
...*****...
Pagi yang cerah Cinta dan Zidane pergi ke Kebun sayur, Zidane penasaran ingin melihat bagaimana para petani itu menanam sayuran. Sejak semalam Cinta bercerita tentang susahnya bertanam sayur dan Padi, Maka Zidane pun mau ikut ke Kebun.
'' Eh Kartini...tingal itu aya akang nu Kasep, eta nu kamari pindah ka buminya Haji Dulah'' Ujar Nining pada Kartini, perempuan yang merasa paling cantik di Desa.
( Eh Kartini...lihat itu ada kakak yang Ganteng, itu loh yang kemarin pindah ke rumahnya Haji Dulah)
'' Mana Ning?'' Tanya Kartini
'' Tuh Tingal, Tah eta nu pake baju bodas teh adina saurna Pak RT mah'' jelas Nining.
( Tuh Lihat, nah itu yang pakai baju putih itu adiknya katanya pak RT)
'' Nya gening Ning, Kasep Pisan...aduh mudah mudah jadi kabogoh Tini nya'' Ujar Kartini Percaya diri.
( Iya bener Ning, Tampan Sekali... Aduh Mudah mudahan jadi pacar Tini yah )
Nining hanya mengernyitkan dahinya. Nining tak berkomentar karena pasti Kartini tak mau kalah dan selalu ingin benar. Nining memilih fokus untuk mengikat kangkung saja.
'' Assalamualaikum Teteh teteh...Boleh tidak Cinta bantuin iketin kangkungnya?'' Sapa Cinta dengan ramah. Kartini langsung Cari Perhatian bangkit dari duduknya.
'' Waalaikumsalam, Tentu saja boleh Teh. Kenalkan saya Kartini, Saya anak pemilik kebun Kangkung ini. Oh ya siapa nama Teteh dan Siapa juga yang disebelah Teteh itu? Ganteng banget'' Ujar Kartini membanggakan diri dan sedikit genit.
'' Saya Sinta dan Ini Kakak saya Zul, salam kenal Teh Kartini. '' Cinta menyambut tangan Kartini. Namun Zidane masih saja diam dan malah turun ke Kebun.
'' Tata, Aku kesana dulu yah'' Ujar Zidane.
'' Iya Kak, Tata disini saja.'' balas Cinta.
__ADS_1
'' Eh Aa Zul mau turun ke kebun, Ayo Tini antar. Tunggu Kak'' Kartini yang tak ada malu mengikuti Zidane. Zidane pun merasa risih dengan Kartini.
'' Dasar Cewek Genit π'' Fikir Zidane yang sebal pada Kartini.
'' Hmm...Teteh Genit, awas aja kalau dia berusaha deketin kak Zidane...Cinta ulek entar.π€¨ '' Batin Cinta yang merasa Cemburu.
Zidane banyak belajar dari petani bagaimana cara berkebun sayur. Zidane yang memang menyukai pertanian berencana membeli beberapa hektar kebun yang nantinya akan ditanami sayuran yang berkualitas super untuk di ekspor dan dijual di Swalayan. Zidane juga ingin membeli kolam kolam ikan yang ada disana. Otak bisnis Zidane terus berputar untuk merealisasikan semuanya.
Sementara Cinta yang banyak mengobrol dengan para wanita dan remaja putri di Desa, ingin sekali mengajarkan mereka keterampilan membuat Kue, menjahit, menganyam dan juga keterampilan lain yang Cinta kuasai. Semua senang sekali akan rencana Cinta itu, bahkan para remaja putra pun ada sebagian yang ingin ikut belajar.
...*****...
Matahari semakin meninggi, Cinta dan Zidane pun pulang kerumah. Hari itu Cinta banyak membawa sayuran dan makanan, itu semua karena mereka sangat menyukai Cinta dan Zidane yang ramah.
'' Sering sering aja kak Zie ikut ke kebun.'' Ucap Cinta.
