
Tanggal 13 mei
"Nduk, kamu besok jadi bukber sama teman kerjaan lamamu?".
"Kok besok Mas, nanti Mas tanggal 13 Mas bukan 14 Mei". Balasku disela - sela pekerjaan. Yang saat ini aku membantu shif siang untuk menyiapkan beberapa menu untuk reservasi nanti. Reservasi kali ini untuk bukber dengan menu paket. Nggak lupa juga aku sudah bawa baju ganti agar nanti langsung cus ketempat yang sudah direncanakan. Walau nggak mandi biarin deh hhha.
"Oiya ya lupa nduk".. "Mmm... mangnya nanti pulang jam berapa? Jangan malem - malem nggak baik cewek pulang malem - malem.".. Bentar - bentar, dia bilang kalau cewek nggak baik pulang malam - malam. Lhah kemaren aku jalan sama dia pulang kerja itu apa menurut dia itu masih pagi?. Hufftttt...
" Iya - iya palingan jam 8 nanti juga udah kelar, tenang aja".
"Oyy,, kerja tuh kerja, bales pacarnya aja deh".
"Hahhaah... Iri aja deh kamu Mbak" Jawabku ke teman kerja yang baru. Karena sudah akrab jadi sudah terbiasa juga ngomongnya bar - bar.
Drtt
Group kembali memunculkan notifnya. Baru membuka sudah puluhan pesan masuk di Group ini. Cepetnya mereka balas pesan.
"Kumpul dimana nih?". Tanya salah satu temanku. Yang merupakan alumni juga
"Langsung ke TKP aja ya Gaes Gaes". Kata Vina temanku yang dari Tasikmalaya itu.
"Wesss, tinggalen rpp Ka, gelak bubar le bukber mengko (Dahhh, tinggalin nggak apa - apa Ka, nanti keburu bubar bukberbya)". Kata Mas Yuda seniorku itu yang suka jahil melihat handphone orang - orang yang sedang asik chattingan. Udah ada istri tapi masih kegatelan aja cowok jaman sekarang Ckckckck. Sebelumnya juga aku udah minta ijin kalau aku ada bukber di tanggal 13 mei ini.
" Ihhh nyebelin , ndelok - ndelok e Mas weki (lihat - lihat Mas kamu tuh)". Aku pun langsung menaboknya. Dan berlalu meninggalkan kitchen menuju kamar mandi untuk ganti baju.
"Bauk juga nih badan". "Mandi nggak mandi nggak mandiiii... Mmm nggak aja deh keburu buka nanti malahan, pakein handbody ntar juga gak terlalu bauk hehe". Aku nerocos sendiri dikamar mandi sambil mengenakan baju. Alasanku tidak mandi agar nanti nggak terburu - buru juga menuju lokasinya. Karena lumayan jauh juga dari kerjaanku yang sekarang. Tempatnya di Bakaran dekat kampus UAD yang nggak jauh dari pasar Giwangan. Hmmm Giwangan, mengingat kejadian dulu dengan Rey. Giwangan ninggalin janji judulnya berarti Hahhaha. Stop stop ganti topik.
"Beb dimana? Aku dah diparkiran nih". Perut udah mulai laper banget untung dijalan sempet bawa minum tadi, karena dijalan adzan sudah berkumandang, nggak baik melewatkan waktu buka puasa. Walau sekadar hanya minum setidaknya ketika sudah adzan maghrib sudah berkumandang artinya umat islam diwajibkan untuk berbuka puasa dulu. Pesan terkirim ke Vina. Dia pun menelpon.
__ADS_1
"Halo beb, langsung sini aja beb". Balas Siska seniorku yang sudah akrab.
"Halo sini wae neng parkiran beb. Gelak do dimatne aku Hahaha. (Halo, sini aja ke parkiran. Keburu pada diliatin akunya nih)".
"Hahahah... Ok - ok beb".
"Bebbb....". Suara keras ditelpon masih terdengar tapi terlihat sangat dekat. Ternyata Vina udah diambang pintu masuk, dia melambaikan tangan. Aku pun juga demikian. "Titip ya Pak". Kataku ke Bapak - bapak tukang parkir dengan pedenya. Ya tanpa diminta juga pasti udah dijaga itu motor pelanggan. Duh Tika - Tika malu - maluin aja deh.
