
...*****...
Seperti rencananya, Indra segera menelpon Cinta. Indra sangat penasaran dengan apa yang akan Cinta sampaikan sampai menghubunginya berkali kali. Dengan perasaan bahagia Indra mulai menghubungi Cinta. Cinta yang saat itu sedang mengerjakan tugas kuliahnya, segera mengangkat panggilan dari Indra.
📱INDRA
Assalamualaikum Cinta
📱CINTA
Waalaikumsalam Tuan Indra...Maaf tadi siang saya menelpon anda berkali kali.
📱INDRA
Hmm...bisa kah Cinta tidak memanggil Aku Tuan, ini terlalu formal. panggil saja Aku Indra.
📱CINTA
Apa itu sopan jika memanggil nama saja. Bagaimana kalau saya panggil Kak Indra.
📱INDRA
Itu lebih baik. Maaf tadi Aku tidak sempat mengangkat panggilan telepon dari Cinta. Aku tadi sedang menyetir mobil.
📱CINTA
Iya tak apa kak, maaf tadi saya membuat berisik dengar memanggil berkali kali. Sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan kepada kak Indra.
📱INDRA
Menanyakan tentang apa Cinta?
📱CINTA
Maaf kak, apa tadi siang Kakak mampir ke Cafe Cinta?
📱INDRA
__ADS_1
Iya...tadi siang Aku mampir kesana. Apa kamu juga ada disana?
📱CINTA
iya kak, Saya tadi ada di Cafe itu Untuk mengecek persedian bahan makanan dan minuman. Saya liat kakak datang bersama seorang wanita, apa istri Kakak. Maaf kalau saya tadi tidak menyapa kakak. Saya sibuk tadi siang.
📱INDRA
Istri ? maaf cinta, saya ini belum menikah. kamu mungkin salah lihat. Saya sendirian saja di Cafe. Oh ya...apa Cafe itu milik kamu?
( Indra berbohong sendirian saat itu karena ia tak ingin Cinta menyangka dirinya sudah memiliki kekasih )
📱CINTA
Masa sih kak, tapi tadi saya lihat kakak bersama seorang perempuan berpakaian syar'i dan saya gak mungkin salah lihat.
( ucap Cinta dengan yakin apa yang dia lihat adalah benar ).
📱INDRA
Hmm...dia hanya pembantu dirumahku Cinta, tadi aku mengajaknya ke Mall untuk berbelanja kebutuhan sehari hari juga pakaian buat dia.
📱CINTA
Kalau boleh tau siapa Namanya?
📱INDRA
Kenapa kamu bertanya seperti itu? Apakah Cinta mengenalnya?
📱CINTA
Jawab saja Kak, Saya cuma ingin bertanya saja. Dia seperti pernah saya lihat.
📱INDRA
Dia bernama....
__ADS_1
tuutt...
Hp Indra tiba tiba mati, Indra lupa mengisi daya baterai telephon genggamnya. Cinta menjadi sedikit penasaran karena tiba tiba terputus sambungan teleponnya. Cinta menghubungi nomor Indra berkali kali namun tak tersambungkan dan tak ada jawaban.
...*****...
Zidane, Kiki dan kedua Asistennya berkumpul di Apartement Zidane untuk membahas tentang kerjasama perusahaan mereka berdua. Jerry sebagai Asisten Zidane mendapat tugas untuk membuat Acara Peresmian Perusahaan baru Kiki dan Zidane. Jerry pun merekomendasikan agar Cinta yang menangani masalah Konsumsi. Mereka setuju. Mereka pun akhirnya melakukan Meeting Virtual dengan Cinta karena tak baik jika Cinta berkumpul bersama para pria.
💻 JERRY
'' Assalamualaikun Cinta, Maaf Jika Aku mengganggumu Malam malam. Ada hal penting yang ingin kitabicarakan denganmu ''
💻 CINTA
'' Waalaikumsalam Kak Je, Kak Zie, Kak Al dan Mas Kiki.Memangnya ada Hal penting apa itu Kak?''
💻 JERRY
'' Minggu depan kita akan mengadakan Peresmian perusahaan, Hmm...Kita ingin kamu ikut dalam mengurus Acara ini. Kamu bisa kan yang menangani konsumsi? Aku percaya karena masakan dan Kue kue di Resto juga Cafe milikmu sangat enak.''
💻 CINTA
'' Baiklah kak, Cinta dengan senang hati akan membantu. Kak Jerry nanti bisa datang ke Cafe Cinta besok untuk membicarakan menu apa saja buat nanti.
💻 KIKI
'' Makasih yah cinta kamu dah mau bantu, Nanti istriku akan aku suruh membantumu juga.
💻 CINTA
'' Iya mas Kiki, Cinta tunggu bantuannya. hehe''
💻 JERRY
'' Mungkin itu saja Cinta, Besok InsyaAlloh aku akan datang ke Cafemu. Oh Ya...apa kamu sudah bertemu Salman? bagaimana kabar dia''
💻 CINTA
__ADS_1
'' Cinta sudah ketemu dia Kak, dan Dia memberi kabar kalau Vina yang sudah menyuruh orang untuk mencelakai Istri kak Zidane. dan Vina juga sudah menjual Dewi ke seorang mucikari. ''
Seketika Zidane juga yang lainnya terkejut karena Ternyata Vina dalang dibalik kecelakaan yang menimpa Syahira. Zidane begitu geram, Ia tak menyangka ternyata Vina mampu melakukan itu semua. Zidane berencana akan segera mungkin menjebloskan Vina ke Penjara.