
...*****...
Cinta merebahkan tubuhnya yang terasa lelah setelah seharian dalam acara Tasyakuran. Cinta bersyukur, akhirnya ia bisa bertemu dengan ayah kandungnya. Cinta mulai memejamkan matanya, tapi tiba tiba pintu kamarnya ada yang mengetuk.
Tok...tok...tok...
Cinta membuka matanya lalu berjalan dengan sedikit lunglai membukakan pintu. Saat pintu terbuka, tampak Dewi berdiri didepan pintu dengan mata yang sedikit sembab. Cinta mengernyit memperhatikan Dewi seksama.
'' Cinta, bolehkah Kakak bicara sebentar?'' Tanya Dewi.
'' Baiklah, apa yang ingin Kakak bicarakan denganku ?'' Jawab Cinta yang kemudian balik bertanya.
'' Kakak ingin Curhat boleh?'' tanya Dewi okembali, Cinta diam sejenak lalu mengangguk tanda setuju.
'' Kalau begitu kita bicara di balkon saja.'' Ajak Cinta. Dewi pun mengikuti Cinta ke balkon.
Dewi dan Cinta duduk di sofa yang ada di balkon. Tampak muka Dewi yang masih sembab karena menangis setelah mendapat penolakan dari Indra.
'' Sekarang Kakak katakan apa yang ingin kakak sampaikan?'' Cinta menatap Dewi dan bertanya. Dewi menunduk menahan kesedihannya.
Dewi malah sesegukan menangis sebelum dia berbicara, Cinta menjadi bingung dengan dengan sikap Dewi.
'' Kalau kakak belum siap bercerita, sebaiknya Kakak tenangkan dulu hati kakak.'' Ucap Cinta sambil berdiri beranjak pergi.
__ADS_1
'' Apakah aku ini terlalu kotor dan menjijikan ? sehingga tak ada pria yang mau mencintaiku. Kenapa? '' Dewi tiba berkata dengan begitu emosi.
Cinta menghentikan langkahnya, kini Ia duduk disamping Dewi. Cinta memeluk Dewi dan mengusap pelan punggung Dewi.
'' Sudah...sudah...Kak Dewi jangan menangis seperti ini. Cinta yakin suatu hari akan ada yang mencintai Kak Dewi apa adanya. Kak Dewi tenang yah.'' Ucap Cinta.
'' Bagaimana aku bisa tenang jika orang yang ku sukai ternyata menyukai orang lain dan tak mau menerima aku.'' jawab Dewi.
Cinta meregangkan pelukannya dan menatap Dewi meminta penjelasan siapa orang yang disukai Dewi.
'' Siapa orang yang menolak Kakak? '' tanya Cinta. Dewi hanya diam.
'' Jangan bilang kalau kakak ditolak Kak Indra? hmm...kok bisa sih kak Indra tega begitu. Padahal selama ini dia begitu baik sama kakak. Apa dia sebenarnya sudah menikah?'' Ujar Cinta.
'' Siapa?''
'' Kamu...dia menyukai kamu Cinta, hingga dia tak bisa menyukai siapapun. Termasuk aku.'' Jawab Dewi yang masih terisak.
Deg
Cinta terdiam, Ia tak pernah tau kalau Indra sebenarnya menyukainya. Selama ini ia menyangka jika Indra berbuat baik pada keluarganya karena Indra menyukai Dewi.
'' Selama ini, dia baik terhadapku karena ia ingin dekat denganmu. dan sekarang dia pergi setelah Ia melihatmu dengan pria lain. Kini pupus sudah harapanku bersamanya.'' Dewi terus terisak.
__ADS_1
Cinta tak tau harus berbuat apa untuk Dewi, karena sebenarnya Cinta pun sudah mulai menyukai Indra. Apalagi Indra yang sebenarnya meminjamkan uang disaat Acara pelelangan.
FlashBack On
Cinta yang telah selesai meretas keamanan perusahaan milik Ayahnya pak Wahyu, pergi menemui Indra yang saat itu tengah berada di Hotel. Cinta bermaksud meminta tolong Indra tentang rencana saat acara pelelangan. Cinta masuk keruangan kantor Indra. Indra dengan senang hati menunggu Cinta disana.
'' Assalamualaikum Kak Indra, Selamat pagi.'' Sapa Cinta.
'' Waalaikumsalan warohmatullohi wabarokaatuh, selamat pagi juga Cinta. duduk Cinta.'' Jawab Indra.
'' Terimakasih Kak, langsung saja yah kak, jadi maksud Cinta kesini mau meminta pertolongan Kakak untuk membawa Bapak dan Kak Dewi di Acara pelelangan nanti siang jam 10. Disana Cinta akan pura pura sebagai peserta lelang. Namun Cinta bingung karena Cinta tak punya banyak uang untuk berpura pura membeli perusahaan Bapak.'' ujar Cinta tanpa berbasa basi karena waktu pelelangan tinggal beberapa jam lagi.
'' Baiklah, Nanti Aku akan bawa pak Wahtu dan juga Dewi kesana. Dan untuk masalah Uang, Aku bisa meminjamkan padamu. Tunggu sebentar yah.'' Indra beranjak pergi dari ruang Kantornya. Tak lama Indra datang dengan membawa Koper.
Indra meletakan koper itu dimeja yang berada dihadapan Cinta, Indra membuka kopet itu. Seketika Cinta terbelalak melihat isi didalam koper itu. Ia tak pernah menyangka jika isinya jutaan dollar dan Pounsterling uang.
'' Pakailah, Aku harap rencanamu menjebak Vina berhasil.''
'' Baiklah, Terima Kasih Kak. Cinta akan mengembalikan semuanya utuh jika sudah selesai.'' ucap Cinta. Indra hanya tersenyum sambil mengangguk.
Cinta pun pergi ke Acara lelang dan Indra bergegas ke rumah Cinta untuk menjemput pak Wahyu dan Dewi.
FlashBack Off
__ADS_1