ka Adi gak jadwal piket ya..." 


"Emang belum keluar jadwalnya ya Ka?" 


"Ya belum dong, kan masih belum masuk bulan Juli." 


"Iya sih... Biasanya awal bulan yaa keluar hahaha.."


"Iyaa lupa ya?"


"Hehehe.... Maklum kebanyakan ngurusin skripsi sama tugas." 


"Semangat yaa sayang..." 


"Iyaa terima kasih yaa sayang.. Ka Adi lagi sibuk ya kerjaannya?" 


"Iyaa lumayan. Karena kan proyek baru jadi lumayan sibuk...." 


"Jangan lupa makan yaa.." 


"Iyaa makan mah pasti, kan bawa bekal juga dari Mama." 


"Iyaa jangan sering jajan sembarangan.."


"Gak kok, Ka Adi jarang jajan. Makanan di jalan kadang gak sehat kan... Mending makan di dalam Mall."


"Iya sih yaa lebih bersih, karena di dalam."


Hampir setiap hari sekarang Adi selalu mengantarkanku ke kampus, Adi benar - benar step by step mendekatiku. Dari tahap dia mengantarku hanya dari dekat rumah sampai akhirnya dia mengantarku ke kampus. 


"Terima kasih yaa Ka.." Jawabku sembari membereskan tas.


"Iyaa sama - sama."


Sebelum turun dari mobil aku mencium pipinya. 


"Daah sayang.." Pamitku sembari membuka pintu mobil.


"Dahh.. Hati - hati yaa.."


"Hati - hati juga..." Aku sembari menutup pintu mobil dan melambaikan tangan ke Adi.

__ADS_1


***


Aku berjalan masuk ke kampus dengan hati gembira, karena besok adalah hari ulang tahunku yang ke-22. Tak terasa 2 tahun lagi usiaku sudah 24 tahun dan itu adalah target usia untuk aku menikah. 


"Eh besok kita bukber yuk.." Ajak Mily saat kita sedang kumpul di dalam mobil.


"Yuk..yukkk.." Jawab Fily.


"Yaudah gas lah kalo gitu besok kita bukber..." Sahut Sissy.


"Berarti besok lo puasa yaa.." Sahut Viana.


"Iiih iyaa deh gue puasa..." Jawab SIssy terpaksa.


"Masa??? Bener ya?" Tanya Fily seperti meledek.


"Gue besok sih ikut puasa."  Sahut Sera.


"Yaa lo mah emang rajin ikut kita puasa Ser." Jawabku.


"Resty bisa ikut gak?" Tanya Mily.


"Aku gak bisa ikut Ka Mily, karena mau buka puasa di rumah." Jawab Resty.


Yaa Resty selalu menolak jika kita ajak pergi. 


"Si Yanti tuh lagi asik yaa dia main sama temen - temen barunya?" Tanya Fily ke Aira.


"Iyaa lagi susah dia sekarang.. Lagi asik sama anak - anak hukum." Jawab Aira.


"Yaudah biarin aja dia lagi nyari jati diri itu." Sahut Sissy.


"Pantes dia left dari grup.." Sahut Tami.


"Iya makanya.. Udah biarin aja dia dulu.." Sahut Mily. 


"Yaudah ini pada bisa kan besok selain Resty?" Tanya Fily. 


"InsyaAllah bisa.." Jawabku.


***


Keesokan harinya setelah selesai kegiatan kampus, kami langsung bergegas ke daerah senayan. Jalanan sudah mulai ramai karena sudah mendekati bedug maghrib. 


"Si Mily udah di depan ya?" Tanya Sissy.


"Udah... Lo tau kan dia kalo nyetir udah kayak pembalap." Jawab Viana.


"Udah pesen tempat kan si Fily?" Tana Sissy lagi.


"Udahhhh.... Bawel amat lu." Jawab Sera. 


Yaa di dalam mobil SIssy ada Aku, Sera dan Viana. Sedangkan di mobil Mily ada Tami, Fily dan Aira. 


