Cinta Bukan Hanya Kata

Cinta Bukan Hanya Kata
Gumam


__ADS_3

(Masih membahas malam kemarin)


"Tika online? Tapi nggak ada sedikit pun balasan pesan darinya? Tikaa.. Tikaa kenapa kamu sering membuat orang penasaran? Termasuk aku!". Geming Eno dalam hati.


Setelah Eno berfikir jernih, sejernih embun. Eno menguatkan niatnya menekan tombol bergambar telepon itu.


Tringggg.... Tringg... Tringg....


Lama getar dan dering bersatu padu, Tika akhirnya mengangkatnya.


"Assalamualaikum". Angkat Tika cuek


"Wa'alaikumsalam". Angkat Eno lembut, selembut sutra .


" Hehe, marah po?".. Suara Eno sangat dekat dengan telinga Tika.


"Enggak".. Sesekali senyum Tika berhasil keluar setelah sekian jam menghilang.


"Kalo nggak marah kenapa kamu gelapin kayak gini? Kamu baru dimana kok di layarku gelap banget?".. Kata Eno penasaran

__ADS_1


"Ha? Layar gelap??". Batin Tika


"Kok... Kok layar gelap si Mbah? Emangnya profilku yang super duper cantik nggak keliatan ya???"... Kata Tika bingung dan masih menggenggam erat ponsel mungilnya itu dekat telinga mungilnya pula.


"Profil? Sejak kapan vidcall ada profilnya? Kecuali kalo belum diangkat masih bisa lah ada profilnya. Lah ini udah diangkat. Hmm jangan - jangan Tikaa....". Gumam Eno sambil menyatukan semua gigi atas dan bawahnya.


"Profil??? Hahaha... Tikaaa kamu marah aja masih bisa nglawak ya!!. Ini kita baru vidcall Tikaaa. Ya ampunnn..." Gemas Eno bertambah ketika Tika beranggapan salah, dikiranya Tika sedang mengangkat telepon biasa dari Eno ternyata Eno menghubungi Tika langsung menekan tombol bergambar video.


Beberapakali Eno menepuk jidatnya yang sama sekali tidak bersalah. Dan sesekali pula Eno memijat - mijat jidatnya yang tidak pegal gara - gara ulah Tika yang konyol itu.


"Ohh Hahaha... Nyebelin banget lah No kamu nih. Niatnya mau marah tapi tetep nggak bisa tau nggak!. Hufftttt". Kata Tika yang masih kesal dengan Eno.


Dalam hati Eno berkata "Rasanya ingin sekali aku kerumahmu, bertemu kamu dan bersimpuh dibawahmu serta menggenggam telapak tangan kiri dan telapak tangan kananmu bahkan aku sujudkan tubuhku . Aku ingin mengatakan dibawah langit yang cerah ini. Kalau akuuu... Aku.... Aku minta maaf Tika, aku minta maaf, nggak seharusnya aku berkata seperti tadi. Aku merasa lemah ketika kamu sedang marah"......


"Heii.. Aku udah baek ni nggak marah seminggu sama kamu No Hahha... Malah bengong lagi". Tika berusaha menampakkan kegokilannya untuk menutupi rasa malunya dari Eno yang sedari tadi melihat Tika penuh tajam walau sebenarnya Eno sendiri sedang bengong.


"Kenapa?? Haha. Siapa yang bengong, orang aku lihatin kamu kok". Suara Eno membuat jantung Tika serasa sedang diayunkan.


"Suara gagah itu dan rayuan maut itu" Gumam Tika.

__ADS_1


"Hahaha apaan sih, blussing nih hahaha...". Lanjut Tika


"Tika, meski kau marah, kamu tetep cantik. Namun, tidak bisa aku mengungkapkan atau mengatakan hal ini didepanmu langsung, aku takut kamu menjauh bukan mah mendekat. Jika aku berkata tadi, mungkin kamu akan semakin ilfeel sama aku kan?"...


Rokok telah hampir diujung penghabisan. Eno masih saja bergumam diri dalam hatinya. Ingin mengakhiri perteleponan dengan Tika, namun Eno tidak rela jika.... Jika perteleponan dengan Tika sudah berakhir malam ini. Cuma Tika dan Eno yang hanya lama berdiam ketika sedang bertelponan, apalagi saling bertahap muka lewat vidcall ini. Tika yang sering dapat pujian, rayuan dan tatapan tajam dari Eno membuat Tika menjadi wanita tersalting sejogja Hahaha..


" Usttt... ". Bisik Temen Eno ketemen yang lain.


"Paan sih lah. Tumben bisik - bisik. Geli ni telinga, mana mulutmu bau banget lagi"..


"Jangan kenceng - kenceng napa, dasar ya emang dari dulu mulut gak bisa buat diajak bicara pelan dikit". Kata Ringgo salah satu temen yang paling akrab dengan Eno sekaligus temen curhat dong Hahha.


"Yaudah emangnya kenapa sih?". Tanya temen yang lain lagi.


"Itu Simbah, bengong mulu daritadi? Galau lagi dia?". Tanya Ringgo


"Lah, kamu kan yang paling sering diajak curhat karena menurutnya kamu nyambung kalo diajak ngobrol. Menurut dia ya, kalo menurutku sih enggak sama sekali Hahahah..." Candanya


" Ya nggak gitu bro,, gue tau ni caranya gimana biar dia nggak bengong kek kesambet setan begitu.. " Kata Ringgo, salah satu temen Eno yang jago menebak dan banyak ide itu, makannya seringkali Ringgo ini disebut sebagai mbah dukun.

__ADS_1


Selamat sore semua,,, jangan lewatkan senja dan jangan lewatkan jempol likenya ya 😁🤗


__ADS_2