Cinta Berbeda

Cinta Berbeda
Bab 22. Seperti Biasa


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang tepat untukku berolahraga. Aku bahkan merasa akhir - akhir ini bersemangat untuk berolahraga. Saat aku keluar dari kamar, aku langsung mencuci muka dan sikat gigi. 


"Ri... Si Adi mau berangkat tuh..." Sahut Mama yang tiba - tiba membuka pintu kamar mandi saat aku sedang sikat gigi.


Aku hanya diam dan mengangguk - angguk. 


"Kamu gak keluar?" Tanya Mama.


Aku hanya menggeleng - gelengkan kepala.


"Gak lagi marahan kan kamu?" Tanya Mama lagi.


Aku tetap mengeleng- gelengkan kepala. 


"Seriussan?" Tanya Mama lagi lagi.


Aku pun selesai sikat gigi lalu menjawab pertanyaan Mama, "Iyaa Mamaaa..." 


"Iya marahan?" 


"Yaampunn... Gak marahan Maaaa... ih udah ah aku mau olahraga dulu." Jawabku langsung keluar dari kamar mandi.


"Mau olahraga kemana kamu?" Tanya Mama.


"Cuma lari di depan hamalan aja Ma... Gak kemana - mana kok." Jawabku sembari mencari baju.


"Gak sarapan dulu kamu?"


"Gak lah Ma... Nanti habis olahraga makannya. Kalo makan dulu baru olahraga, kekenyangan nanti malah ngantuk... Keburu mager."


"Yaudah minum susu aja dulu Ri, jangan gak diii sama sekali perutnya."


"Iyaa kalo susu gapapa."


"Oke... Mama buatin yaa.."


"Iyaaa makasih Mamakuu.."


"Okee anakku..."

__ADS_1


Setelah itu aku langsung mengganti bajuku dan meminum susu yang Mama buatkan untukku. Lalu aku keluar halaman dan memakai sepatu. Saat aku ke depan halaman rumah, ternyata Adi belum berangkat dan dia melihat ke arah ku.


"Mau kemana Ri?" Tanya Adi.


"Gak kemana - mana kok Ka... Cuma mau olahraga aja..." Jawabku sambil tersenyum. 


"Oh kirain... Hari ini libur ya?" Tanya Adi lagi.


"Iyaa Ka... Hari ini gak ada jadwal Ka.."


"Enak banget ih libur... Pengen libur jugaaaa.." 


"Hahahah yaudah kan kalo kerja dapet duit ka... Aku kan masih kuliah." 


"Iya juga sih.. Yaudah Ka Adi berangkat yaa..." Adi pun melambaikan tangannya kepadaku.


"Yaa Ka... Hati - hati." Jawabku tersenyum.


"Hati - hati Di.." Sahut Tante Ratna yang tiba - tiba keluar dari rumahnya.


"Iya Ma.." Adi pun melambaikan tangan ke Mamanya. 


"Riri mau kemana?" Tanya Tante Ratna.


"Gak kemana - mana tante, cuma mau olahraga kok. Misi yaa tante..." Jawabku yang tidak mau panjang berbasa - basi.


"Iyaa..." Jawab Tante Ratna tersenyum.


Aku pun sibuk berolahraga selama 15 menit. Setelah selesai aku masuk ke dalam rumah untuk pendinginan dan duduk. 


"Mau makan apa Ri?" Tanya Mama.


"Nasi goreng enak kali ya..." Jawabku sembari duduk. 


"Yah Mama gak jago kalo buat nasi goreng.." 


"Nanti aku yang buat Ma.. Habis ini yaa 5 menit lagi."


"Asiiik.. Oke deh.. Bapak juga sebentar lagi pulang." 

__ADS_1


"Okee siap." 


***


Hari ini aku menumpang lagi dengan Adi. Aku berharap dia tidak memutar lagu Reza lagi. 


"Hari ini kegiatannya apa aja Ri?" Tanya Adi saat sembari menyetir.


Dan aku lega ternyata Adi tidak memutar lagu Reza lagi. Jadi aku tidak perlu salah tingkah.


"Hmm hari ini sih sampai sore Ka.. Tapi gak masuk dari pagi."


"Ini Riri udah skripsi belum?" 


"Belum Ka... Masih 2 tahun lagi aku skripsi Ka..."


"Oh masih lama yaa.. Riri angkatan berapa sih?"


"Aku angkatan 2012 Ka.."


"Berarti sekarang umur 20 tahun ya?" 


"Iyaa Ka... Emang kakak umur berapa?"


"Ka Adi? Tebak umur berapa?" 


Dia sepertinya mau narsis karena umurnya sudah 28 tahun tapi terlihat seperti 25 tahun. Sebelumnya aku sudah mencari tau umurnya dari tanggal lahirnya. Yaa tapi aku pura - pura tidak tau saja. 


"26?" 


"Hahahaha 26?"


"Yaa menurut aku sih Ka... Salah ya?"


"Hahahaha Ka Adi tuh umur 28 Ri tahun ini." Jawabnya sambil tertawa.


"Serius Ka? Udah mau 30 tahun yaaa... KIrain aku masih 26an Kaa.. Jarak umur kita jauh juga yaa..." Jawabku penuh basa - basi dan kedustaan.


"Alhamdulillah tandanya Ka Adi awet muda." Jawabnya sambil. tersenyum kecil.

__ADS_1


Sepertinya mulai hari ini aku dan Adi akan mulai berbicara seperti biasa lagi, tapi kali ini aku merasa dia sudah mulai banyak bertanya tentang diriku. 


__ADS_2