
...*****...
Disebuah rumah kecil sederhana tampak seorang perempuan cantik bercadar sedang duduk menemani seorang anak balita laki laki berumur 1 tahun. Balita itu sedang berjalan tertatih tatih memegangi tangan sang perempuan. Perempuan itu Rahma, sedang balita itu bernama Malik.
'' Malik...sini, Mama punya apa nih.'' Rahma memanggil Malik sambil memperlihatkan Mainan untuk Malik.
'' Ma-ma...Ma-ma.'' Malik yang tadi berjalan menjauhi Rahma kini kembali menghampiri Rahma. setelah sampai, Malik kecil memeluk Rahma.
Rahma begitu menyayangi Malik, bahkan hampir setiap hari ia selalu memberikan Mainan buat Malik. Sementara dari balik pintu dapur, Bu Emi ibunya Rahma terlihat meneteskan air mata saat melihat kedekatan Rahma dan Malik kecil.
'' Maafkan Ibu Nak, Ibu sengaja menyembunyikan kebenaran tentang Malik dari kamu. Dan Ibu juga membuat kamu melupakan sesuatu yang telah membuatmu sakit. Tetaplah menjadi dirimu sekarang. Ibu tidak ingin kamu tau kebenaran apa yang terjadi.'' Batin Bu Emi sedih.
Sadar Ibunya memperhatikan, rahma memanggil Ibunya agar ikut bermain bersama Malik Kecil.
'' Ibu, sini...lihat, Malik begitu pintar. Ia sudah lancar berjaln meski baru menginjak 1 tahun. Kasian Malik, ia tidak berdosa. tega sekali orang tua yang sudah membuang Malik. Makasih yah bu, Ibu sudah ijinkan Rahma merawat Malik.'' Ujar Rahma. Bu Emi hanya diam.
__ADS_1
''Ma-ma mam.'' Malik berbicara.
'' Ouhh...Malik mau Mamam yah. Bentar yah Mama buat kan dulu. Malik sama Nenek yah.'' Rahma berbicara dengan Malik layaknya berbicara pada orang dewasa. Bu Emi menggendong Malik sementara Rahma kedapur membuat makanan untuk Malik.
'' Malik..Maafkan Nenek yah. Nenek gak bermaksud menganggap Malik cucu Angkat. Malik itu Cucu Nenek sungguhan. Suatu hari kamu akan tau kalau kamu memang benar benar anak Rahma. Namun Nenek mohon, kamu jangan mencari Ayahmu yang tak bertanggungjawab itu.'' Bu Emi berbicara dengan Malik seolah olah perkataannya dimengerti Malik yang bicara pun masih belum bisa.
'' Kenapa Malik tak boleh mencari Ayahnya? Apa sebenarnya Ibu tau siapa Ayah dan Ibu dari Malik.'' Tiba tiba suara Rahma mengagetkan Bu Emi. seketika Bu Emi menjadi gugup. Ia takut Jika Rahma mendengar ucapannya tadi.
'' Hm..eh..itu...i-ibu sendiri gak tau, ma-kanya ibu melarang Malik mencari tau. Iya...ibu gak tau.''jawab Bu Emi.
''Benarkah?'' Rahma agak tak percaya dengan ucapan bu Emi.
'' Sepertinya ada yang ibu sembunyikan dari Aku. Ada apa sebenarnya? Kenapa ibu terlihat gugup.'' Batin Rahma bertanya tanya.
...*****...
__ADS_1
Dalam sebuah Club malam, Leo tengah menghabiskan waktu dengan bersenang senang dengan para wanita penghibur. tak lama datang seorang pria menghampirinya.
'' lapor Boss, ternyata wanita yang boss cari hilang tanpa jejak. Tetangganya bilang, setelah melahirkan anaknya, perempuan itu hilang ingatan. lalu mereka pergi.'' pria itu memberikan laporan pada Leo.
''Sial, padahal aku ingin hadirkan dia dipernikahan Indra sebagai Kado pernikahan. Aku ingin Indra hancur, karena rahasianya akan terbongkar.'' Ujar Leo dengan kesal.
'' Maaf Boss.'' pria itu meminta maaf karena sudah gagal dalam tugasnya.
'' Kalian harus temukan Wanita itu, sebab 2 Minggu lagi aku memerlukan wanita itu.'' Ujar Leo.
'' Ba-baik boss. saya akan mencarinya. ''
'' Ya sudah, kamu pergi. Kalau dalam seminggu tidak ketemu. Kamu aku pecat dan tak aku gaji.'' Leo terlihat kesal. Ia pun mengancam orang suruhannya. Sesegera pria itu pergi sebelum Leo tambah marah.
'' Sebentar lagi, kehancuranmu tiba Indra. setelah perempuan yang telah kamu renggut kesuciannya aku temukan...aku dengan mudah menguasai semua hartamu dan mengusirmu. Hahahah.'' Leo berbicara sendiri. Leo tertawa, membayangkan kehancuran Indra yang telah membuat skandal.
__ADS_1
Bersambung
nanti bibu cerita tentang masa lalu Indra yah di episode selanjutnya. ๐๐น