Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 10


__ADS_3

...****...


Zidane sangat sibuk siang hari itu, Berkas berkas yang harus yg harus ia tanda tangani. Saking sibuknya, Zidane sampai lupa kalau 5 hari lagi ia akan bertunangan dengan Dewi.


'' Jerry...apa schedule saya besok?'' tanya Zidane pada Asistennya.


'' Besok anda harus meninjau plant baru Pabrik BigStar Tuan, karena menurut laporan Plant baru itu akan selesai minggu depan.'' Jawab Jerry.


'' Hmm..baiklah, kamu beri tahu saja Pak Andreas kalau besok pasti saya datang. Sekalian saya mau sidak semua Line produksi yang ada disana.'' Ujar Zidane.


'' Baik Tuan, kalau tak ada yang ingin Tuan


sampaikan,saya permisi keruangan saya.''


'' Tak ada, Terimakasih Jerry''


Jerry pergi meninggalkan ruangan Zidane, Zidane pun kembali berkutat dengan berkas dan komputer yang didepannya.


...*****...

__ADS_1


Dipabrik Perusahaan BigStar karyawan sibuk dengan pekerjaannya masing masing. Cinta yang seharian tugasnya kesana kemari mengambil dan menukar material merasakan begitu lelah. Hingga sore hari Cinta baryu bisa merasa lega karena bel pulang kerja tiba.


'' Bis Nomor 5 kok belum datang yah?'' gumam Cinta yang celingukan mencari bus antar jemput arah ke tempat tinggalnya.


Tak lama bus pun datang, Cinta juga karyawan lainnya mengantri naik masuk bus. Cinta duduk di bangku 2 dekat jendela, karena Cinta suka sekali melihat pemandangan dari dalam Bus selama perjalanan. Bus mulai terisi penuh, namun bangku sebelah Cinta masih kosong. Beberapa menit kemudian, seseorang duduk disamping Cinta lalu Bus pun mulai melaju keluar area pabrik.


'' Hai Cinta, Ketemu lagi'' Ucap Kiki yang ternyata duduk disamping Cinta.


'' Ehh...mas Kiki naik Bus Ini juga'' Tanya Cinta yang sedikit gugup duduk berdekatan dengan Kiki.


'' Iya, biasanya sih pakai motor. cuma gak tau kenapa tadi pagi tiba tiba motornya mogok, jadi di taruh bengkel deh.'' jawab Kiki sambil tersenyum.


'' Mas Kiki bisa aja'' Ucap Cinta singkat.


Kiki terus memperhatikan Cinta, mereka mengobrol selama perjalanan hingga berhenti di pemberhentian akhir.


'' Kamu tinggal di Desa Maju jaya De? Aku di Desa Mekarsari. berarti gak jauh yah. bagaimana kalau besok Mas jemput kamu?'' Ujar Kiki semangat.


'' Gak usah mas, Cinta dah berlangganan ojek sama tetangga sebelah rumah, Nang itu ojeknya datang'' Ujar Cinta menolak. Ak lama datang bi Jumsih menjemput Cinta.

__ADS_1


'' Cinta duluan ya mas Kiki, Assalamualaikum''pamit Cinta meninggalkan Kiki sendiri.


'' Waalaikumsalam, hati hati dijalan'' balas Kiki.


'' Cinta..Manis sekali senyumnya. Aku pasti bisa mendapatkannya.'' Gumam Kiki.


Kiki lalu menelpon seseorang, setelah beberapa menit datanglah seorang pria mengendarai mobil mewah menghampiri Kiki yang sedang duduk dihalte.


'' Lama banget sih loe, pegel tau'' Kesal kiki pada pria dalam mobil.


'' Sabar Bos, Namanya juga jam pulang Kantor'' jawab Pria itu yang bernama Aldi. Asisten pribadi Kiki.


'' Gerah Gue, Cape. Di perusahaan Bokap sendiri tapi harus jadi kuli, Padahal gue juga kan anaknya. Meski ibu gue nikah sama dia siri juga.'' gerutu Kiki.


'' Sabar Bos, saya yakin bos bisa dapatkan perusahaan Bigstar secepatnya'' Aldi membesarkan hati Kiki.


'' Kita lihat saja'' Kiki sedikit geram.


Kiki sebenarnya anak dari Pak Zaelani dengan istri Sirinya yang bernama Sarah. Dulu pak Zaelani dan Bu Sarah sepasang kekasih, Namun Pak Zaelani dijodohkan dengan Bu NurAini ummi dari Zidane. Karena saling mencinta, Pak Zaelani menikahi sarah tanpa sepengetahuan NurAini. Namun begitu, Pak Zaelani tak mengizinkan Kiki menjabat diperusahaannya karena waktu itu Kiki begitu nakal dan sering keluar masuk club malam. berbeda dengan Zidane yang sangat menurut. Akhirnya Kiki hanya bisa bekerja sebagai Kepala gudang di Pabrik.

__ADS_1


__ADS_2