Cinta Berbeda

Cinta Berbeda
Bab 45. Ulang Tahun Mama dan Papa Adi


__ADS_3

Hari ku semakin menyenangkan bersama Adi, walaupun terkadang aku memikirkan tentang gender dan perasaan Adi ke laki - laki. Tapi aku selalu melupakan hal itu dengan kebahagianku saat bersama Adi. Perlahan aku sudah mulai mengenalkan Adi ke sepupu - sepupuku dari Mama maupun Bapak. Perasaan bahagia yang kurasakan rasanya tak dirasakan oleh sepupu - sepupuku. Apalagi Wina yang sangat menentang hubunganku dengan Adi. Dia merasa Adi tidak beres, tapi Wina heran dengan sikap ku yang selalu seakan baik - baik saja. Dan ya aku merasa tidak ada yang salah jika aku mau bersama dengan laki - laki yang awalnya adalah laki - laki yang tidak tertarik dengan perempuan. Aku merasa nyaman dengan Adi karena dia baik dan sangat dewasa saat aku meminta pendapat untuk masalah kuliah maupun pertemanan. Bahkan, orang tuanya saja membuka pintu lebar untukku masuk ke dalam keluarganya. Kali ini saja aku diajak untuk makan bersama dengan mereka, untuk merayakan pertambahan umur mereka. Karena ulang tahun Tante ratna dan Om Budi hanya berbeda 5 hari saja, jadi acara dijadikan satu.


"Tante, Om. Riri cuma bisa kasih kado ini yaa. Ini Kado dari aku, Mama dan Bapak." Jawabku yang sedang berkunjung ke rumahnya.


"Yampun terima kasih Riri. Si Mama repot - repot sekali sih.." JAwab Tante Ratna dengan rawut wajah yang bahagia sekali.


"Sama - sama tante... Gak repot kok." Jawabku tersenyum.


"Besok Riri, Mama sama Bapak kemana?" Tanya Tante Ratna.


"Gak kemana - mana kok Tante. Bapak besok di rumah.. Kenapa?" Tanyaku.


"Besok ajak Mama, Bapak, Eyang sama Pakde Dimas pergi yaa sama Tante, Om, Adi dan Ani sekeluarga. Kita - kita aja makan - makan..." Jawab Tante Ratna.


"Oh ya boleh, nanti aku sampaikan yaa Tante.." Jawabku tersenyum.


"Terima kasih yaa Ri.." Tante Ratna masih terus tersenyum. 


"Iyaa tante, pamit pulang dulu yaa tante... Mau ngerjain tugas dulu sama beres - beres rumah." Jawabku sembari keluar dari pintu rumahnya.


"Iyaa Ri.." 


Aku pun masuk ke rumah dan memberitahukan ke Mama kalau aku sudah memberikan hadiahnya.


"Ma.. Udah aku kasih.. Si Tante Ratna mau ngajak jalan besok. Katanya Mama, Bapak, Eyang, Pakde Dimas mau diajak makan." 

__ADS_1


"Ih kok repot - repot sih Bu Ratna Ri? Bapak besok libur atau masuk nih. Nanti mama tanya dulu..." Jawab Mama sembari mengambil ponselnya. 


"Yaa aku gak tau Maa... Tante Ratna yang ngajak." 


"Yaudah Mama ke rumah eyang dulu deh.." Mama pun langsung ke rumah eyang dan memberitahukan kalau besok diajak makan Tante Ratna dan eyang mengiyakan. 


***


Keesokan harinya, ternyata semuanya bisa. Bahkan Bapak juga bisa karna dapat jatah libur. 


"Ini bawa 2 mobil aja... Nanti Ka Adi sekeluarga sama mobil Ka Ani. Riri nanti ikut siapa?" Tanya Adi. 


"Iyaa boleh, biar gak banyak mobil.... Naik mobil eyang aja Mas Ardy.." Sahut Pakde Dimas. 


"Iyaa deh. Mas Dimas yang nyetir ya?" Tanya Bapak.


Kami semua pun jalan beriringan 2 mobil. Pertama kami makan di daerah Alam Sutera, makan makanan khas Padang yang enak sekali. 


"Ini tempat langganan kami selain di benhil sama yang di alam sutera satunya.." Sahut Ka Ani.


"Iyaa enak - enak ka makanannya..." Jawabku.


"Iyaa kan? Yang punya kenal sama Papa.." Sahut Adi.


"Terima kasih yaa Bu Pak, hari ulang tahun kita malah jadi di traktir.." Sahut Eyang Putri.

__ADS_1


"Sama - sama Eyang. Kenyang eyang?" Sahut Om Budi.


"Kekenyangan.." Jawab Eyang sembari mengelus perutnya.


Om Budi hanya tertawa. 


"Habis ini kita jalan dulu ke Mall yaa.. Eyang gapapa?" Tanya Adi berbisik ke Aku.


"Oh ini mau jalan lagi?" Tanyaku.


"Iyaa.. Biasalah Ka Ani kan tiap weekend maunya ke Mall. Gapapa sekalian eyang refreshing.. Biar gak di rumah aja atau ke pasar doang." Jawab Adi.


"Gapapa kan jalan dulu ke Mall?" Tanyaku ke Mama, Bapak, Eyang dan Pakde Dimas.


"Yaa gapapa jalan - jalan dulu.." Jawab Mama.


"Pakde, biar Adi aja yang nyetir." Kata Adi dengan gentle.


"Oh Adi yang nyetir?" Tanya Pakde kebingungan.


"Iyaa Pakde, biar Pakde gak bingung nanti. Jadi biar Adi aja yang nyetir." Jawab Adi. 


"Iyaa biarin Adi aja yang nyetir Pakde, kita tinggal duduk aja.." Sahut Bapak.


"Iyaa Pakde, soalnya jalanannya agak bingung kalo dari sini. Jadi biar Adi aja yang nyetir..." Jawab Adi. 

__ADS_1


"Oke oke.." Jawab Pakde Dimas. 


Kami pun berangkat ke Mall beriringan. Waktu itu aku merasa bahagia sekali karna kami seperti keluarga besar.


__ADS_2