"Bebbb..." Aku pun langsung menghampiri Vina. Dia memelukku dan aku pun membalasnya.
"Assalamualaikum". Kataku agak sedikit keras sehingga membuat pelanggan lain menengok ke arah meja kami. Duh malunya.
"Wa'alaikumsalam". Jawab mereka serempak, meski beberapa ada yang non muslim tapi mereka tetap menjawab.
"Duh maaf telat nih".
"Hahaha, kok bisa sama sih. Ganti sana". Candaku.
"Haahha dasar kamu ini beb. Jahat banget jadi orang". Kata bebeb Siska.
"Hahha iya iya becanda, kita kan udah buka nih, yang bawa kado siapa aja nih?". Kataku dengan agak keras karena pelanggan lain juga mulutnya nggak bisa santai. Semua disini berkumpul dengan keluarga, teman - temannya. Nggak bisa melawan orang sebanyak ini untuk diam juga kan.
" Aku, aku, aku ".
"Hmm kayaknya ada yang nggak bawa kado nih gengs, kita suruh apa nih".
"Nyanyi wae (nyanyi aja)". Kata seniorku yang di barista dulu yang dijuluki Simbah itu wkwk.
"Nyanyi, nyanyi, nyanyi". Kata kami serentak.
__ADS_1
"Eh nggak - nggak apaan nyanyi. Nggak bisa". Ternyta yang nggak bawa Mas Johan.
"Kalau nggak nyanyi bayarin semuanya yak". Sambung Kak Siska
"Hhahah... Udah - udah, Eh bentar kita puter aja yuk tapi lewatin Mas Johan ya". Kataku ngledek. Apa mau diacak aja?". Kataku seolah disini aku bosnya wkwkwk.
" Parah lu Ka". Kata Mas Johan sambil ketawa kecil.
"Haha,.. Ni udah pake nomor beb yang bawa nanti ambil satu kertas yang udah aku lipat ini ya?". Masing - masing orang yang bawa kado pun mengambil kertas lipat kecil bertuliskan nomor. Keseruan hadir teriakan penuh bahagiapun terdengar sampai ujung parkiran.
" Udah pulang belum nduk? ". Whatsapp dari Arman.
" Iya bentar lagi, mungkin nanti agak telat pulangnya, aku mau jalan - jalan dulu sama temen - temenku, cuma di malioboro kok".
"Yaudah hati2". Dia kenapa sih? Dari kemaren kok rada ngedumel gitu. Beberapa hari kemarin juga dia udah jalan sama aku, masa ya aku jalan sama temen - temenku kayaknya nggak boleh gitu. Huh
"Yaa daaaa,, beb jadi kan ke 0km( malioboro) ?". Kata Vina sambil salaman beberapa teman yang mau pulang, aku pun juga pamitan. Duh diajakin lagi, Arman nyuruh aku nggak pulang malam - malam begitupun keluargaku, tapi aku juga nggak enak sama teman - teman.
"Mmm i...iya jadi dong hehhe..". Aku, Vina, Siska dan 2 teman lain pergi ke malioboro. Dan yang lain ada acara lagi dan yang lainnya lagi pulang.
Akhir kata aku pun mengiyakan ajakan mreka, sudah lama juga aku nggak maen bareng mereka, apalagi momen kayak gini kapan lagi bisa punya waktu luang. Vina sudah mau dilamar dan Januari taun depan dia udah mau nikah katanya. Siska dia juga udah dapet kerja baru, di kesempatan kali ini aku nggak mau lewatin kebersamaan ini dengan kalian. Dan biar bagaimanapun aku dan Arman belum menikah, jadi aku puas - puasin dulu maen sama teman - temanku. Belum nikah aja udah diatur - atur. Apalagi nanti.
"Lho beb kamu dimana?". Kataku nelfon ke Siska karena perasaan tadi dia dibelakangku tapi kok nggak ada.
"Ini beb ban motorku bocor, aku ada dipertigaan ***** sekarang. Kamu kalau mau kesana duluan aja gpp". Kata Siska
"Gimana beb?". Kata Vina.
Jangan lupa likenya ya hhe 😊🙏
__ADS_1