
Setelah itu pun aku terlelap lagi, karena bunga tidurku belum selesai. Agak nyesel dong tadi denger ponselku geter. Tidak lupa sebelum tidur lagi hpku aku matikan koneksinya. Tidak lama masuk notifikasi whatsapp dengan nomor yang nggak dikenal. Duhhh, kebiasaan deh orang nggak minta ijin dulu kalo nyebarin nomor whatsappku.
"Assalamualaikum, ini aku Simbah yang minta nomor Whatsaapmu tadi hehe''
"Wa'alaikumsalam'' jawabku jutek.
" Nggak ke pasar malem?" Tanyanya lembut. Tapi pasar malem mana? Gumamku dalam hati yang lembut ini. Ohhh mungkin yang dimaksud itu pasar malem yang ditengah kota Bantul itu. dan itu pasti diadakan setiap tahun sekali dalam waktu seminggu. Jadi harus pinter - pinter ngurus jadwal harian agar bisa ke pasar malem itu. Lama bergumam akhirnya aku balas chatnya.
" Kemaren udah kok''
__ADS_1
"Mmm kapan kamu ada waktu luang? Mau maen sama aku? Sekalian kita kenal satu sama lain". Dia ngajakin jalan? Kencan gitu?
''Mau jalan kemana? Dann sama siapa aja?"
" Heheh Mau kepantai? Atau kamu lagi pengen kemana?."Pengertian banget batinku. Biasanya kalau ngajak jalan pasti yang nentuin mereka², tapi kali ini aku yang ditawarin pengennya mau kemana.
Belum sempat aku balas chatnya dia udah ngewhatsapp lagi.
"Mmm kapan - kapan deh haha,, btw namamu kan Eno Aji Sutrisno kenapa bisa dipanggil Simbah? Dan aku juga manggilnya Simbah apa gimana ni mas😂?" Tanyaku langsung nerocos aja kayak baru dapet kejutan uang milliar aja hahha.
__ADS_1
"Hahaha.... Ya kapan dong? Kabari ya kalau udah mau jalan bareng aku Hehehe."
"Iya..iyaa so definitely" (kebiasaanku dengan bahasa campur - campur kayak gado - gado)
"Mmm tadi kamu bingung mau panggil aku apa kan Ka? Sesukamu panggil aku apa, panggil sayang juga boleh kok" Katanya ditambah dengan emoticon justkid
"Hmmmm Ckckck". Mungkin dengan begini dia mulai bosan.
Tapi tidak untuk sampai disini saja, selang beberapa hari Eno menanyakan hal yang sama tentang kapan kita bisa pergi bersama. Jawabku selalu saja masih sibuk kerja lah, pulang sore lah, belum libur lah. Hanya untuk menghindari Eno. Hmmm jahat memang aku rasa tentang sikapku ini. Karena sudah tahu jelas dengan cara bicaranya yang seperti itu pasti dia, dia menyukaiku bukan? Memang benar aku masih belum mempunyai seorang kekasih, masih jomblo saja sampai sekarang.
__ADS_1
Hanya saja aku menyukai seseorang yang nggak lain teman volinya sendiri. Dia berasal dari pulau sebrang daerah Bengkulu, Sumatera tepatnya. Untuk desanya kurang menahu karena aku belum mengenalnya lebih jauh, namanya adalah Reyhan Ferdananto biasa dipanggil Rey oleh teman - temannya. Termasuk dari lelaki yang dijuluki Simbah itu. Dalam pervolian itu terkadang 2 lelaki itu sengaja ditempatkan digrub yang berbeda agar bisa saling melawan. Tidak jarang mereka berdua saling menatapku bersamaan waktu itu. Ya, memang tidak lama Rey di Jogja karena diJogja dia hanya kursus mesin motor saja dan ngekost didaerah dekat pasar Giwangan Yogyakarta. Setelah mengenal salah satu temannya yang juga menyukai olahraga voli, diajaklah Rey untuk bergabung di club voli didesaku bersama pemuda - pemuda desaku yang setiap sore sekitar jam lima mulai latihan voli. Dan pernah suatu ketika......
Bantu like dan komennya teman-teman😊terimakasih yang sudah membaca, semoga kedepannya karya saya ini bisa berlanjut ke banyak episode😁