Cinta Bukan Hanya Kata

Cinta Bukan Hanya Kata
Curhatan Rey #2


__ADS_3

Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya. Akhirnya kuputuskan untuk mengajak Rey pulang saja. Namun dan namun dia enggan untuk pulang dan ingin singgah disini dulu. Rey bilang "Aku masih betah dek disini, suasananya enak banget". Jawabnya sendu seperti ada banyak beban dalam pikirannya.


"Hahaha.... Iya mas sama, cuman masa sampe besok mau disini terus kitanya". Kataku mencoba dengan sedikit tawa agar Rey tidak terlalu curiga dengan ekspresi yang aku perlihatkan nanti.


Memang dikata cinta itu tidak harus memiliki walau pernah memiliki dan mencintai satu sama lain.


"Dulu aku satu SMA dengan pacarku itu, eh lebih tepatnya mantan sih Hahaha..." Katanya lagi. "Tapi setelah menjalani hubungan sekitar hampir 1 tahunan, temanku merampas yang aku punya ketika aku berada di Jogja sekitar 3 bulanan dek". Lanjutnya, yang aku sendiri pun sebenarnya sudah tidak tahan lagi dengan curhatannya, tapii ya maklum aja sih aku ini orangnya kepo - an mau nggak mau ya ngedengerin curhatan Rey. Karena aku rasa pertemuan pertama ini sangat membosankan ketika mengingat yang pertama aku ini bukan siapa - siapanya Rey dan kedua dia mengingat masa lalunya yang membuatku ingin segera beranjak dari sini.


"Memang susah dikata dek kalau harus move on. Selama itu dan dia juga segampang itu mau sama temanku sendiri!!!.... Aduhhhh.... Dek aku malah banyak cerita nih sama kamu." Lanjutnya sambil mengusap wajahnya dengan kedua tangannya seperti orang sedang cuci muka.

__ADS_1


"Ya...Yaaa nggak apa - apa Mas, toh ki... Kita kan cuma teman jadi nggak apa - apa juga kalau saling sharing. Hehehe..." Jawabku terbata - bata. "Lalu sekarang perasaan Mas gimana? Apakah masih ada rasa sama pacarnya Mas Rey? Ehhh.... Maaf maksudku..." Kataku terhenti ketika Rey mulai beranjak dari tempat duduk kita tadi dan menuju parkiran dan dia berkata pasrah.


"Udahlah dek, maaf ya pertama ketemu malah bahas yang nggak seharusnya dibahas" Katanya sambil menggandengku ketika hendak menyebrang menuju ke parkiran. Aku pun tidak ada rasa kaget lagi ketika digandeng sama Rey.


.


.


.

__ADS_1


"Haloo". Sapaku dan Rey yang bersamaan


"Ono opo mas? (Ada apa Mas?) Maaf yo tadi hp aku matikan karena tidur juga yang pasti hhe". Jawabku malas - malasan.


"Aku mau mengatakan sesuatu sama kamu, tapi aku malu dek". Mengatakan sesuatu? Rey mau mengatakan apa?


"Lha kok malu Mas??? Katakan aja kenapa sih?. Gerutuku


" Aku cuman mau bilang sama kamu kalau aku KANGEN". Whattsss???? Rey bilang kangen sama aku? Apa ini hanya sekedar gombal aja?. Batinku.

__ADS_1


Waktu yang sudah larut membuat mataku sudah tidak tahan lagi dan terkantuk sekali rasanya. Setelah telepon berakhir tadi aku mencoba mencari namanya di sosmed. Apakah benar dia tidak punya kekasih disana? Akhirnya ku temukan namanya "Rey Ferdananto". Ku lihat beberapa foto yang memang banyak baju olahraga Volleyball di albumnya. Ohh ternyata dia juga jual baju - baju olahraga to. Tapii setelah kulihat - lihat lagi beberapa album lain disosmednya kutemukan hal yang paling mengejutkan disana.


Selamat siangg, maafkan saya karena tidak menepati janji untuk update setiap hari. Terimakasih yang sudah membaca dan menge - like karya saya. Tetap bantu like dan komennnya ya teman - teman๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


__ADS_2