"Ihhh udah lar nih jadi bawel.. Kan gue ikutan puasa bareng kalian." Jawab Sissy. 

__ADS_1


Kita semua pun tertawa semua karena Sissy mengomel lucu sepanjang perjalanan karena jalanan yang macet dan Sissy lapar. 


Setelah 1 jam lamanya kita diperjalanan, akhirnya kita sampai di Mall daerah Senayan. Sampai di parkiran, ternyata Mily, Fily, Tami dan Aira masih menunggu di basement. Lalu Mily langsung menghampiriku.


"Lama amat sih kalian.." Sahut Mily.


"Macet tauuu Mil." Sahut Sissy.


"Lewat alan pintas dong duh gimana sih.." Sahut Fily.


Lalu kami pun langsung masuk ke dalam Mall, saat masuk ke dalam Mall Mily sibuk memainkan ponsel. Tak sengaja aku melihat isi chat Mily, dia berkomunikasi dengan Adi ternyata. Dan ternyata Adi akan datang nanti, ah surprise kali ini aku jadi tau. Tapi aku diam, agar sahabat - sahabatku tidak sedih dan kecewa karena ingin memberikan kejutan ulang tahun untukku. 


"Eh kalian duluan aja yaa.. Gue mau ada yang di cari dulu. Ser... Temenin gue yuk.." Kata Mily. 


Aku, Fily, Tami, Aira, Sissy dan Viana langsung ke resto dan menunggu Adzan Maghrib. 


"Alhamdulillah buka puasa..." Kata Fily.


"Serius udah buka?" Tanya Sissy.


"Udahh... Ini gue udah minum.." Jawab Fily.


"Yeaayy... Makan kolak dulu ahhh.." Sahut Sissy dengan bahagia. 


Entah mengapa Sissy jadi kelihatan bawel hari ini, biasanya dia tidak seperti ini. 


Saat aku sedang asik makan kolak, tiba - tiba ada yang menutup mataku dengan tangannya. 


"Aah ini siapa??" Tanyaku sembari berusaha membuka mata.


Aku mendengar nyanyian Happy Birthday. Tapi tetap saja mataku tidak di buka. Dan ternyata yang menutup mataku adalah Mily, jelas terdengar suaranya. Lalu setelah akhirnya lagu Happy Birthday hampir selesai, Mily membuka mataku secara perlahan. Aku pun langsung merapihkan rambutku yang berantakan karena kena tangan Mily. Saat aku membuka mata, aku menoleh ke arah kue yang ada lilin menyala. Ternyata Adi yang memegang kuenya. 


"Cieee... tiup lilinnya dong." Sahut Fily.


Aku tersipu malu dan bahagia saat melihat Adi ikut memberikan kejutan ulang tahun bersama sahabat - sahabatku. 


"Kiss dong ehem.." Ledek Mily. 


"Apasih Mil... Bulan puasa tau." Jawab Adi. 


Aku dan Adi pun duduk.


"Eh kita foto dulu dong...." Sahut Sera.


Kita pun foto bersama. Setelah foto, kami pun makan dan saling ngobrol. 


"Seneng gak Ri?" Tanya Mily saat aku sedang duduk berdua dengan Adi. 


"Seneng lahh... Kaget sih tapi gak terlalu kaget." Jawabku. 


"Masa? Ini kan spesial loh. Biasanya gak ada Adi kan kasih kejutan gini?" Kata Mily.


"Yaiyalaah, gue aja baru pacaran sama Adi yaa..." Jawabku.


Hari itu begitu menyeangkan untukku, hari spesial ulang tahunku bersama orang - orang spesial juga. Saat perjalanan pulang, Adi memberikan kado untukku yaitu sepasang flat shoes berwarna hijau tosca. Ucapan yang begitu bermakna dari Adi. Dia memang lelaki yang selalu membuatku tertawa. Adi selalu saja punya akal untuk membuatku tersenyum setiap hari walaupun dalam keadaan sedih. 

__ADS_1


__ADS_2