Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 59


__ADS_3

...*****...


Matahari sudah mulai tenggelam, ingin berganti dengan sinaran bintang kecil dan rembulan, Jerry terbangun dari tidur sejak siang. dilihatnya jam di dinding menunjukan pukul 17:45 menit.


'' Astaghfirulloh lama banget yah aku tidur, sampe lupa waktu. Alamat susah tidur nih nanti malam.'' Jerry berbicara sendiri.


'' Oh ya Ampun, Rubby. dia sudah pulang belum yah ? Hadeuhh...kok aku jadi pikun plus lupaan gini yah.'' sambung Jerry lagi.


Jerry segera turun dari tempat tidurnya, Ia masuk ke kamar mandi untuk membersihan diri dan wudhu sebelum melaksanakan kewajiban ibadahnya. Selesai semuanya, Jerry pun keluar kamarnya untuk melihat Rubby apakah sudah pulang atau belum.


Jerry mengedarkan pandangannya mencari sosok Rubby, hingga terakhir pandangannya terhenti disebuah sofa tamu. Rubby tampak tertidur pulas. Jerry mendekati Rubby, menatap wajah Cantik alami Rubby yang tanpa make up.


'' Cantik..'' satu kata tanpa sadar telontar dari mulut Jerry saat menatap Rubby.


Rubby yang tertidur bermimpi sesuatu sehingga ia mengingau, dan Jerry sangat kaget dengan yang Rubby ucapkan.


'' Tuan Jerry, Ruru sebenarnya suka sama Tuan. Sejak pertama ketemu Tuan, Ruru selalu memikirkan dan merindukanTuan Jerry. Tapi Ruru tau kalau Ruru hanya orang miskin, Ruru merasa tak pantas jadi pacar Tuan Jerry. hikz...hikz..hikz..'' Racau Rubby saat mengigau, ia juga tiba tiba menangis.


Deg... Jerry yang mendengarnya merasa kasihan dengan Rubby. Ternyata selama ini ada yang mencintainya dengan tulus dan Jerry tau kalau Rubby wanita yang sangat baik juga pekerja keras demi adik adiknya.


'' By...bangun By, sudah malam.'' Jerry menepuk nepuk pundak Rubby.


Rubby yang setengah sadar menyangka kalau sedang bermimpi, langsung menarik Jerry dan mencium seluruh wajah Jerry. Jerry yang merasakan ciuman Rubby seketika memerah menahan sesuatu yang baru ia rasakan.


Rubby membuka matanya karena merasa tubuhnya tertindih berat. Rubby membuka matanya perlahan dan terkejut saat dihadapannya adalah Jerry.


'' Huwaaa....'' Teriak Rubby. Jerry yang dihadapannya langsung menutup telinga karena suara Rubby yang sangat keras.

__ADS_1


'' Haduuhh...kenceng banget sih teriakannya Rubby. Naik aku bisa budeg ini. '' protes Jerry.


'' Hmm...Maaf Tuan, Rubby kaget.'' Rubby tampak tertunduk malu.


Mereka berdua mendadak diam juga Canggung, Rubby sangat malu karena dia begitu berdekatan dengan Jerry, Jerry tampak bingung harus bagaimana dengan Rubby yang ternyata menyukainya.


'' Sudahlah, ini sudah malam. Seragam kerjamu sudah kering. Kamu bisa boleh pulang. Nanti aku anterin yah.'' Ujar Jerry, Rubby hanya mengangguk lalu beranjak pergi mengangkat jemuran seragamnya dan segera ia membersihkan diri berganti pakaian.


Jerry mengantarkan Rubby pulang ke kontrakan, Terlihat adik adiknya Rubby menunggu Rubby karena belum makan sejak dari siang. Mereka sangat senang karena Rubby membawa makanan. Sengaja Rubby membeli makanan dulu diperjalanan untuk adik adiknya. Jerry yang melihat keadaan Rubby merasa terharu, Rubby dan adik adiknya begitu sabar meski kekurangan.


...*****...


Malam itu, Indra makan malam bersama dirumah Cinta. Dewi sangat senang melihat Indra lagi bahkan Dewi berdandan untuk menyambut Indra. Selesai makan malam, Indra mengobrol bersama pak Wahyu dan Dewi di ruang tamu. Sementara Cinta, Ia masih di dapur membuatkan minuman.


'' Makasih ya mas Indra sudah mau makan bersama disini,'' ujar Dewi.


'' Iya, justru saya yang berterimakasih karena sudah makan disini. hehe.'' Ucap Indra.


Pak Wahyu bisa melihat kalau Dewi menyukai Indra, Namun Indra menyukai Cinta. Cukup lama mereka mengobrol, Indra pun pamit pulang.


Bersambung


VISUAL CAST AUTHOR GABUT



...CINTA, 21 TAHUN...

__ADS_1



...ZIDANE, 29 TAHUN...



...KIKI (ADIK ZIDANE), 26 TAHUN....



...INDRA, 29 TAHUN...



...EKI REZKI (TEMAN CINTA), 22 TAHUN....



...RANI (SAHABAT CINTA), 22 TAHUN...



...DEWI, 27 TAHUN...



...JERRY (ASISTEN ZIDANE), 29 TAHUN....

__ADS_1



...RUBBY, 19 TAHUN....


__ADS_2