Cinta Berbeda

Cinta Berbeda
Bab 8. Ponakan Adi


__ADS_3

Hari ini hari yang melelahkan untukku karna ful kuliah dari pagi hingga sore. Sepulang dari kuliah aku di kejutkan dengan seorang anak kecil perempun yang cantik sedang bermain dengan pengasuhnya. Tapi dia tampak acuh karna sepertinya tidak mudah bergaul dengan orang baru. 


"Hai..." Sapaku kepada anak perempuan itu.


Dia pun berlari masuk ke dalam rumah tetanggaku yang baru.


Karena dia tidak balik menyapaku dan masuk ke dalam rumahnya, aku pun langsung masuk ke dalam rumahku dan bertanya kepada Mama siapa anak itu.


"Assalamualaikum Ma..." Salamku agak lesu.


"Walaikumsalam... Kok lesu banget sih kamu?" Tanya Mama curiga.


"Capek banget Maaa hari ini kuliahnya seharian dari pagi... Melepuh banget kepalaku." Jawabku sambil menyenderkan badan ke kursi. 


"Kasihan anak Mama... Mau mama bikinin susu?" Tanya mama sambil mengelus kepalaku. 


"Iyaa boleh ma... Oh iya Ma, itu di depan ada anak kecil, anaknya siapa Ma?" Tanyaku penasaran.


"Ohhh itu cucunya Bu Ratna sama Pak Budi Ri..." Jawab Mama sambil mengaduk susu di gelas.


"Ohh anak kakaknya Adi Ma?" 


"Iyaa Kakaknya Adi kan udah nikah, anaknya ya itu satu." 


"Ohh.. Anaknya judes banget kayaknya Ma.... Tadi aku sapa malah pasang muka jutek terus masuk ke dalem rumahnya.." 


"Yaa namanya juga anak kecil, tuh dari tadi ngintip - ngintip pagar rumah kita." Jawab Mama sambil melihat dari jendela rumah. 


"Hahahaha dasar anak kecil... Yaudah aku mandi dulu deh baru nanti minum susu. Susunya masih panas banget." 


"Yaudah sana..." 


Setelah aku mandi, aku keluar untuk duduk di teras sambil menikmati susu hangat yang mama sudah buatkan tadi. Lalu saat aku sedang menikmati susu hangatku, ponakan adi mengintipku dari pagar tapi aku tidak menghiraukannya karna aku tau anak kecil itu harus di tarik ulur. 


"Ratu..." Teriak Om Budi dari dalam rumah. 


Anak kecil itu pun berlari kearah rumahnya dan saat itu aku tau namanya adalah Ratu. 


"Ri..." Panggil Mama dari dalam rumah.


"Ya Ma?" Jawabku yang langsung masuk ke dalam rumah.


"Nanti kamu cuci piring ya.. Mama mau rebahan dulu nih. Capek." 


"Okee nanti aku cuci piring. Aku habisin dulu susunya yaa..." 


Tidak lama tiba - tiba Tante Ratna datang membawakan makanan yang dia masak.

__ADS_1


"Assalamualaikum.. Mba Lila... Riri..." Sapa Tante Ratna.


"Walaikumsalam Tante...." Jawabku yang keluar dari pintu rumah.


Aku melihat Tante Ratna datang dengan Ratu yang menempel terus dengan Tante Ratna. 


"Ini Tante bawa masakkan tante Ri... Ikan kacang panjang asem - asem. Tadi siang tante minta belimbing wuluh dari rumah sini." Kata Tante Ratna sembari memberikan makanan yang sudah dia buat.


"Terima kasih tante...." Jawabku sembari mengambil makanannya dari tangan tante Ratna.


"Iyaa sama - sama.... Gakt tau deh enak atau gak.." 


"Hahaha enak lah pasti tante, hei cantik namanya siapa?" Jawabku basa - basi dan sambil menyapa cucu Tante Ratna.


"Eh kenalan dulu sama Kakak Riri..." Jawab Tante Ratna.


Aku hanya tersenyum. 


"Ehh malu - malu nih Ka Riri..." Kata Tante Ratna.


"Hahaha... Yaudah kalo malu. Eh aku punya boneka loh.. Mau gak?" 


