Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 19


__ADS_3

...*****...


Suasana Hotel tempat berlangsungnya acara pertunangan Zidane dengan Dewi mendadak gaduh, Semua saling membicarakan ketidak hadiran Zidane di acara pertunangannya. Pak Zaelani mengerahkan semua anak buahnya mencari Zidane.


'' Bagaimana ini Abi, Kenapa Zidane tidak datang ? '' Tanya Ummi Nur.


'' Abi Sendiri gak tau Ummi, oh ya...Jerry...Jerry pasti tau keberadaan Zidane. Sebentar Ummi, Abi akan menelpon Jerry.'' Ujar Pak Zaelani menenangkan Ummi Nur.


Pak Zaelani mulai memencet tombol handphonenya menghubungi Jerry. Jerry sendiri saat ini sedang berada di Apartemennya beristirahat setelah seharian bekerja menggantikan Zidane di kantor. Jerry mengangkat panggilan dari Pak Zaelani dan Jerry pun mulai berakting tidak mengetahui keberadaan Zidane kepada Pak Zaelani.


📱ZAELANI


Assalamualaikum Jerry


📱JERRY


Waailaikumsalam warohmatullohi wabarokaatuh Tuan Zaelani.


📱ZAELANI


Jerry, Apa kamu sedang bersama Zidane?


📱JERRY

__ADS_1


Tidak Tuan, Saya dirumah sendirian. Tuan,Bukankah hari ini pertunangan Tuan Zidane? kenapa Tuan bertanya begitu?


📱ZAELANI


Zidane tidak ada datang, apa kamu tau dia kemana?


📱JERRY


Tidak tau Tuan, saya ke Apartemennya namun tak ada jawaban dan saya telepon namun tak aktip Tuan. Saya hanya mendapat pesan di email kalau hari ini saya harus ke kantor menggantikannya dan Tuan Zidane bilang dia sibuk mengurus pesta pertunangannya.


📱ZAELANI


Kamu ke Apartementnya dan Cari dia, Jika sudah ketemu kamu bawa Zidane padaku!


📱JERRY


Tuuttt.....Pak Zaelani menutupnya dengan penuh Amarah, sementara Jerry kini malah bingung harus berbohong apalagi pada pak Zaelani tentang kepergian Zidane.


'' Apa Jerry tau dimana Zidane Bi?'' Ummi Nur terlihat Cemas. Pak Zaelani hanya menggelengkan kepala.


'' Jerry tak mengetahui Ummi, dia seharian ini tak bersama Zidane'' Jawab Pak Zaelani.


'' Bagaimana kalau pertunangannya kita Tunda saja sampai Zidane kembali?'' ujar ummi Nur.

__ADS_1


'' Iya Ummi, aku akan umumkan jika pertunangannya diundur. Aku akan katakan Zidane harus menyelesaikan urusan pekerjaan diluar negeri secara mendadak'' ujar Pak Zaelani.


'' Terserah Abi saja, Ummi pusing Bi. Ummi mau pulang saja.'' Ucap Ummi Nur.


Pak Zaelani segera mengumumkan pembatalan pertunangan, keluarga Dewi sangat kecewa. mereka gagal untuk mengambil harta milik keluarga Pak Zaelani. Kiki yang mengetahui pertunangan Zidane dibatalkan merasa senang, Zidane ternyata sudah mengecewakan ibu bapaknya. Kiki pun segera pergi dari Pesta dan pergi ke Club malam.


...*****...


Zidane dan Cinta telah sampai disebuah Desa di Pulau terpencil. Cinta yang awal senang akan dibawa keluar negeri ternyata hanya dibawa ke sebuah Desa dipedalaman. Entah apa yang Zidane lakukan, Ia malah merubah tujuannya.


'' Akhinya sampai juga'' Ucap Zidane yang merasa lega sudah sampai ditempat tujuannya. sementara Cinta tampak sedikit menekuk wajahnya karena kecewa dan Kelelahan selama dalam perjalanan.


'' Cinta...kamu istirahatlah...Kamarmu sebelah sana.''Ujar Zidane menunjukan Kamar yang ada dirumah itu. Cinta mengangguk. Cinta pun segera masuk kr kamar dan membereskan semua pakaian yang ia bawa. Begitupun Zidane, Ia masuk kedalam kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya diatas Kasur sederhana dari Kapuk.


'' Bagaimana ya keadaan pesta malam ini? Pasti Abi sama Ummi marah padaku. mereka juga akan kerahkan semuanya untuk mencariku. Ah aku harus telepon Jerry...eh tapi...tidak...tidak, Aku harus bisa hidup tanpa Hp. Biarkan saja Abi dan Ummi marah dan Kecewa. Mereka aja tidak mengerti bagaimana perasaanku. Dah lah...mending aku tidur saja'' Zidane bermonolog.


Sementara di kamar Cinta,Cinta pun sama berbicara sendiri karena ternyata tempat tinggalnya dengan Zidane sekarang tak sesuai ekspetasinya.


'' Aku kira beneran mau keluar Negeri, tau nya ini malah keluar Desa doang... Ini kampung apa lagi? ditengah hutan, mana gak ada televisi. Hape saja gak ada sinyal. Gimana aku bisa kasih kabar ke Emak yah? Masa ia aku harus teriak ke dalam dandang kayak jaman dulu..hehe'' Ujar Cinta. Cinta tampak bergidig ngeri membayangkan kehidupannya yang akan ia jalani selama dalam persembunyiannya Zidane.


Cinta membenahi kamar tidur yang akan ia pakai. setelah beres, Cinta keluar kamar dan mencari keberadaan Zidane. Cinta menengok Kamar Zidane yang berada disebelahnya. Karena sedikit terbuka, Cinta dapat melihat Zidane yang tertidur karena Kelelahan. Cinta pergi kedapur untuk membuat makan malam mereka. Dengan menggunakan kayu bakar, Cinta mulai memasak.


'' Pantas saja Kak Zidane menginginkanku jadi Asistennya, Mungkin Kak Zidane tau kalau aku bisa masak pake tungku kayu bakar kali yah. Haduuhh...Nasib..Nasib'' Cinta malah berfikir seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2