
"Nduk aku mau tanya sesuatu sama kamu boleh? Ini tentang hubungan kita Nduk. Tapi kamu jangan marah ya" yang ia tanyakan tiba - tiba adalah soal weton Jawa. Dia bertanya lewat chat. Apa itu weton Jawa? Aku sendiri pun nggak tau walau aku ini orang Jawa..
"Nduk sampean seh gadah Simbah buyud to? Kira - kira ngerti tentang weton Jawa nggak yo? Iki nyangkut kaleh hubungane awakdewe soale nduk(Neng, sampean masih punya Kakek kan? Kira - kira ngerti tentang weton Jawa nggak ya?. Ini soalnya nyangkut sama hubungannya kita neng). Weton Jawa? Ada hubungannya dengan hubungan aku dan Arman?
"Alhamdulillah taseh mas, tapi sek gerah Simbah Mas, kapan - kapan mawon Mas(Alhamdulillah masih Mas, tapi baru sakit kakek mas. Kapan - kapan aja mas) ".
"Ohh gitu, kalau bisa secepatnya ya nduk."..
__ADS_1
"Emangnya hubungannya apa Mas? Dan Weton Jawa itu apa? Aku baru denger tuh?. Yang aku tau weton ya cuman legi, pahing, pon, wage, kliwon gitu aja?". Tanyaku nggak tanggung - tanggung
"Kamu beneran nggak tau apa itu weton Jawa nduk???". Katanya seolah dia yang paling mengerti
"Yaa... Yaa emang aku nggak tau Mas".
"Aku tau perasaanmu kayak gimana nduk dengar ini. Makasih udah mau nemani aku selama ini nduk, udah mau menerima segala kekuranganku. Aku nggak tau harus gimana. Aku sayang sama kamu Tika, tapi aku takut dan aku benar - benar takut kalau hubungan kita dilanjutin yang ada nantinya bakal kejadian yang kita sama sekali tidak menginginkannya"
__ADS_1
"Ya ampun Masss.... Mas, aku bilangin yaa. Itu tuh cuma omongan orang jaman dulu Mass.. Pliss dehh... Nggak mungkin bakal kejadian Mas. Duh Mass, kamu masih percaya sama mitos kayak gitu??? ". Kataku dengan pelan namun bernada sedikit tinggi.
Sejak ngomongin masalah itu dia mulai berubah, ya memang tadinya dia sudah sedikit berubah. Tapi semenjak ada pembahasan tentang Weton Jawa ini dia mulai tambah berubah. Sampai kadang dia tidak berdagang roti bakar, kadang buka kadang tidak.
Aku menyadari aku bukanlah orang yang mempunyai segalanya yang orang lain bisa membeli dengan gampangnya. Namun saat ini aku memiliki hati yang aku mau menjaganya. Dan tidak mungkin orang lain bisa merebut hati yang sudah aku miliki. Sampai - sampai aku merelakan banyak waktuku hanya untuk menemani dia kesana kemari. Selalu kuselipkan waktuku buat dia. Memang semua itu butuh perjuangan bukan?, aku mau perjuangkan hubunganku dengan Arman. Walau Arman sudah mulai berubah, dan bukan Arman yang aku kenal. Yang pastinya aku pasti udah siapkan hati yang luas jikalau Arman benar - benar ingin mengakhiri hubungan ini. Aku hanya bisa pasrah dan memohon agar aku selalu dijadikan orang yang kuat dan orang yang punuh kesabaran.
Ramadhan sudah kembali lagi ditahun ini. Bulan Suci penuh ampunan yang dinanti - nanti oleh umat islam. Pagi cerah saat itu Arman hendak mengajakku bukber ( buka bersama). Namun dia mengajak maen dulu sebelum bukber.
__ADS_1
Masih lanjut terus ya temen-temen 😊