Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 85


__ADS_3

...*****...


Cinta mengemasi pakaiannya, begitu juga dengan Zidane. Mereka berdua bersiap untuk kembali ke Kota setelah hampir 1 bulan menghilang dari keluarga. Zidane berencana akan menikahi Cinta setibanya di Kota. Bagaimana pun tindakan membawa kabur Cinta merupakan kesalahan buatnya.


'' Apa sudah siap Sayang?'' Tanya Zidane pada Cinta.


'' Sayang?? jadi itu panggilan baru buat Cinta?? terlalu biasa...'' Ledek Cinta sambil menahan rasa senangnya karena mendapat panggilan Sayang dari Zidane. Cinta pura pura merajuk membalikan badan.


'' Emang kamu mau dipanggil apa ?'' Tanya Zidane sambil memeluk Cinta dari belakang.


'' Hmm...apa yah??'' Ujar Cinta.


'' Bagaimana kalau Istriku?'' Goda Zidane.


'' Hmm...boleh juga, tapi kan kita belum sah Kak. '' ucap Cinta.


'' Bentar lagi Sayang...bentar lagi kita akan menjadi Suami Istri. Aku akan menjagamu dan mencintaimu selamanya. Hanya maut yang bisa memisahkan kita.'' Ujar Zidane.


'' Iya Kak, Cinta bahagia bisa kenal dan dicintai oleh Kak Zidane. Zidane janji akan jadi istri yang baik. Ayo Kak kita berangkat, Cinta gak sabar ingin bertemu dengan Ayah dan Emak.'' Ujar Cinta yang ingin segera pulang ke kota.


'' Iya Sayang, mana kopernya. biar Aku yang bawa.''

__ADS_1


Cinta menyerahkan kopernya, Zidane membawanya untuk ditaruh dibagasi mobil. Merekapun akhirnya pulang ke Kota meski cuaca pagi itu sedikit mendung.


Hujan perlahan turun dari mulai gerimis hingga akhirnya begitu lebat. Jalanan yang mereka lewati sedikit licin. Saat disebuah tikungan Tajam, Tiba mobil yang Zidane kendarai oleng hilang kendali. Mobil menabrak Pohon dan seketika itu pula Zidane mengalami benturan sangat keras. Begitu juga dengan Cinta, kepalanya terbentur dasbor mobil.


...*****...


Kiki dan Rani sedang sarapan pagi bersama diruang makan. Entah kenapa tiba tiba gelas yang sedang dipegang Kiki terjatuh.


Praaakkkk...


'' Astaghfirulloh Mas, bikin kaget aja. Mas kenapa? kok bisa jatuh gelasnya. Apa gelasnya licin apa emang mas yang salah pegang.'' Ujar Rani.


'' Aku gatau sayang, gelas ini tiba tiba jatuh. Maaf sayang membuatmu kaget. Aku kok merasa gak enak perasaan ya. Mudah mudahan tidak terjadi apa apa dengan orang terdekatku .'' jawab Kiki.


'' Ya Alloh...kenapa perasaanku gak enak yah? Aku merasa Kak Zidane dalam bahaya. Ah...sudahlah. Mudah mudahan firasatku salah.'' Kiki melanjutkan makannya. Namun Suara telepon rumah memaksanya untuk bangun menjawab.


📞 Hallo...dengan bapak Kiki adik dari bapak Zidane ? ( tanya seseorang bersuara pria dari balik telepon yang Kiki jawab)


📞Iya benar saya Kiki, kenapa yah pak? (Kiki balik bertanya )


📞Kami dari kepolisian mau memberitahukan jika Saudara Anda Bapak Zidane Akbar mengalami kecelakaan di KM 100. Jika untuk mengetahui lebih jelasnya, Saat ini Bapak Zidane berada di Rumah Sakit International.( Jawab Pak Polisi)

__ADS_1


Seketika tubuh Kiki melemas, ia tidak menyangka kalau saudara mengalami Hal Naas hari itu. Ia terdiam, sementara disebrang sana pak polisi menunggu balasan Kiki


📞Bapak Kiki...Hallo Pak.


📞Ia pak, terima kasih atas Informasinya. Pak, Apa saat kecelakaan saudara saya bersama seorang wanita? ( Tanya Kiki dengan sedikit Lemas)


📞Pak Zidane bersama seorang wanita bernama Cinta. Apa bapak tau dia? Kami kesulitan menghubungi keluarganya karena tak ada kontak yang kami ketahui.


📞Dia teman Kakak saya, Keluarga kami cukup dekat. Nanti biar saya yang memberi tahu mereka.


📞Baiklah kalau begitu, Terima Kasih Pak Kiki. Selamat Pagi.


Kiki terpaku. Ia tak menyangka akan mendapat kabar buruk seperti itu. Kiki kembali ke ruang makan. Tampak Rani yang sudah duduk kembali disana.


'' Mas, mas kenapa kok sedih begitu setelah menerima telpon?'' Tanya Rani yang heran dengan raut wajah Kiki yang sedikit muram.


'' Kak Zidane dan Cinta mengalami kecelakaan, sekarang mereka berada di Rumah Sakit Internation.'' jawab Kiki.


'' Innalillahi....Kak Zie. Cinta. Ya sudah kak, ayo kita kesana.'' Ajak Rani.


'' Iya Sayang. Sebentar aku hubungi Pak Wahyu memberitahukan.'' ujar Kiki. Rani mengangguk setuju. Rani segera bangkit dari duduknya dan bersiap pergi ke rumah sakit.

__ADS_1


Kiki menelpon pak Wahyu dan memberitahukan keberadaan Cinta. Seketika pak Wahyu lemas mendengar beritanya. Tapi kemudian Pak Wahyupun segera bergegas ke Rumah Sakit melihat kondisi Anaknya.


__ADS_2