
Tika masih tenggelam dalam pikiran semalam. Tika pikir Eno akan marah, tapi Eno malah menjawabnya dengan candaan. "Hahaha. Mbak Gingsul endi??".
Malam itu nggak tau juga Tika bisa berani ya tanya ke Eno tentang hal ini ...
"Kamu tahu nggak kalau minum - minuman kayak ang**ur itu dosa Mbah? Katanya juga nanti kalau minum seteguk saja selama 40 hari nggak boleh sholat lho. Emangnya ibumu tau kalau kamu minum?". Dengan ketikan yang penuh kegemetaran sampe ke hati. Tika tetep penasaran selama ini kenapa bisa Eno temennya Tika ini minum. Bahkan dengan pedenya diposting di whatsappnya.
" Aduhh kenapa udah kekirim aja? Dannn kannnn...!! ". Tika yang masih bergeming sendiri itu merasa cemas, takut, tapi tetep berlagak santai.
"Haha... Malah aku ketawain kamu kalau kamu ngomongin tentang dosa". Balasan Eno yang menambah Tika jadi semakin bingung. Tika bahkan berfikir kalau Apa karena Eno sedang dalam keadaan mabuk karena minuman atau memang dengan spontan Eno membalas kayak gitu?.
__ADS_1
"Tikaaa,... yang aku butuh sekarang balasan hangat dari kamu. Bukan balasan atau chat kayak gini. Apa yang salah? Semua ini juga belum berakhir Ka, aku pasti bisa berubah tapi bukan sekarang". Batin Eno yang sangat dalam..
"Engg... Enggak gitu Mbah, bu.. Bukan kayak gitu maksudku, aku nggak nyuruh kamu, tapi aku cuman sekedar ngingetin aja. Ya kalo didengerin syukur kalo enggak yaudah gitu, simple". Tika sedikit kesal namun juga ngerasa kalau Tika sendiri salah udah kirim pesan seperti itu.
"Hhha yaudah,, kalau aku dosa karena minum? Kenapa kamu ngeposting video kayak gitu? Apa kamu pikir itu nggak bikin dosa ngirim video orang nyanyi yang seksi kayak gitu? Yang lihat juga bukan cuma satu orang aja kan??!".
Degg...
Tika hendak mengangkat, namun ternyata setelah pesan dari Eno tadi tergeletak, Eno mengirim pesan kembali...
__ADS_1
Sebelumnya...
"Tika kok cuman nge - read pesan ku aja ya?? Apa aku keterlaluan atau apa ada yang salah dengan ketikanku dan atau Tika udah tidur dan lupa nge - back ponselnya??" Gumam Eno dalam hati yang merasa bersalah sudah berkata seperti itu dalam pesan ..
" Kamu marah Ka? ". Eno mengirim pesan kembali
Tika yang langsung gercep ketika bunyi ponsel terdengar ditelingamu mungilnya itu pun langsung menarik kencang ponselnya.
" Eno terlalu peka menjadi seorang lelaki". Gumam Tika, berlagak marah namun tidak tahu mengapa Tika langsung menunjukkan senyum manisnya karena melihat pesan dari Eno tersebut. Entah kenapa Tika yang masih marah malah mengeluarkan rasa gembira..
__ADS_1
"Tika online? Tapi nggak ada sedikit pun balasan pesan darinya? Tikaa.. Tikaa kenapa kamu sering membuat orang penasaran? Termasuk aku!". Geming Eno dalam pikirannya, entah mengapa juga Eno merasakan hal yang sama seperti Tika. Rasa jengkel rasa gemas yang tadinya juga merasa bersalah dengan Tika, Eno merasakan rasa senang namun juga masih merasa jengkel. (Author menulis sambil ketawa sambil membayangkan juga lho Gaes 😂)