
Selesai dan lega sudah aku mengerjakan soal-soal yang rumit di ujian matematika ini.Mengingat waktu semakin sedikit aku terus mengecek dan membolak-balikkan layar agar tidak ada jawaban yang terlewat. Memang hanya matematika saja jadwal hari ini tapi tenaga sangat terkuras serasa habis nguli.
Krukkkk....Krukkkk...Krukkkk
Tanda perutku mulai lapar, kuputuskan untuk mengajak temanku ke kantin. Tak lupa aku membeli minuman kesukaanku yaitu Floridina. Tapiiii.....
BRRUUUAAKKKK
Semua mata tertuju padaku yang saat itu kantin memang baru penuh-penuhnya lautan manusia. Bukan karena aku cantik mereka tertuju padaku. Tapi mereka menatapku karena aku baru saja kena sial. Aku terjatuh dengan posisi tubuhku tengkurap dan kakiku masih didalam selokan. Untuk berdiri pun susahnya minta ampun. Rasanya ingin sekali kututup wajahku dengan bantal. Kulihat Floridina masih ditanganku tapi entah kenapa tutup sudah terbuka dan masuk kedalam selokan. Memalukan batinku.
''Hahahahha ..... Tikaaaa kamu ini masa selokan gede segitu aja nggak liat sih "
__ADS_1
"Daripada ngledek mending bantuin dong, sakit ni " . Kesalku ingin ku pukuli habis-habisan temanku ini.
Hari ini adalah hari yang sangat memalukan dan sangat menyebalkan dari yang bangun kesiangan, salah masuk kelas, terlambat ujian , dan sekarang jatuh di kantin. Huffttttttttt Aku berjalan tertatih menuju kelasku sambil di bantu sama temenku karena kakiku memang sakit sekali .Tapiii... setelah dipikir pikir ada hikmahnya juga kesialanku hari ini akibat aku jatuh tersungkur tadi, sehingga aku bisa membuat semua orang tertawa walau nyatanya akulah yang terluka . Dipertengahan jalan masih saja aku dihadang banyak siswa karena rasa ingin tau mereka kambuh atau biasa disebut anak jaman sekarang "kepo".
"Tikaa... Hahahha pie to weki ka, seng loro seng endi ? kok yo iso tibo ngono lho ka hahhahah. Gek floridinamu kui kok yo iso ke bukak ki lak yo lehmu tibo ki mantep banget to(Tikaa... hahhha gimana sih kamu tu ka, yang sakit yang mana? kok bisa jatuh gitu lho ka hahhahhah. Dan floridinamu itu kok bisa kebuka tu berarti kamu jatuhnya mantep banget ya)". Celoteh salah satu temanku dari kelas lain.
Tentunya temenku dari anak patiseri. Yang dulu pernah ada tugas piket kantin di jaman kelas satu SMK .
Begitulah bahasaku setiap berbicara, kadang memakai bahasa jawa kadang memakai Bahasa Indonesia. Jadi, kadang temenku menyesuaikan setiap kali berbicara denganku.
Sampai kelas aku masih saja dikerumini orang. Bukan mereka peduli tapi memang tujuan mereka ingin mengejekku. Sampai aku tidak ada nafsu lagi buat makan cemilan yang ku beli dikantin tadi. Akhirnya aku putuskan makananku aku kasih ke teman-temanku. Ya, tadi untungnya makanan yang ku beli aku suruh temenku bawain dulu karena aku mau beli minum dan jarak dari stand cemilan lumayan agak jauh. Daripada nanti temenku capek bolak balik.
__ADS_1
Ketika sudah mau ke kelas seperti ada yang memanggilku , apa memang memanggilku atau memang ada anak yang lain yang namanya sama sepertiku. Aku menoleh tapi tidak ada yang melambaikan tangan atau mengulang panggilannya lagi.
"Mungkin aku hanya halu saja atau fans yang masih malu untuk mendekatiku hahaha".
.
.
.
Selamat membaca dan semoga suka sampai episode akhir hehhehe. Jangan lupa like dan komennya ya😀
__ADS_1