Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 34


__ADS_3

...*****...


Zidane dan Syahira hari itu tiba di Indonesia. Jerry menjemputnya di bandara, lalu mengantarkan Zidane dan Syahira ke Rumah besar keluarga Zaelani.


Ummi Nur sangat senang anak dan menantunya berkunjung ke Indonesia, Bahkan ummi Nur memasak banyak makanan untuk makan bersama.


Pukul 3 sore, Zidane dan Syahira tiba dirumah besar. Terlihat ummi Nur dan Pak Zaelani tengah duduk diteras rumah menunggu kedatangan mereka berdua.


'' Assalamualaikum. Abi...Ummi..'' Sapa Zidane dan Syahira.


'' Waalaikumsalam warohmatullohi wabarokaatuh. Zidane...Syahira...'' jawab ummi Nur.


'' Waalaikumsalam Nak.'' Balas Pak Zaelani.


'' Bagaimana keadaan Abi dan Umi sehat?'' tanya Syahira.


'' Alhamdulillah sehat...bagaimana apa sudah ada kabar baik buat Ummi sayang.'' Ummi Nur ingin tau apakah Syahira hamil apa belum. Syahira hanya tersenyum, Ia ingin memberi kejutan pada Zidane dan Orang tuanya kalau sebenarnya ia tengah mengandung.


'' Jika kabar baik itu kehamilan Syara, Maka ini kado buat Ummi.'' Syahira memberikan Kotak kecil kepada Ummi Nur. dan Ummi Nur perlahan membuka kado tersebut. Alangkah terkejutnya Ummi Nur saat mendapati Isi kotak itu yang ternyata 2 buah testpack bergaris 2 yang menyatakan Syahir hamil. Zidane dan Pak Zaelani penasaran dengan kotak itu, dan setelah mengetahui isinya kini keduanya tampak lebih bahagia.


'' Sayang, kok kamu menyembunyi kabar bahagia ini dari aku?'' Zidane meminta penjelasan Syahira.


'' Maafkan Syara Kak, Syara hanya ingin Ummi yang pertama mengetahui kabar ini. Karena Ummi selalu menanyakan kapan Syara akan hamil.'' Jawab Syahira.

__ADS_1


'' Harusnya kamu bilang dulu ke Aku, baru ke Ummi.'' Zidane tampak kecewa.


'' Iya Kak....maafkan Syara yah sekali lagi.'' Syahira tertunduk menyesal.


Zidane yang melihatnya merasa kasihan, Ia tau kalau Syahira berusaha menjadi menantu yang terbaik buat Orang tuanya. Zidane pun mendekati Syahira dan memeluknya.


'' Maafkan Kakak ya, Kakak gak maksud membuatmu sedih dan merasa bersalah. Kakak tau kamu cuma ingin orang tua Kakak bahagia. Terima Kasih yah kamu berusaha menjadi yang terbaik.'' Zidane memeluk Syahira, Syahira tampak menangis didekapan Zidane.


Zidane mengendurkan pelukannya, menatap Syahira yang menunduk tak berani menatap Zidane. Zidane tak tau Syahira menangis, Zidane menyentuh dagu Syahira dan mengangkat wajah Syahira. Mata Syahira tampak sembab.


'' Jangan Nangis sayang,'' Zidane menghapus air mata Syahira dengan jari telunjuknya.


'' Maaf..''


'' Iya sayang.'' Zidane kembali memeluk Syahira dan membelai punggung Syahira dengan lembut.


...*****...


Rani kini sering berkunjung ke toko kue milik Cinta, Rani sangat senang bisa bertemu Cinta kembali. Seperti siang itu, Rani dan Cinta mengobrol di Rooftop toko kue Cinta.


'' Kamu sekarang makin maju Cinta, dah buka lima cabang toko kue dan Choffeshop. Aku salut sama kamu, Aku malah gak bisa apa apa. Cuma mengandalkan uang Suami.'' Ucao Rani memuji.


'' Tapi kan suami kamu kaya Ran, Kamu tinggal hamburin aja uangnya...hhehe'' canda Cinta.

__ADS_1


'' Kamu ini... ya gak enak lah Cin, masa bisanya cuma ngabisin. Aku juga kan ingin punya Usaha sendiri. Kira kira apa yah Cin? kamu ada ide gak?'' Tanya Rani meminta pendapat Cinta, Ia pun ingin seperti Cinta.


'' Hmm...Apa yah? Kamu sukanya Apa? Atau hobby kamu apa?'' Cinta balik tanya.


'' Aku suka banget bunga dan aku suka merangkai bunga, memangnya kenapa?''


Rani tidak mengerti dengan maksud Cinta.


'' Nah...aku punya ide, bagaimana kalau kamu buka toko bunga. Kamu bisa kembangin hobby kamu sekalian menghasilkan uang'' Ujar Cinta memberi saran.


'' Wah...kamu benar, Hmm...kamu benar benar cerdas Cin. Nanti akan aku coba bicarakan dengan mas Kiki, mudah mudah mas Kiki mengizinkan aku membuka Usaha.'' Rani sangat setuju dengan saran Cinta.


Cinta juga senang karena Rani masih mau menjadi sahabatnya meskipun dah lama tak bertemu.


...*****...


Sore itu Kiki mengadakan meeting disebuah Restoran mewah, Tanpa sengaja Kiki melihat Zidane yang sedang berdua dengan Syahira. Kiki mengira selama ini Zidane hanya mencintai Cinta, Namun yang dilihatnya justru keromantisan antara Zidane dan perempuan lain.


'' Siapa perempuan itu? Akrab sekali dengan Zidane? apa itu pacarnya Zidane? Kemana Zidane selama ini yah?'' Kiki terus bertanya tanya sendiri tanpa tau jawabannya.


'' Aku foto aja ah, aku akan kirim ke Rani. Biar Rani memberi tau Cinta. Rani kan sedang bersama Cinta saat ini.'' Kiki diam diam mengambil gambar Zidane dan Syahira, kemudian ia kirimkan ke Rani.


Ditempat Cinta, Rani mendapatkan pesan dari suaminya Kiki. Rani terkejut saat melihat Gambar yang Kiki berikan, Cinta yang melihat ekspresi Rani mengerutkan dahinya heran.

__ADS_1


'' Kamu kenapa Rani?'' Tanya Cinta.


'' Hmm...ini aku dapat ini dari Mas Kiki.'' Rani tampak sedikit takut akan memberitahukan Cinta. Cinta meminta handphone Cinta dan melihat Chat Rani dengan Kiki. Cinta terkejut saat melihat Gambar kiriman Kiki, Tanpa terasa Air Matanya mengalir dipipinya.


__ADS_2