
...*****...
Acara peresmian Perusahaan bersama milik Zidane dan Kiki sangat meriah, Cinta sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Cinta tampak bisa berbaur dengan tamu tamu yang ada disana yang rata rata kaum sosialita, begitu pun Rani. Dalam acara itu, hadir pula Indra yang mengajak Dewi. Indra sengaja Cinta undang agar membawa Dewi ke acara tersebut, Cinta telah menceritakan semuanya tentang Dewi kepada Indra. Indra pun siap membantu Cinta. Dewi tak benar benar takjub dengan dekorasi juga kemewahan acara tersebut. Ia sangat beruntung bisa hadir disana.
'' Mas, mewah sekali yah acaranya.'' Ucap Dewi pada Indra.
'' Iya, temannya temanku ini pengusaha sukses dan adiknya pun sama. Ayo aku kenalan dengan mereka. Tapi dimana temanku yah.'' Indra mencari sosok Cinta.
'' Nah...itu dia.'' Ucap Indra yang sudah melihat Cinta.
Indra mengajak Dewi mengikutinya, Dewi pun mengikuti dari belakang sambil menunduk.
'' Assalamualaikum.'' sapa Indra padq Cinta yang saat itu bersama Zidane, Kiki dan Rani.
'' Waalaikumsalam.'' Jawab ke empatnya kompak. namun kemudian menjadi terkejut karena melihat wanita yang bersama Indra.
'' Dewi...'' ucap zidane.
__ADS_1
'' Kalian??'' Dewi tak kalah kagetnya.
'' Kamu dah kenal mereka De?'' tanya Indra. Dewi tak menjawab, Dewi terlihat menahan kesal saat bertemu lagi Cinta dan melihat Zidane.
'' Dewi...ini temanku Cinta dan ini teman temannya Cinta yang membuat acara ini.'' Indra memperkenalkan Cinta pada Dewi.
'' Hi Dewi, apa kabar? sudahlah lama yah kita tak bertemu, maaf waktu itu aku belum siap menerima kenyataan. Aku harap kamu menerima dengan Ikhlas yah.'' ujar Zidane. Dewi hanya diam.
'' Apa maksud kak Indra membawaku kemari? bertemu orang orang yang sudah mempermalukanku waktu itu? kalau bukan di tempat umum, ingin rasanya aku cakar muka Cinta dan Zidane ini.'' Batin Dewi yang begitu penuh Amarah.
Zidane yang melihat kedekatan Cinta dan Indra merasa kurang suka. Begitu pun Dewi, entah kenapa dia mulai merasa nyaman dengan Indra. Indra yng mengerti maksud Cinta, hanya mengangguk menyetujui. Semua yang berada disitu saling bertanya dalam pikirannya kenapa Cinta mengajak Indra kerumahnya.
Flashback On
Siang itu, Indra menemui Cinta di Cafe milik Cinta. sebelumnyabIa mendapat pesan dari Cinta untuk bertemu. Indra masuk ruang kerja Cinta dilantai 2, Indra tak pernah menyangka jika gadis kecil yang pemberani itu adalah seorang pengusaha sukses dibidang kuliner dan Cofeeshop.
Indra duduk di sofa tempat biasa Cinta menerima tamu atau rekan bisnisnya. Cinta masih didalam kamar mandi saat Indra tiba, Tak lama Cinta pun datang dan duduk di sofa berhadapan dengan Indra.
__ADS_1
'' Maaf menunggu lama, Tadi abis memeriksa gudang bahan jadi bersih bersih dulu.'' ujar Cinta yang sudah segar berdandan Cantik siang itu.
'' Tak apa Cinta, Maaf baru sempat datang. terlalu banyak kerjaan di kantor.'' ujar Indra.
'' Makasih atas waktunya kak. Jadi begini kak, Aku masih penasaran dengan jawaban kakak yang kemarin tentang wanita yang bersama kakak ke Cafe aku ini. Siapa dia Kak? '' tanya Cinta.
'' Kamu merasa kenal dia kah?'' Indra balik tanya .
'' Iya, Dia seperti Kak Dewi saudaraku.''
'' Benarkah? '' Indra terkejut dan Cinta hanya mengangguk.
''Iya ..dia Dewi, Aku menyelamatkan dia saat dia sedang melayani pelanggannya. Dia itu seorang wanita panggilan, Tapi dia sekarang bertaubat karena dia dipaksa menjadi seperti itu oleh Ibu angkatnya. Selama ini dia sering menangis meratapi nasibnya.'' ujar Indra.
Cinta begitu sedih mendengarnya, Dia benar benar geram dengan kelakuan Vina. Cinta pun menceritakan pada Indra tentang Dia, Zidane dan Ayah Cinta. Cinta menyuruh Indra agar hadir diacara peresmian perusahaan. Cinta ingin Dewi bertemu Ayahnya. Indra pun menyetujuinya, karena Ia pun tak ingin berlama lama tinggal berdua dengan Dewi dalam satu rumah.
FlashBack Off
__ADS_1