
...*****...
Setelah Aldi dan Jerry pergi, Kiki mulai berbicara menyapa Zidane. Kiki sebagai Adik berusaha mengalahkan egonya, Apalagi Kiki tau Zidane menikah dengar orang lain.
'' Bagaimana Kabar Papa?'' Tanya Kiki pada Zidane.
'' Alhamdulillah baik, bagaimana kabar keluargamu? Aku dengar kamu sudah menikah dan mempunyai anak. Benarkah?'' Zidane menjawab kemudian balik bertanya.
''Iya, aku menikah dengan sahabat dari Cinta dan Aku sudah mempunyai seorang putri. Kamu sendiri kenapa tidak menikah dengan Cinta? bukankah kalian saling mencintai?'' Ujar Kiki sedikit sinis.
'' Aku terpaksa menikah dengan syahira, tapi meski begitu...aku akan berusaha membahagiakan istriku saat ini. Apalagi sekarang istriku sedang mengandung anak kami.'' Ucap Zidane.
'' Selamat kalau begitu, Aku harap kamu tetap setia pada istrimu. Begitu pun aku, aku tak ingin anakku seperti Aku, kurang kasih sayang Papah karena keegoisan Papahnya yang lebih menyayangi anaknya yang lain. Aku berjanji akan setia pada istriku dan sayang para anakku.'' Sindir Kiki, hatinya begitu sakit karena tak diakui didepan umum kalau dia juga anak dari Zaelani Akbar, Orang kaya dan sukses.
'' Kiki...maafkan Aku, Aku kira hanya aku anak satu satunya Abi. Kalau aku tau dari dulu, Aku sangat senang sekali mempunyai saudara. Rasanya aku kesepian sebagai Anak tunggal. Apalagi mereka selalu sibuk. Kiki...mulai sekarang...bisakah kamu memanggilku Kakak.'' Ujar Zidane dengan mata yang sedikit berkaca kaca.
__ADS_1
Kiki masih terdiam mendengar pengakuan dan permintaan maaf Zidane. Kiki tak menyangka Zidane akan meminta maaf duluan. Tanpa sadar Kiki merasa ingin menangis dan Kiki pun Reflek memeluk Zidane.
'' Kakak, Maafkan aku... Terimakasih Kamu Sudah menganggap aku adik.'' Ujar Kiki sambil sedikit terisak.
'' Iya De, Maafkan Kakak juga yah. selama ini membiarkan kamu jauh. Sekarang...aku harap selamanya kita saling menyayangi yah.'' Zidane pun menangis. Untung saja merek di ruang VVIP, kalau di tempat umum mungkin menjadi bahan tontonan dan langsung jadi tranding topik di semua media.
Sementara dari balik tembok, tampak kedua Asisten mereka mengintip. Jerry dan Aldi tampak terharu menyaksikan akhir perselisihan antara dua saudara. Jerry sampai merekam momen haru tersebut lalu mengirimkannya ke Cinta.
'' Akhirnya...Kiki dan Bos Zie bisa akur seperti ini. Aku sangat terharu Je.'' Ucap Aldi dengan mata yang berkaca kaca.
'' Hilih...kamu kira ini jaman kerajaan Mulawarman bikin prasasti. gak sekalian kita bikinkah patung mereka berdua.'' timpal Aldi.
'' Betul juga, Ah gak perlu...kebanyakan budget. mending uangnya buat kita modal Nikah Al.'' protes Jerry.
'' Benar juga.'' Aldi menyetujui. Jerry hanya mengerlingkan sinis.
__ADS_1
Setelah berduanya saling meminta maaf dan berdamai. Zidane dan Kiki tampak tertawa setelah mereka berdua menangis bahagia. Aldi dan Jerry datang bersamaan, Zidane dan Kiki tampak pura pura diam. Aldi yang memang sedikit cerewet malah membuat Zidane dan Kiki malu karena ketahuan sudah berdamai.
'' Hilih...pake diem dieman segala, Udah gk usah kura kura dalam perahu bos. Kita dah tau kalian sudah berdamai kok'' ujar Aldi. Jerry menatap tajam Aldi, namun Aldi tetap aja gak mengerti kode dari Jerry.
'' Hmm...Aldi, besok kamu ambil ke Hrd yah surat PHK kamu. Kamu dah lancang sama bos.'' ujar Kiki dengan muka pura pura marah pada, Aldi pun jadi sedikit ketakutan.
'' Ya Bos jangan gitu dong..'' protes Aldi.
Kiki masih pura pura marah.
'' Kamu juga Jerry...besok kemasin.barang barang kamu.'' Zidane jadi ikutan mengerjai Asistennya. Zidane juga pura pura marah.
'' Ya...kok Aku jadi juga dipecat Bos??'' Jerry juga protes.
Aldi dan Jerry tampak sedih karena dipecat bosnya. Kiki dan Zidane pun tak kuat untuk menahan tawanya. Aldi dan Jerry mendengus kesal melihat keisengan kedua bos nya.
__ADS_1
Ditempat lain, Cinta yang mendapat pesan dari Jerry ikut terharu saat melihat Video perdamaian Zidane dan Kiki. Tanpa terasa Cinta ikut menangis.