Cinta Bukan Hanya Kata

Cinta Bukan Hanya Kata
Keluarga Pekalongan (2)


__ADS_3

"Mati ki mas hpku, aku yo rung sui tangine. Acarane jam pinten Mas mangke? (Mati Mas Handphoneku , Aku juga belum lama . Acaranya jam berapa nanti Mas?) "


"Ohh iki ngko ijab e jam 08.00 WIB Ka, resepsine mangke bakdo dzuhur sampe rampungan (Ohh nanti ijabnya jam 08.00 WIB Ka, resepsinya nanti abis dzuhur sampai selesai)". Aku pun mengangguk tanda mengerti dan pamit untuk mandi. Nohh, mandi aja aku pamitan kan ya. Kurang jadi cewek yang sopan gimana lagi aku ni hihi.


Udah rapi, udah syantiks, berias, saatnya Kondyangannnn again.


" Ayune cucu e inyong kih, wes gede nemen yo koe Ka, biso dandan ko iki (Cantiknya cucuku ini, udah gede kamu ya Ka, bisa dandan juga kayak gini)".


"Hehe, Alhamdulillah. Nenek yo ayu nganggo kebaya iki (Nenek juga cantik pakai kebaya ini)"


"Hahaha... Ora ika iki ah, wong inyong be wes tuo yowes ra ketok ayu ne (Jangan kayak gitu ah, orang saya aja juga udah tua ya nggak kelihatan cantiknya)". Sontak aku dan Bapakku pun tertawa.


"Saahhhhhhhhh...."... "Alhamdulillah". Seru tetangga dan para saksi yang hadir termasuk aku dan sodara yang lain. Akhirnya Mb Irma dan suaminya menjadi sepasang suami istri yang sah. Kapan ya aku bisa cepet sah. Upss.

__ADS_1


"Sori beb, lagi bls e. Hha". Balas pesanku ke Sukma, karena sempat menawarkan mau dibawakan oleh - oleh apa selepas nanti aku kembali ke kota yang bikin kangen. Yaitu Yogyakarta pastinya uhuyy.


"Hahaha wes biasa beb, mang bali jam piro beb?(udah biasa beb, emangnya pulang jamberapa beb?) "


" Ntar pulang sekitar jam 16.00 WIB, mungkin sampai sana sekitar jam 22.00 WIB kalau nggak macet ya bisa cepet. Doanya aja biar selamat hehe."


"Hahha.. Pastinya lah beb. Hati - hati pokoknya. Jangan lupa oleh - oleh yang ku pesan utamanya Hahaha. Muachh". Katanya dengan kata - kata kiss


"Hahha apaan tuh jibang, bahasa mana lagi? ".balasnya cepat


"Hhha Jijik bangetttt....!!!, geli tauk...". Balasku merinding sendiri. Ya lagian dia mbalesnya dengan kiss - kissan kayak gitu. Siapa yang nggak geli coba. Sesama cewek lagi. Bener - bener deh ni Sukma.


Pemotretan berlangsung. Mbak Irma begitu terlihat tambah cantik dengan kebaya dan gaun pengantin. Ditambah dengan hiasan dekor di sekitar panggung pengantin. Terlihat masih malu - malu karena dilihat banyak orang. Aku pun sempat foto bareng bersama mereka. Ada yang yang gaya bebas dan gaya formal.

__ADS_1


"Hahaha, Tika keliatan gendut di foto". Kata Mbak Mita


"Haha... Slim aku tuh aslinya Mbak, bajunya aja yang kegedean Hahaha". Kita pun tertawa bareng.


Acara selanjutnya pun dimulai, datanglah para tamu undangan. Acaranya benar - benar beda. Tidak ada pemuda atau pun pemudi seperti karang taruna jikalau ada hajatan ada sinomnya(pelayan para tamu undangan) yang biasanya membagikan minuman dan snack per meja. Tapi disini yang mengasihkan atau yang membagikan itu ibu - ibu yang bantu - bantu didapur kemarin.


Acara belum sepenuhnya selesai, aku dan Bapak berpamitan. Bapak dan Nenek mengendarai motor menuju rumah nenek. Sedangkan aku dengan pilihan lain karena semua masih sibuk aku pun berjalan, ya tidak terlalu jauh untuk menuju rumah nenek. Jadi untuk jalan kaki pun bisa. Saling mendoakan agar selalu sehat dan selamat dunia akhirat.



Malam semua. Terimakasih yang masih setia membaca karya abal - abal saya. Karya yang masih banyak kekurangan ini. Hikss.


Bagi yang mengenal author diam saja ya 😂😂. Semoga kita slalu dalam lindungan-Nya. Aamiin

__ADS_1


__ADS_2