Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 32


__ADS_3

...*****...


Cinta tiba dirumah setelah seharian mengajari ibu ibu menyulam dan merajut, terlihat Zidane sedang membaca buku di teras depan. Cinta lalu kedalam kamarnya mengambil peralatan mandi, Cinta pun membersihkan diri dengan segera. saat ini Cinta dan Zidane tidak terlalu banyak berbicara.


Hari berganti malam, Zidane pun berencana untuk pulang ke kota esok lusa. Ia mendengar kabar jika kesehatan Ibunya Ummi Nur semakin memburuk.


'' Cinta, Besok kita harus membereskan barang barang kita. Kita akan kembali ke Kota. Aku tau kamu pasti merindukan emak dan Aku juga sama...merindukan ummi. Aku berterima kasih denganmu karena kamu sudah menemani aku selama pelarianku. Nanti untuk sementara kamu tinggal di Apartement punya aku, aku gak mau kamu kenapa napa.'' Ucap Zidane. Cinta hanya mengangguk.


Kini, rasa sayang yang mereka miliki tidak lebih dari perasaan saudara. Cinta tak mau terlalu berharap terlalu jauh, biarkanlah seperti Air mengalir. Cinta yakin suatu saat Cinta mendapatkan Cinta sejatinya.


Malam itu cinta membereskan pakaian miliknya dan juga Zidane. Malam itu juga, tanpa perpamitan ke semua warga Zidane pulang kembali ke Kota. Jerry menjemput mereka berdua dengan Helikopter pribadi milik Zidane.


...*****...


3 Tahun kemudian


Setelah kembali ke Kota, Cinta dan Zidane tidak bertemu. Zidane menetap diluar negeri bersama kedua orang tuanya, Sedangkan Cinta kini telah berkuliah dan membuka usaha toko kue di Kota. Zidane memberikan apartement miliknya kepada Cinta dan emak Idah pun ikut tinggal disana.


Pagi itu Cinta bergegas ke toko kue miliknya, Cinta ingin memberikan resep kue baru kepada pekerja ditokonya. Saat diperjalanan, Cinta melihat kerumunan orang yang sedang melihat sebuah kecelakaan pengendara mobil menabrak pohon besar. Sakura menghentikan sepeda motornya dan ikut melihat ke tempat kerumunan tersebut. Seorang pria paruh baya terlihat terluka karena benturan, Entah kenapa Cinta begitu sedih melihat pria itu.

__ADS_1


Setelah Polisi dan mobil Ambulance datang, Cinta pun menjalankan motornya menuju Toko kue miliknya. Cinta masih tak mengerti kenapa bisa sesedih itu saat melihat kecelakaan tadi.


'' Ya Alloh...ada apa denganku? kenapa aku sesedih ini? sebenarnya siapa orang tua tadi?'' fikiran Cinta masih saja mengingat pria tua yang terkena kecelakaan tadi.


Saat Cinta melamun, tiba tiba salah seorang pelayannya memanggil namanya. Pelayan itu bermaksud memberi tau kalau ada seseorang yang ingin bekerja sama dengan Cinta untuk mengisi kue di Kantin perusahaannya.


'' Selamat siang nona Cinta, maaf diluar ada yang ingin bertemu Nona Cinta. Katanya ingin mengajukan kerjasama Nona.'' Ujar Dahlia salah satu karyawan Cinta.


'' Kerjasama bagaimana maksudnya?'' tnya Cinta.


'' Nona itu bilang kue kue buatan kita itu enak sekali dan beliau ingin kue kita untuk konsumsi karyawannya.'' Jawab Dahlia.


'' Baiklah, suruh orang itu masuk.'' ucap Cinta. Dahlia hanya mengangguk dan keluar dari ruangan Cinta.


'' Rani ??'' Cinta terkejut karna yang datang ternyata Rani sahabatnya sewaktu di pabrik.


'' Cin-Cinta...ini beneran kamu Cinta?'' Rani tak kalah kaget, karena sudah hampir tiga tahun Rani tak mendapatkan kabar tentang Cinta.


'' Iya Ran, Ini aku Cinta. Kamu apa kabar?'' Cinta dan Rani saling bersalaman dan menempelkan pipi mereka.

__ADS_1


'' Alhamdulillah baik Cinta, kamu kemana aja Cinta? Kamu menghilang bak ditelan bumi dan sekarang kamu sudah sukses sekali. Aku merindukanmu Cinta'' ujar Rani dengan mata berkaca kaca karena haru bertemu Cinta.


'' Aku ada kok, hehe...Wah..ini siapa? Cantik sekali, siapa namanya? '' Cinta menggoda putri Rani.


'' Kilan Oti'' jawab Kiran, Anak dari Kiki dan Rani


'' Oh Kiran, Anak pinter. Sini main bareng Aunty'' Ajak Cinta.


'' Kapan kamu menikah Ran? Putri mu dah besar yah? pasti kamu nikah gak lama setelah kerja di Pabrik. Ya kan?'' Tanya Cinta penasaran sambil menggoda Rani.


'' Iya Cin, aku menikah tiga tahun lalu dengan...'' Rani diam sejenak, Ia tau kalau Kiki sebenarnya menyukai Cinta dulu.


'' Dengan Siapa Ran?'' Cinta dibuat penasaran.


'' Dengan ...Mas Kiki.'' jawab Rani pelan namun masih terdengar oleh Cinta.


Cinta menutup mulutnya kaget, Ia tak menyangka jika Kiki menikah dengan Rani sahabatnya. Padahal dulu ia tau kalau Kiki menyukainya. Namun Cinta senang, Rani yang sangat menyukai Kiki kini bisa bersama dengan Kiki.


'' Wah...aku benar benar terkejut mendengarnya Ran, Tapi aku ucapkan selamat, Akhirnya kamu bisa bersama orang yang kamu sayang.'' Cinta memeluk Rani, Rani sangat senang karena Cinta sangat begitu pengertian.

__ADS_1


Karena Cinta sudah mengenal Rani, Akhirnya kerjasama mereka terjalin dan mereka hanya bisa berdoa agar hubungan kedepannya lebih baik.


Bersambung


__ADS_2