"Mau.." Jawab Ratu sambil mengangguk dan bersuara pelan.


Aku pun mengambil boneka ku yang sudah tidak aku pakai, aku berikan ke Ratu. Dia pun langsung mengambilnya dan tersenyum.


"Terima kasih." Jawabnya pelan.


"Sama - sama cantik.. Siapa namanya jadinya?" Tanyau sambil mengelus rambutnya yang halus.


"Ratu." Jawabnya sambil tersenyum dan berlari pulang ke rumah.


"Ehhh jangan lari - lari. Makasih yaa Ri... Tante pulang dulu.." 


Tante Ratna pun langsung bergegas ikut lari saat cucunya berlari kencang.


"Iyaa tante sama - sama... Hati - hati tante...." Jawabku.


Usia ponakan Adi waktu itu kira - kira masih 2 tahun dan dia sudah sangat lincah. Mungkin tante Ratna khawatir jika dia berlari akan jatuh di aspal. Saat itu dia juga ada pembantu yang mengurusi Ratu. 


"Tante Ratna kasih apa Ri?" Tanya Mama yang keluar dari kamar.


"Tau ini makanan khas Sumatera mungkin. Ikan asam kacang panjang apa katanya... Karna tadi ambil belimbing wuluh di rumah kita mungkin makanya dia kasih kita masakkannya suru cicipin." Jawabku.


"Ayo coba kita cicipin pake nasi." Jawab Mama sambil mengambil piring. 


"Itu cucunya tante Ratna cantik ya.. Cuma jutek banget." 

__ADS_1


"Hahaha omnya kan juga jutek sama kamu..." Sahut Mama.


"Yeee.. Apa urusannya sama omnya Ma.." Jawabku.


"Oh ini pedes - pedes asem." Jawab Mama sambil menikmati makanan dari Tante Ratna.


"Enak tapi Ma? Aku coba juga deh." Aku pun ikut makan bersama Mama. 


Saat aku dan Mama sedang menikmati makan tiba - tiba ada suara Ratu dari luar memanggilku,"Kakak Riri..." Teriak suara kecilnya.


Aku agak kaget karna anak ini terlihat sulit dekat dengan orang, hanya karna aku berikan sebuah boneka saja dia bisa langsung menyapaku seperti ini. Aku pun keluar dari rumah.


"Yaa?" Jawabku dengan pelan.


"Main yuk Ka..." Jawabnya sambil tersenyum.


"Ratu mau main apa?" Tanyaku sambil tersenyum. 


"Main rumah - rumahan." Jawabnya sambil tersenyum.


"Masuk aja yuk ke dalem. Disini nyamuknya banyak..." Jawabku sambil menggandeng tangannya. 


Ratu pun menuruti ku dan ikut masuk ke dalam rumahku. Dia hanya duduk dan memainkan boneka dariku dan boneka - boneka punyaku lainnya. Ketika Maghrib Om Budi memanggil Ratu dari luar.


"Ratu Azzahra..." Teriak Om Budi dari depan pagar rumahku.


Ratu segera berdiri dan menyambut Kakeknya.


"Pulang yuk, udah mau maghrib. Besok lagi ya mainnya.." Kata Om Budi yang sudah berdiri di depan pintu rumahku.


"Iyaa Gaek..." Jawabnya dengan nurut.


Gaek itu dalam bahasa Minang yang aku tau artinya adalah Kakek.


"Pamit dulu sama Ka Riri..." Kata Om Budi.


"Ka... Ratu pulang dulu yaa..." Kata Ratu sambil tersenyum.


"Iyaaa.. Hati - hati yaa..." Jawabku sambil tersenyum.


"Besok kita main lagi ya..." Kata Ratu lagi.


Ratu pun pulang di gandeng Om Budi. Aku pun langsung masuk ke dalam rumah.


"Cepet banget tuh anak langsung nempel sama kamu Ri... Anak - anak kok pada seneng banget yaa sama kamu Ri?" Sahut Mama yang tiba - tiba keluar dari kamar. 


Sejak ada Ratu tadi mama langsung masuk kamar hanya mengintip dari dalam kamar melihatku bermain dengan Ratu.

__ADS_1


"Hahaha gak tau tuh Ma...." Jawabku singkat. 


__ADS_2