Cinta Bukan Hanya Kata

Cinta Bukan Hanya Kata
Kejadian yang penuh emosi (2)


__ADS_3

"Yo bali yoo, telung menit meneh we, keno nggo manasi motor (Yuk pulang yuk, 3 menit lagi cuman, bisa buat manasin motor)". Kata Mas Adit yang sedapur denganku. Tumben ni orang pinter celetukku. Sontak semua pun tertawa. Tapi seperti ada yang kurang dan benar saja.


"Eh, Mas Ibnu bawa kunci nggak soalnya dikotak kasir nggak ada kunci Cafe nih?".Kata teman serverku yang bernama Johan itu. Dengar itu lainnya pada panik termasuk aku.


"Coba aku cek dapur. Soalnya kemaren kan aku masuk pagi jadi nggak tau yang bawa tadi pagi siapa kuncinya". Kataku lagi sambil melangkah aduhai menuju dapur. Aku cari dan cari tetep aja hasilnya nihil. Kebetulan lagi aku cewek sendiri hari itu. Tutup Cafe jam 23.00 sampe rumah sekitar 23.15. Bisa brabe aku kalau pulang lebih dari jam segitu.


"Ada nggak Ka?". Kata mereka serempak


"Duhh, nggak ada nih Mas, dimana ya. Biasanya juga dicentelin (digantungin) disini". Kataku sambil nunjuk ke arah biasanya tempat kunci digantungkan.

__ADS_1


"Wahhh..!! ngalamat iki cah, Bajin***!!.. Gek sesok(besok) GC (General Cleaning) meneh(lagi) ******..!!". Kata Simbah (Ibnu) yang kalau udah emosi ya gitu dia, mulutnya dah nggak bisa dikontrol.


"Ngalamat pie Mbah? (Ngalamat gimana Mbah?) ". Kata Mas Adit teman se-kitchen ku.


"Hayoo iki, nek ditinggal mulih ngko cafe dibobol, ha mosok yo nginep kene cahh..!! (Ya ini, kalau ditinggal pulang ntar Cafe dibobol orang, lha masa ya nginap disini gais!!) ".


Waktu menunjukkan pukul 00.30 WIB, kita putuskan untuk singgah disini sampai besok pagi. Sebelumnya sempat aku ditawarkan untuk pulang saja sekitar jam 00.00 WIB. Jam segitu juga udah jarang - jarang ada kendaraan lewat. Gumamku dalam hati.


"Tapi wes ngabari wong tuomu to?, ngko ndak darani ngapusi ( Tapi udah ngabarin orang tuamu kan? Ntar dikiranya boong) ". Kata Mas Ibnu

__ADS_1


"Uwis lah Masss, mangkane ki mau aku foto buat bukti, aku kan orange nggak tau ngapusi hahaha ( Udah lah Mas, makannya ni tadi aku foto untuk bukti, aku kan orangnya nggak pernah boong) ". Disaat seperti ini tetep aja aku becandain.


Lagi - lagi waktu terus berjalan, sampai pukul 01.30 WIB pun aku belum bisa tidur, lainnya pun sama. Sampai ada teman Cafe yang pacaran se-cafe datang, dan ngumpul gabung dicafe bersama sambil ngemil emping goreng yang ada didapur, karena untuk makan berat pun rasanya udah males. Ya ampun mentang - mentang anak rantauan keluyuran aja jam segini pacaran lagi Ckckckck. Pacaran juga ingat waktu kalik. Lah mereka yang pacaran napa aku yang ngomel yak?.


Suittt Suittt suitttt


Suara kicauan burung pun sudah terdengar di garden Cafe yang nggak jauh dari pintu dalam kafe. Tak terasa pagi pun tiba, rasanya badan malah sakit semua, apalagi punggunggki yang kokoh ini karena posisi tidur tidak tiduran tapi posisi duduk akhirnya pun bisa sakit juga. Dan kakiku juga, aku lupa tidak melepas sepatu rasanya pegallll linuu...


Grub Whatsapp pun mulai berisik dengan beredarnya berita kunci Cafe hilang. Dan seperti biasa seniorku yang satu ini, yang paling club sama ibu negara dicafeku ini. Bukannya membela teman - temannya malah ikut - ikutan nyalain temannya.

__ADS_1


Happy reading😄


__ADS_2