Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 6


__ADS_3

...*****...


Zidane mengajak Cinta duduk bersamanya dibangku penonton yang ada di depan, Cinta ingin menolaknya. Tapi lagi lagi karena Bu Hajjah Rina yang ikut memintanya, Cinta terpaksa menuruti. Sementara itu, banyak gadis gadis lain yang merasa iri dengan Cinta yang hanya tukang kue namun mendapat perlakuan istimewa dari keluarga Haji Muhidin yang terkenal kaya raya di Kampung itu.


'' Pasti yah si Tukang kue itu pake susuk, liat aja, dia kok bisa dekat sama sodaranya Haji Muhidin yang ganteng itu'' Cibir wanti yang selalu dengki dengan Cinta.


'' Iya Wan, Dia pake pelet juga. mana mungkin kah Hajjah Rina sampe ngasih uang banyak ke dia'' Timpal Lilis yang Iri juga pada Cinta.


'' Hooh, dasar wanita penggoda dia'' Tambah Kartem.


Hampir semua gadis dan Janda yang berada disana Iri dengan Cinta, kecuali Mae dan Nunu sahabat Cinta yang tau bagaimana sebenarnya sifat Cinta. Zidane terus menatap Cinta, sedang Cinta yang tau sedang diperhatikan sesekali memalingkan kearah lain karena risih. Waktu semakin malam, pertunjukan dangdutan pun selesai. Cinta pamit pulang pada keluarga Bu Hajjah Rina.


'' Bu Hajjah, Pak Haji, Kak Jamal, teh Mira dan Kak Zidane...Cinta pamit pulang dulu yah. sudah malam. makasih ya atas semuanya. Wassalamualaikum'' Ucap Cinta sambil sedikit membungkukan badan.


'' Waalaikumsalam, kita yang seharusnya berterima kasih sama Cinta, seharian dah bantu bantu disini. dan tadi dah nyanyi juga buat kita. Suara kamu bagus Cinta, Ibu suka'' Ujar Bu Hajjah Rina.


'' Ah bu Hajjah bisa saja'' Cinta jadi tersipu malu mendapat pujian dari Bu Hajjah Rina.


'' Tapi emang benar bagus loh, Iya Kah Zidane? Zidane aja sampe terpukau liat penampilan kamu.'' Ujar Bu hajjah Rina yang malah menggoda Zidane, Ia tahu kalau Zidane menyukai Cinta.


'' Iya Tante Rina, Cinta suaranya merdu sekali, gak salah Tante menyuruhnya naik ke panggung'' Ujar Tristan. Cinta makin tersipu.


'' Cinta pulang dulu semua yah'' Cinta pun pamitan lagi dan mulai beranjak pergi. Namun Zidane ternyata mengikutinya dari belakang. Zidane khawatir pada Cinta yng pulang malam dan juga sekalian ingin tau tempat tinggal Cinta. Setelah Cinta benar benar masuk kerumahnya, Zidane kembali ke rumah Haji Muhidin Pamannya.


...*****...


Pagi itu Cinta tak keliling berjualan karena ia dan emaknya kecapean setelah kemarin membuat kue untuk pesta pernikahan Jamilah anak Bu Hajjah Rina. Cinta menyapu halaman rumah dan menyiram bunga bunga yang ada disana. Zidane yang belum pulang sengaja datang menghampiri Cinta.

__ADS_1


'' Assalamualaikum Cinta'' sapa Zidane.


'' Waalaikumsalam kak Zi....ehmm...Zi ...zi apa yah??'' Balas Cinta yang sedikit lupa.


'' Zidane Cinta'' sambung Zidane mengingatkan.


'' Iya Kak Zidane..hehe...kak Zidane belum pulang dari rumah bu Hajjah Rina?'' Tanya Cinta.


'' Kalau masih berada disini belum.'' jawab Zidane sambil tersenyum.


'' Hee...iya. Pertanyaan gak mutu yah..hikz'' Cinta malah tertawa karena baru tau kalau ia salah bertanya.


'' Cinta, boleh aku masuk ke rumah kamu?'' Tanya Zidane tanpa basa basi.


'' Boleh kak, Silahkan...ada perlu apa yah dengan Cinta?'' tanya Cinta polos.


'' Oh gitu, bukan kah ini sudah ngobrol. hehe...masuk kak, duduk dibale situ aja yah'' ujar Cinta yang menunjuk salah satu bale dipan yang ada di bawah pohon jambu depan rumahnya.


Zidane berjalan mengikuti Cinta, Namun saat tiba didepan bale tiba tiba dering telepon milik Zidane berbunyi. Zidane menjawab telepon yang menghubunginya, yang ternyata dari Ummi Nur.


📱ZIDANE


Assalamualaikum Ummi.


📱UMMI NUR


Waalaikumsalam Zie, Zie kapan kamu pulang? Abi sakit Zie. Ini Ummi lagi di RS nemenin Abi.

__ADS_1


📱ZIDANE


Apa mi...sakit? sakit apa?


📱UMMI NUR


Penyakit maag Abi kambuh. cepatlah kemari Zie.


📱ZIDANE


Baiklah ummi, Zidane segera kerumah sakit sekarang. Zidane tutup teleponnya dulu yah. Wassalamualaikum ummi


📱UMMI NUR


Waalaikumsalam...hati hati dijalan Zidane. Jangan ngebut.


Zie segera menutup panggilan telepon dari Ummi Nur. Cinta hanya diam menunggu Zidane selesai.


'' Cinta, sepertinya acara mengobrol kita harus tertunda. Aku harus segera pulang, Abi aku mendadak masuk Rumah sakit. Lain waktu aku ingin mengobrol bersamamu. kamu tak keberatan kan Cinta? '' Tanya Zidane


'' Iya Kak, tak apa apa. Segeralah temui mereka. kita bisa ngobrol lain waktu..hehe'' ujar Cinta yang sedikit gugup dan salah tingkah.


'' Aku permisi dulu Cinta. Assalamualaikum'' Ucap Zidane


'' Waalaikumsalam warohmatullohi wabarokaatuh. hati hati dijalan kak''Balas Cinta sambil melambaikan tangan.


Zidane pun pergi dari rumah Cinta, Cinta hanya bisa bengong melihat Zidane dari jauh.

__ADS_1


'' Ternyata Kak Zidane tampan sekali kau senyum..hihi'' gumam Cinta yang diam diam juga menyukai Zidane.


__ADS_2