Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 27


__ADS_3

...*****...


Kiki telah sampai di Apartementnya, Ia menggendong Rani lalu membawanya kekamar dan merebahkan tubuh Rani di atas tempat tidurnya. Kiki menyelimuti Rani kemudian dia membersihkan diri karena merasa lelah setelah seharian bekerja. Selesai mandi, Kiki merebahkan dirinya disamping Rani dan memeluk tubuh Rani. Entah mengapa dia merasa nyaman bersama Rani, hingga Kiki pun terlelap tidur berdua.


Tengah malam Rani terbangun, Ia merasa tubuhnya ada yang memeluk dan benar saja... Kiki memeluk dirinya dengan erat.


'' Ya Alloh...Ini dimana ini? sepertinya disebuah Apartement atau hotel, Apa mungkin ini kamar Mas Kiki? '' gumam Rani yang kini sudah duduk terbangun, namun tangan Kiki masih berada diperut Rani.


Rani menyingkirkan tangan Kiki perlahan lalu pergi ke kamar mandi. Rani begitu takjub dengan kamar tidur Apartement Kiki yang begitu besar dan mewah. Rani masuk ke Kamar Mandi dan lagi lagi Rani takjub karena Kamar Mandinya begitu besar. Segera Rani membasuh Wajahnya.


Kiki yang merasakan Rani tak ada disampingnya ikut terbangun. Kiki mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandinya. Tak lama Rani keluar kamar Mandi dengan wajah yang begitu segar. Rani mengendap endap dari Apartemen Kiki hendak pulang ke tempat Kost annya.


'' Rani. Kamu mau kemana'' Ujar Kiki menghentikan Rani yang sudah berada didepan Pintu Apartement Kiki.


'' A-aku...Aku mau pulang. Hmm..bisa buka kan pintunya ? Aku tak tau kode password pintunya.'' Pinta Rani.


'' Besok saja, Sekarang kamu kembali ke Kamar dan Tidur. Aku akan tidur di Sofa.'' ujar Kiki.


'' Tapi aku mau pulang Mas'' ucap Rani.


'' Ini jam 12 malam Rani, Besok saja aku antarkan. Maaf tadi kamu menunggu aku bekerja hingga kamu tertidur dan maaf jika aku malah membawamu ke Apartemenku. karena Aku tau tempat kost kamu khusus kost putri yang tak bisa dimasuki lelaki jika bukan keluarga '' Ujar Kiki. Rani terdiam dan memahami penjelasan Kiki.


'' Baiklah, tapi kamu tidurnya di Sofa. Aku...aku gak mau khilaf lagi'' Rani tertunduk menahan canggung.


'' Iya, aku gak akan melakukannya kecuali...hmm...kamu memintanya'' Goda Kiki. Rani terkejut dengan Ucapan Kiki.

__ADS_1


'' Mas, sebenarnya hal apa yang ingin mas bicarakan denganku sehingga tadi sore menyuruhku datang ke Ruang kantor mas?'' Tanya Rani yang teringat akan Kiki yang menyuruhnya datang.


'' Hmm..Kamu duduk, Aku akan jelaskan.'' Kiki menyuruh Rani duduk karena tadi mereka berdiri di depan Pintu masuk.


Rani duduk di Sofa ruang tamu, Kiki lalu duduk diaamping Rani. Kegugupan dan canggung Rani rasakan sekarang. Pria tampan yang Rani sukai dan pernah tidur dengannya berada begitu dekat.


'' Rani...Aku minta maaf, Aku telah melakukan kesalahan telah merenggut kesucianmu. Aku sadar, aku saat itu diliputi Nafsu bukan Cinta. Tapi Rani...Aku akan bertanggung jawab dengan apa yang ku perbuat hari itu. Aku akan menikahi dan berusaha menyayangimu'' Ucap Kiki sambil menggenggam tangan Rani meyakinkan.


Rani terkejut seolah tidak percaya dengan yang ia dengar barusan. Kiki bahkan menampar pipinya sendiri.


plakk..


'' Auww...sakit'' pekik Rani.


'' Kamu kenapa menampar pipi kamu sendiri Ran?'' Tanya Kiki.


'' Hei...Rani, kamu kenapa sih?'' Kiki herab dengan sikap Rani.


'' Mas...mas serius dengan ucapan mas tadi? Ini bukan mimpi kan Mas'' Kini Rani berani menatap Kiki.


'' Ini beneran Ran, kamu gak mimpi. Aku akan menikahimu'' Ucap Kiki yang kini begitu dekat dengan Kiki.


'' Hmm..terima kasih mas, kamu sudah mau bertanggungjawab. Aku tak tau harus apa jika aku tak denganmu, mungkin aku tak akan menikah karena aku malu'' Rani menangis karena bahagia Kiki mau menikahinya setelah apa yang mereka lakukan.


'' Ran, mulai sekarang tinggallah disini bersamaku. Aku akan mengurus pernikahan kita, Satu minggu lagi kita menikah.'' Ucap Kiki, Rani mengangguk setuju.

__ADS_1


'' Ran, ke kamar yuk. Aku ngantuk, besokkan kita harus kerja. Nanti aku antar kamu ke kost an untuk mengambil barang barangmu.'' Ajak Kiki, Rani pun kembalu mengangguk. Rani bangkit dari duduknya, Namun Kiki malah mengangkat tubuh Rani dan menggendongnya ke Kamarnya.


Rani dan Kiki pun mengulangi kekhilafan mereka waktu itu. hinggu pukul 3 dini hari keduanya baru bisa tertidur lelap.


...*****...


Zidane malam itu menghubungi Jerry lewat email baru yang ia buat. Jerry memberikan kabar tentang Keadaan yang terjadi setelah 3 hari hilangnya Zidane. Zidane merasa bersalah telah membuat umminya sakit, Tapi ia belum ingin pulang. Ia menikmati kebersamaan bersama Cinta dan warga kampung yang begitu ramah.


'' Jerry, kamu terus awasi perkembangan perusahaan. Jangan sampai ada orang lain yang memanfaatkan disaat aku tidak ada. Bagaimana Kabar saudaraku Kiki? Apa dia membuat ulah'' Tanya Zidane yang ternyata peduli dengan Kiki.


'' Sepertinya Mas Kiki sekarang mempunyai kekasih bos, tadi sore anak buah kita melihat Mas Kiki membawa seorang perempuan masuk kedalam Apartemennya dan Perempuan itu Rekan kerja Cinta bos.'' Jawab Jerry.


'' Siapa?''


'' Rani, Namanya Rani. Dia teman Cinta di Pabrik.''


'' Kamu terus awasi Kiki, dan juga Kamu Awasi Keluarga Dewi. '' Perintah Zidane.


'' Baik Bos, Siap''


Zidane menutup Emailnya dan berusaha tidur meski ia teringat Umminya yang sedang sakit dan Abi nya yang terus mencarinya.


Bersambung.


Terus ikuti cerita Hasil Gabut Kak Rose yah...karna nanti akan ada konflik yang seru...Mohon dukungannya ...Rate ⭐⭐⭐⭐⭐, Like 👍, 💬 komentar, 🎁 Hadiah, 🔖 Vote dan Jadikan Favorit yah ❤.

__ADS_1


Terima Kasih...🌹💞


__ADS_2