'' Soalnya kalau Kak Zie ikut ke Kebun, Cinta jadi hemat uang belanja. Sayuran banyak yang ngasih dan ini juga ada masakan dari para penggemar kak Zie. Ada semur jengkol, Gurame bakar, Tumis Kangkung dan ini apa yah Kak Zie'' Cinta begitu senang, namun ia heran dengan masakan yang terakhir dia buka.
'' Coba Liat? emang dari siapa?'' Tanya Zidane
'' Dari Kartini Kak. katanya khusus untuk kak Zie.'' jawab Cinta.
'' Huwaa...ini kan belalang Cinta, Iihhh'' Zidane tampak Jijik saat melihat belalang goreng dari Kartini.
'' Apa Kak ini belalang? Wahhh....jijik banget.'' Cinta kaget saat tau kalau itu belalang yang di goreng. Disingkirkannya agak jauh rantang berisi belalang itu.
'' Aneh ya..kok mereka tega yah ngegoreng belalang. Iihhh...buang aja deh Cinta'' Ujar Zidane.
'' Jangan kak, mending kita berikan sama yang mau.'' Ujar Cinta menolak.
__ADS_1
Akhirnya Cinta memberikan goreng belalang itu pada seorang pemulung tua yang memang menyukai belalang goreng.
...*****...
Pagi hari ditempat lain, Kiki dan Rani berangkat kerja bersama. Rani semalam menginap di Apartement Kiki dan Kiki semalam pula memadu Kasih dengan Rani yang kini menjadi Candunya.
'' Ran, Aku antar kamu ke kost An kamu dulu ya, kamu kan belum berganti pakaian, dan makasihnya Ran, semalam kamu luar biasa. Aku jadi tak ragu lagi menjadikanmu Istriku.'' Ujar Kiki.
'' Iya mas Kiki,'' Rani menunduk malu dan menyesal sudah melakukan lagi sebelum nikah. Namun ia pun tak bisa dipungkuri, Ia sangat menyukai Kiki meski Kiki belum menyukainya.
'' Mulai Sekarang kamu tinggal bersamaku ya Ran, Nanti Siang juga aku mau ijin untuk mengurus pernikahan Kita. Okay Ran?'' Ujar Kiki yang menyetir mobilnya. sementata Rani hanya diam saja.
'' Tinggal bersama mas Kiki, Itu artinya aku harus melayani mas Kiki setiap malam. Tapi kalau aku di Kost an, mas Kiki gak akan bertanggung jawab. Ya Tuhan, Ampuni dosa ku. berilah jalan yang terbaik untukku. Aku begitu Rapuh.'' Batin Rani yang berkecamuk karena nasibnya.
Rani tiba di rumah Kost annya dan segera ia berganti pakaian dan mengemasi semua pakaiannya serta peralatan lainnya. Ia masukan ke mobil Kiki kemudian Rani dan Kiki berangkat ke Pabrik bersama.
'' Mas, aku turun dipertigaan jalan saja. Biar aku jalan kaki ke Pabrik.'' Pinta Rani.
'' No Rani, kamu ikut aku sampai ke dalam Pabrik. Aku ingin semua tau kamu adalah pacarku dan Calon istriku.'' ujar Kiki tegas. Rani menghela nafas, Ia takut ada orang yang iri akan kedekatannya dengan Kiki.
'' Maaf Ran, aku terpaksa berpura pura mencintaimu. Aku cuma gak mau dijadikan pengganti Zidane untuk menikahi Dewi si perawan Tua itu. Aku lebih baik menikah denganmu dan lagipula kamu begitu menggairahkan Ran. Hehe'' Batin Kiki ber monolog.
Kiki memang berencana menikahi Rani karena Ia pernah diminta pak Zaelani untuk menggantikan Zidane menikahi Dewi. Kiki menolak dan memilih pergi, hingga akhirnya bertemu Rani.
Bersambung.
Happy Ied Mubarok teman teman Kak Rose...Mohon maaf lahir batin ya. semoga Kita semua sehat selalu.ππ
Terima Kasih atas dukungan Kalian. πΉβ€π
__ADS_1