Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 35


__ADS_3

...*****...


Rani merasa tak enak hati karena telah memperlihatkan foto Zidane dan seorang wanita. Rani pun segera pamit pulang dan ingin mengetahui langsung dari suaminya.


Sementara Cinta juga langsung pulang ke rumah barunya. Cinta meninggalkan Apartement pemberian Zidane seminggu yang lalu karena Emaknya ingin mempunyai taman dan kebun dibelakang rumah. Emak juga ingin menginjak tanah langsung katanya.


Cinta memarkirkan mobilnya, ia masuk kedalam rumah dengan gontai namun terlihat lemas. Emak Idah yang tau jika Cinta sedang ada masalah, Emak Idah pun membiarkan Cinta sendiri.


'' Assalamualaikum Mak,''


'' Waalaikumsalam Neng. tumben masih sore sudah pulang. Gimana tokonya rame?''


'' Lumayan rame mak hari ini, Cinta ke kamar dulu yah mak.'' Jawab Cinta yang kemudian masuk ke kamarnya.


Cinta langsung masuk ke kamar mandi membersihkan badannya, setelah memakai pakai ia pun merebahkan tubuhnya diatas kasur. Cinta tak pernah menyangka kalau Zidane sudah benar benar melupakannya, dengan jelas terlihat dalam foto yang Kiki kirim pada Rani kalau Zidane begitu mesra dengan wanita itu.


'' Sudah saatnya aku berhenti menunggu dan berharap, karena aku tau Cintaku tak mungkin terbalas. Semoga Kak Zidane berbahagia dengan pilihannya. Aku gak boleh bersedih, Jika dia bukan jodohku...Aku harus percaya jika Alloh akan menggantinya dengan jodoh yang lebih baik.'' Batin Cinta berbicara sendiri.

__ADS_1


...*****...


Rani tampak mondar mandir didalam kamarnya, Ia memikirkan Cinta yang begitu terkejut saat melihat Zidane dengan seorang wanita. Rani berbicara sendiri, tanpa tau kalau Kiki sudah berada didekatnya.


'' Haduhh...bagaimana ini? Aku takut Cinta sakit hati dan sakit badan. atau mungkin putus asa. Ya Alloh...aku jadi merasa bersalah ini.'' Ujar Rani bermonolog. Kiki hanya memperhatikan tingkah Rani.


grepp...


'' Kamu kenapa sayang? Dari tadi mondar mandir sendiri. berbicara sendiri. Untubg didalam kamar, kalau diluar mungkin kamu sudah disangka ODGJ sayang.'' Ujar Kiki yang sudah memeluk Rani dari belakang.


'' ODGJ itu apa Mas?'' tanya Rani yang memang baru mendengar singkatan itu.


'' Haa...Mas ngatain Rani gila?'' Rani tiba tiba protes. Kini Rani berbalik menghadap Kiki


'' Ya engga sayang, tadikan aku cuma mengatakan kalau saja kamu diluaran. Sudah...sudah...aku minta maaf jika salah berucap. Oh ya sayang, kenapa tadi begitu?'' Tanya Kiki yang memeluk Rani.


'' Tadi Cinta melihat foto yang Mas kirim dan Cinta nampak terkejut. Aku khawatir Cinta sedih, karena selama ini ia selalu menunggu kak Zidane menemuinya. Apa mas tadi menyapa kak Zidane?'' ujar Rani sambil menatap Kiki.

__ADS_1


'' Tidak, aku kan sedang meeting sayang. Masalah Cinta...Aku yakin Cinta orangnya kuat dan dia bisa menerima semua kenyataan. Kita berdoa saja semoga Cinta mendapatkan kebahagiaan. Oh ya sayang, Kiran putri kita Mana?'' Kiki menenangkan hati Rani, Lalu Kiki bertanya keberadaan putrinya yang sangat ia sayangi.


'' Kiran sedang diajak jalan jalan Mamah Sarah, katanya Mamah kangen ingin bermain sama Kiran.'' Jawab Cinta.


'' Emang mamah mau menginap disini?'' Tanya Kiki yang hanya dibalas anggukan oleh Rani. Kiki tersenyum bahagia, Namun rasa tak bisa mengartikan Arti senyuman Kiki.


'' Kenapa Mas tersenyum begitu?''


'' Aku senang, malam ini kita bikin adik lagi buat Kiran. Biar Mama yang jagain Kiran. Hehe'' jawab Kiki.


'' Ya Alloh mas, aku ini. fikirannya itu terus. Sudah sekarang kamu mandi, ganti baju. Aku mau ...'' Rani yang faham maksud Kiki segera mengalihkan pembicaraan. Namun Kiki malah menggendong Rani dan membawanya ke Kamar Mandi untuk mandi. Rani sangat terkejut, Namun ia juga bahagia mempunyai suami yang sangat romantis seperti Kiki.


...*****...


Ditempat lain, seorang wanita setengah sedang berbicara dengan seorang pria muda. Wanita itu tampak serius mendengarkan semua perkataan pria itu, hingga Wanita itu tertawa begitu keras karena senang.


'' Haha...Akhirnya, tua bangka itu mati. dan...semua hartanya menjadi milikku. Untuk anak pungut itu...secepatnya aku akan menyingkirkannya. Anak tak berguna, tak bisa mendapatkan lelaki kaya. Hahaha...Aku akan rayakan dengan pacar aku di Club.'' Ujar wanita itu.

__ADS_1


Pria muda pergi dari hadapan wanita tua itu, tampak seringai pengkhianatan di raut wajah pria itu.


'' Kamu boleh merasa menang nyonya, tapi nanti kamu lihat kejutan apa yang akan aku buat.'' gumam pria itu.


__ADS_2