
...*****...
Zidane dan Kiki terkejut saat mengetahui kebenaran yang selama ini disembunyikan pak Zaelani. mereka tak menyangka kalau ayahnya selama ini begitu tega membohongi semuanya. Zidane dan Kiki kecewa, mereka pun pergi dari rumah besar. Zidane memilih pergi ke Apartemennya dan Kiki akan pergi ke Luar Kota sementara untuk menenangkan fikirannya.
Zidane tinggal satu gedung apartement dengan Cinta. Namun Zidane tidak tau kalau Cinta sudah pindah dari Apartemen itu. Zidane mengurung diri dikamar. terlalu banyak kejutan di hari itu. Zidane sampai tidak habis fikir dengan kebohongam ayahnya.
Seperti pagi itu, Zidane melamun di balkon apartementnya. Ia memikirkan bagaimana nasibnya selanjutnya. Tak lama terdengar bel pintu masuk Apartementnya, Jika segera bangun dan membuka pintu. Tampak seorang wanita muda yang sangat cantik berseragam Cleaning Service berdiri di depan pintu. Wanita itu membawa peralatan kebersihan dan juga sebuah botol minum.
'' Selamat Pagi Tuan, saya Ruby. Saya petugas kebersihan yang akan membersihkan ruangan Tuan. Boleh saya masuk dan mulai Kerja?'' Ujar perempuan itu yang tak lain adalah Ruby. Perempuan yang pernah diselamatkan Jerry.
'' Oh ya silahkan masuk, kamu bersihkan semuanya. Saya ingin semuanya bersih dan rapi. Jika mau makan dan minum kamu bisa ke pantry.'' ujar Zidane mempersilahkan Ruby masuk.
Zidane memang sering meminta jasa Cleaning servise untuk membersihkan apartemennya. Dan Zidane percaya jika tempat jasa yang ia sewa tidak akan berbuat jahat dirumahnya. Zidane lalu masuk kamarnya untuk mandi, ia akan bersiap ke Kantor Kiki hari itu.
Ruby membersihkan ruangan Apartement Zidane dengan begitu telaten, Ruby memilih kerja sebagai Cleaning Service daripada harus menjadi pelayan club yang harus melayani pria hidung belang. Saat Ruby sedang serius membersihkan debu, Suara bel pintu depan Apartement Zidane berbunyi. Ruby pun segera membukakan pintu dan langsung terkejut dengan orang yang berada dihadapannya.
'' Haa....Tuan Jerry?'' Ruby kaget melihat Jerry. Ia tak menyangka akan bertemu Jerry lagi, Ruby sangt merindukan sosok Jerry yang kaku namun perhatian.
__ADS_1
'' Kamu, ngapain kamu dirumah Zidane?'' Tanya Jerry dengan wajah mengkerut seolah aneh bertemu Ruby lagi.
'' Isshh..bukannya salam dulu malah tanya ini itu.'' protes Ruby.
'' Oh ya lupa, Assalamualaikum.'' Jerry pun mengucap salam.
'' Waalaikumsalam warohmatullohi wabarokaatuh, Tuan Jerry ada perlu apa kemari? kok kenal Tuan Zidane?'' Ruby menjawab salam lalu malah banyak bertanya.
'' Aku nanya malah balik tanya, Aku kesini mau menjemput bos aku Zidane. Kamu kenapa ada disini?'' ujar Jerry.
'' Tuan gak liat seragam saya? Saya cleaning service apartement tuan, Saya sedang membersihkan ruangan apartemen ini.'' Ucap Ruby sambil memperlihatka seragamnya yang berwarna biru muda.
'' Kalau begitu masuk Tuan,'' Ucap Ruby menggeser badannya lalu mempersilahkan Jerry masuk.
Jerry melangkah masuk lalu duduk di sofa, Ruby pun kembali mengerjakan pekerjaannya. Dengan cekatan dia membersihkan ruangan, Jerry sesekali melirik Ruby begitu juga sebaliknya.
Setelah hampir setengah jam, Zidane pun keluar kamar dengan berpakaian rapi.
__ADS_1
'' Ayo Jerry kita berangkat sekarang, Kita janjian dengan Kiki di Cafe milik Cinta saja. Aku sekalian ingin meminta maaf sama Cinta.'' Ujar Zidane mengajak Jerry.
'' Baik Bos,'' Jerry setuju tanpa banyak bicara lagi.
'' Sebentar Je. Ini masih ada yang membersihkan ruangan Aku, aku suruh pulang aja kali yah besok lagi ku suruh beres beresnya. Soalnya ini bukan orang yang biasa bersih bersih disini.'' Zidane sedikit khawatir dengan Apartemennya
'' Iya Bos, sebaiknya begitu. Bagaimanapun kita harus waspada. Jangan sampai kejadian seperti yang menimpa Almarhumah Istri bos. Pembantu baru ternyata jahat.'' Ujar Jerry sedikit waspada meskipun ia tahu kalau Ruby itu perempuan baik.
Zidane memanggil Ruby yang sedang membersihkan ruang keluarga. Ruby dengan segera menghampiri Zidane dan juga Jerry. Raut wajah Imut Ruby terlihat berkeringatan karena Capek.
'' Ada apa Tuan memanggil saya?.'' tanya Ruby menundukan kepalanya.
'' Hmm...begini Ruby, saya harus pergi ke Kantor. Di rumah otomatis gak ada siapa siapa. Bisa kah membersihkan rumahnya dilanjut esok saja jika saya sedang dirumah? Untuk pembayaran hari ini saya bayar full yah.''ujar Zidane secara halus mengusir Ruby.
'' Kalau begitu saya akan pulang sekarang Tuan, besok pagi saya kesini lagi. pembayaran saya ke Agensi saja Tuan.'' ujar Ruby yang tau maksud Zidane.
'' Baiklah. Saya akan berangkat.''
__ADS_1
Ruby bergegas membereskan peralatan kebersihannya kemudian pamit pulang, Jerry yang melihat Ruby menjadi kasian. Apalagi Jerry Tau kalau Ruby tinggal bersama Ibu dan kedua Adiknya disebuah rumah kontrakan kecil. Jerry pun berencana akan memberikan bantuan pada Ruby.
Bersambung