
Keesokan harinya
Tring... Tringg.... Tringg....
Alarmku berbunyi yang menunjukkan pukul 05.00 WIB. Ku hidupkan koneksiku perlahan karena rasa kantukku masih terasa dan kasur rasanya ingin melekat saja ditubuhku. Kulihat notifikasi diponselku, dan terlihat jelas betapa kaget dan senengnya sampai ibuku heran kenapa anaknya senyum sendiri pagi - pagi.
"Jangan lupa nanti sore ya". Pesan dari Rey yang gercep aku balas.
"iya pastinya". Balasku yang nggak ada henti ya guling - guling. Bener - bener udah gila aku ni. Gumamku
__ADS_1
Entah ini perasaan sukaku diajakin jalan - jalan atau emang ini adalah rasa sukaku kepada Rey. Ku tanya lagi dalam hati Hmmm apa ini cinta??? Kataku lirih. Sebenarnya ada yang paling mengganjal dipikirkan dan benak. Aku masih kepikiran tentang apa benar seorang Rey tidak memiliki seorang kekasih??? Atau hanya saja dia berpura - pura tidak memiliki kekasih dan memanfaatkanku disini untuk menemani dia dikala dia sedang jauh dari kekasihnya?. Aaahhhhh.... Apa yang aku pikirkannnn, memang benar sudah gila aku . Stop Tika stoppp ini bukan cinta!!!! Ya ini bukan cinta, ini hanya perasaan sukaku diajak jalan - jalan dan bukan perasaan sukaku kepada Rey. Kataku sambil memukul - mukul bantal yang tidak bersalah.
"Nanti mau jam berapa? Takutnya kamu nanti pulangnya kemalaman hehe". Pesan masuk whatsaap dari Rey lagi.
"Mungkin jam 16.00 aja mas biar nggak terlalu panas, takut item soalnya wkwkw". Balasku yang mulai tidak bersemangat karena mengingat aku bukan siapa - siapanya.
"Hehe ok dek siap laksanakan". Balasnya lagi dan hanya aku read aja.
Sore pun tiba, hanya dengan pakaian yang sederhana. Dari ujung kepala sampai ujung kaki. Aku hanya mengenakan celana jeans ditambah kaos lengan panjang berwarna pink dan juga kerudung warna pink. Serta tidak lupa membawa tas kecil untuk selipan sedikit uang dan ponsel. Mmmmm satu lagi, sepatu kets biasa bermotif burung cendrawasih yang kalem seperti yang makai hehehe. Tidak lama menunggu akhirnya Rey pun datang.
__ADS_1
"Alhamdulillah kesampaian". Ucapku lirih
"Assalamualaikum , sudah siap?".
Aku hanya mengangguk pelan dan mencoba menampakkan senyum manisku. Aku lihat Rey mengenakan kaos bola berwarna hijau muda dan celana jeans panjang.
Tanpa pikir panjang Aku dan Rey berpamitan dan langsung ketempat tujuan dengan sepeda motor miliknya. Yupss... Tujuan utama Hutan Pinus Asri di daerah Dlingo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Indonesia. Cielahhhh panjang bener yak.
Suasana hening pun terasa ketika diperjalanan. Hampir saja aku lupa menanyakan sesuatu yang penting bagi diriku kepada Rey. Tapi belum sempat aku tanyakan itu, dia sudah memulai bicara duluan untuk memecahkan suasana. Dan spontan aku kaget dibuatnya.
__ADS_1
Sekali lagi terimakasih yang sudah membaca karya dan tulisan saya :). Jangan lupa like dan komennnya ya🤗