
...*****...
Karena rasa rindunya pada Maemunah, sepulang bekerja Aldi langsung pergi kerumah kontrakan Maemunah. Kebetulan rumah kontrakan Maemunah tidak terlalu jauh dari Pabrik. Tak butuh waktu lama Aldi sudah sampai didepan rumah Kontrakan Maemunah. Aldi pun mengetuk pintu dan mengucap salam.
tok tok tok
'' Assalamualaikum...Assalamualaikum...May...Assalamualaikum...ada kah orang didalam?'' Sahut Aldi berucap salam berkali kali karena tak ada jawaban.
Sementara didalam rumah, Maemunah yang sedang tertidur menjadi terbangub karena suara berisik dari depan rumah kontrakannya.
'' Siapa sih nih orang berisik bener, kagak tau apa kalau gue lagi tidur. Jangan jangan tuh pak RT yang minta iuran sampah. Hilih...ganggu aja nih Pak RT.'' Gumam Maemunah yang baru membuka matanya.
Aldi diluar terus saja mengucap salam, karena ia yakin Maemunah ada dirumahnya. Maemunah yang masih ngantuk dan masih sedikit merem dengan gontai membuka pintu, Mae bahkan sampe lupa kalau dia hanya memakai Kaos pendek dan Celana pendek.
'' Bentar...'' teriak Maemunah.
Clek..Maemunah membuka Pintu, Matanya belum begitu jelas melihat kareba dia masih memejamkan matanya.
'' Waalaikumsalam. Ni pak RT iuran sampahnya. Maaf kalau telat.'' Maemunah memberikan uang satu lembar lima puluh ribuan.
Aldi terbengong melihat Maemunah yang memberinya uang, belum lagi Aldi kaget liat Maemunah yang acak acakan namun terlihat sangat imut dan menggemaskan.
__ADS_1
'' Hmm...prokk..prokk...prokk...'' Aldi bertepuk tangan didepan Maemunah, Aldi bermaksud membangunkan Maemunah yang setengah sadar bangun tidur.
'' Euhh...Apaan sih pak RT segala tepuk tangan. Emang ada acara apa??'' Protes Maemunah.
'' Wooy...Bangun woy. dah maghrib ini.'' teriak Aldi.
'' Ih...jangan teriak teriak dunk. berisik tau Pak....Aaahhhh....Abang !!'' seketika Maemunah kaget. Saat membuka matanya ternyata Aldi yang berada dihadapannya.
'' Sssstt...jangan berisik. Tar tetangga ngira aku ngapa ngapain kamu lagi.'' ujar Aldi.
'' Hmm...Abang ngapain kesini pagi pagi?'' Tanya Maemunah.
'' Ya Alloh...ini tuh jam 6 sore May bukan jam 6 pagi. Ngigaunya udah woy. Aku kesini mau ngajak kamu jalan jalan, kan ini malam minggu.'' jawab Aldi. Maemunah tersenyum malu. Saat sadar dirinya memakai pakai pendek, Ia pun segera masuk dan menutup pintu.
'' May...kok malah masuk ke dalam? ditutup lagi pintunya. Aku gak disuruh masuk May?'' Ujar Aldi.
'' Abang tunggu aja diluar, May mau Mandi dulu. Atau abang sholat gih di mushola depan. Tar balik lagi.'' Teriak Maemunah.
Aldi pun bergegas sholat maghrib dimushola depan, sedangkan Maemunah membersihkan diri lalu sholat sendiri dirumah. Selesai Sholat, Aldi kembali runah kontrakan Maemunah dan mereka berdua pun pergi jalan jalan menikmati malam akhir pekan.
...*****...
__ADS_1
Mentari pagi bersinar dengan terang. Setelah selesai berpakaian, Zidane turun menuju ruang makan untuk sarapan. Tampak Kiki dan Rani sudah menunggu disana. Kiki mengajak istri dan anaknya menginap di rumah ayahnya pak Zaelani karena pak Zaelani sedang sakit. Zidane duduk berhadapan dengan Kiki.
'' Mau kemana Kak sudah rapi, Inikan weekend?'' Tanya Kiki.
'' Kepo...'' jawab Zidane singkat.
'' Hmm...'' Kiki mencebik kecewa karena tak dijawab.
'' Sayang, Aku hari ini mau ke rumah Cinta ya. Aku mau ngantar Cinta ke butik fitting baju pengantin.'' Rani meminta ijin. seketika Zidane menghentikan makannya karena sendok yang ia pegang terjatuh.
'' Kak Zi...maaf...Rani tak bermaksud....'' Rani meminta maaf pada Zidane yang tak sengaja mengatakan Cinta jadi pengantin.
'' Permisi, Aku pergi dulu.'' Zidane meninggalkan meja makan tanpa menghabiskan makanannya. Rani merasa bersalah sudah merusak acara sarapan pagi itu.
'' Mas...Kak Zidane pasti marah sama Rani''
'' Sudahlah sayang, Nanti aku bicara dan meminta maaf ke Kak Zie. Sekarang tenanglah.'' Ujar Kiki pada Rani.
Zidane melajukan mobilnya dengan kencang, Ia pergi ke Pantai.
'' Cinta...Aku kalah, Aku sudah gagal...kini Aku tak bisa mendapatkanmu. Andai waktu bisa diputar, Aku tak ingin ini semua terjadi. Kenapa permainan takdir buatku sangat rumit ya Tuhan. Aaaahhhh....'' Teriak Zidane ditepian pantai.
__ADS_1
Bersambung