
...*****...
Dewi kini tinggal bersama Pak Wahyu di rumah Cinta. Mak Idah sendiri kini tinggal dikampung. Cinta sangat bahagia bisa bertemu dengan ayah kandungnya, ia tetap menyayangi pak wahyu meski sedari kecil ia tak tau siapa ayah ibunya.
'' Pak, Nanti siang jadwal Bapak therapy ke dokter. Bapak diantar Pak Didi aja yah. Cinta mau mengajak kak Dewi ke Cafe Cinta. Sekalian ada meeting sama Mas Kiki. Gak apa apa kan Pak?'' Ujar Cinta pada Pak Wahyu, Pak Didi sendiri adalah supir pribadi Cinta.
'' Nanti kamu naik nak kalau mobilnya bapak yang pakai?'' Tanya pak Wahyu.
'' Cinta mau naik taxi saja pak, Kak Dewi mau kan ikut?'' Ajak Cinta.
'' ehmm..Iya Cinta, Aku mau. tapi Papah bagaimana? apa lebih baik aku temani papah saja?'' Jawab Dewi.
'' Kamu perlu dengan Cinta, Karena mungkin ada hal penting yang ingin Cinta sampaikan.'' Ujar Pak Wahyu yang sudah tau maksud dari Cinta. Dewi hanya mengangguk menyetujui perintah Pak Wahyu.
'' Apa maksud Cinta mengajak aku ke Kantor Kiki? '' Dewi bertanya tanya dalam hatinya. Ia penasaran dengan rencana Cinta yang selalu dirahasiakan.
__ADS_1
Selesai sarapan pagi, Cinta dan Dewi pamit pada pak Wahyu untuk berangkat. Cinta memesan Taxi online untuk mengantarkannya ke Kantor Perusahaan milik Kiki. Para karyawan kantor Kiki sudah banyak yang mengenal Cinta, mereka mengira Cinta adalah Calon Kakak ipar bos mereka. Cinta pun langsung diperbolehkan masuk dan menemui Kiki di Kantornya.
'' Assalamualaikum Mas Kiki,'' Sapa Cinta.
'' Assalamualaikum,'' Ucap Dewi.
'' Waalaikumsalam warohmatullohi wabarokaatuh. Mari duduk Cinta, Kak Dewi.'' Ujar Kiki Dengan ramah.
'' Sebenarnya ada hal penting apa yang membuat mas Kiki menyuruh kami kesini? '' Tanya Cinta yang memang kurang tau maksud tujuan Kiki sebenarnya.
'' Waduh...mana ada aku uang untuk membeli perusahaan? lagipula itukan sebenarnya perusahaan Bapakku.'' Ujar Cinta yang belum sepenuhnya mengerti akan maksud kiki.
'' Kamu gk usah bawa uang juga gak apa apa, Cuma modal Nekat. hehe...'' jawab Kiki dengan santai.
'' Aishh...Mas Kiki ini ada ada aja. ya namanya beli lelang harus ada uanglah. Kenapa gak mas Kiki aja yang beli.'' Ucap Cinta.
__ADS_1
'' Justru itu. Ini sebuah misi besar. Aku ingin dia malu dan merasakan yang namanya jeruji besi. Kamu cukup berakting dan mengalahkan peserta lelang yang lain. lagipula dia gak akan mengenalimu. dan untuk Kak Dewi, aku ingin kak Dewi bisa menjadi saksi untuk persidangan nanti Vina. bagaimana pun dia sudah begitu jahat merusak dirimu dan menjualmu.'' Kiki pun memberi tau maksud dan tujuannya ingin bertemu.
Dewi menunduk malu karena dirinya sudah sangat kotor, Ia juga geram karena selama ini dia hanya dimanfaatkan oleh ibu angkatnya itu. Ia sangat trauma mengingat perlakuan perlakuan kasar Hima sang mucikari.
'' Baiklah kak Kiki, aku siap bersaksi atas semua kejahatan yang dilakukan oleh Vina. dia tak pantas lagi dipanggil Mama, kelakuannya sudah tidak seperti manusia.'' Ujar Dewi yang kini berusaha tegar. Cinta yang disampingnya menggenggam tangan Dewi untuk menenangkan dan memberi kekuatan agar Dewi tidak merasa terpuruk.
'' Baguslah, Nanti aku akan suruh Aldi mencarikan pengacara untuk kasus ini. Terima kasih atas kerjasamanya.'' Kiki lega akhirnya ia dengan mudah membantu Zidane.
Setelah selesai di Kantor Kiki, Cinta mengajak Dewi ke salah satu Cafe miliknya. Ketika sudah sampai, Dewi sangat terpukau dengan suasana Cafe Cinta yang begitu Indah dan mewah. Ia tak pernah menyangka jika Cinta anak kampung bisa sesukses sekarang ini.
'' Kak, Nanti kakak mau kan bantu aku di Cafe ini, kebetulan Cinta butuh orang pandai yang seperti kakak ini. yang mengerti akan manajemen bisnis. hehe..'' ucap Cinta.
'' Apalah ku Cinta, meski sekolah keluar negeri tapi ujung ujungnya hanya untuk dihancurkan oleh orang tua yang membesarkannya sendiri. beruntung kamu punya orang tua angkat yang bisa menjadikan kamu sukses seperti sekarang ini. Aku merasa gagal.'' Ujar Dewi sambil menahan air matanya agar tak terjatuh meski akhirnya lolos juga.
'' Tak Ada yang gagal Kak, hanya mungkin belum beruntung. Cobalah kita perbaiki, InsyaAlloh akan berhasil dan sukses. Ambil hikmah dari semua ini Kak. Jangan sedih, kan ada Aku dan Bapak sekarang.'' Ucap Cinta seraya memeluk Dewi.
__ADS_1