Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 11


__ADS_3

...*****...


Kiki tampak duduk bersantai di sebuah Club Favoritnya. Kiki sedang memikirkan bagaimana agar Cinta mau menjadi wanitanya. Kiki yakin Cinta masih polos dan itu sangat ia sukai. Kiki meminum minuman beralkohol yang ada didepannya. Kiki di Pabrik berbanding terbalik dengan Kiki yang sekarang ada didalam Club.


'' Cinta...aku harus mendapat Cinta dengan cara apapun. hee... Aku ingin Cinta..hahaha'' Racau Kiki yang sedikit mabuk.


Aldi Sahabatnya lalu membawa Kiki pulang ke Rumah pribadi Kiki yang tak jauh dari Club. Sudah setahun ini Kiki tidak tinggal bersama ibunya, Ia memilih tinggal sendiri karena ingin bebas. Aldi membuka pintu rumah Kiki, membawa Kiki ke kamarnya dan membaringkan Kiki diatas tempat tidur. Aldi pun terpaksa menginap dan tidur di ruang tamu untuk menjaga Kiki. Aldi bersahabat dengan Kiki dari sejak SMP, Kiki menjadikan Aldi Sahabat karena Aldi yang pandai Bela diri selalu melindungi dan menyelamatkan Kiki yang selalu di Bully.


Ditempat lain, Cinta baru saja selesai shalat Isya. Cinta lalu mendekati emaknya yang sedang asyik menonton sinetron kesukaannya. Terlihat ekspresi emak yang kadang gemas, kadang tertawa atau kadang sedih saat menontonnya.


'' Ih sebel pisan ke Si Elisa teh, kerja ya ngejahatin si Dinda wae. eeuuhh...jadi pengen mentung pake centong da.'' Emak bicara sendiri dengan penuh emosi karena peran utama di sinetron itu selalu teraniaya.


'' Serius bener mak nonton sinetronnya, dah sampe mana emang?'' tanya Cinta menyapa emak Idah.


'' Ah sebel, dari kemarin peran utamanya tersiksa wae neng. tapi gimana atuh, yang bagus cuma ini aja. nomer yang lain mah pada jelek. gambarnya semut semua neng'' Keluh emak yang ingin punya televisi bisa berbagai channel.


'' Nanti ya mak, Cinta gajian beli TV baru yang bisa ditaruh di tembok kayak punya bu Hajjah Rina'' ucap Cinta menyenangkan emak yang sangat suka menonton sinetron.

__ADS_1


'' Iya Neng makasih, kumpulin aja uangnya buat daftar kuliah. kalau TV mah biarin aja, ini juga masih ada gambarnya'' Ujar Mak Idah yang tak ingin menjadi beban buat Cinta.


Cinta duduk disamping emak Idah, menyandarkan kepalanya dibahu emak dan memeluk Emak dari samping. Mak Idah berusaha menahan air matanya, Ia sedih melihat Cinta yang dibawa susah oleh dirinya.


'' Emak...maafkan Cinta yah, belum bisa membahagiakan emak. Cinta banyak menyusahkan emak selama ini''


'' Neng...justru emak yang harusnya minta maaf, karena emak membawa Neng dalam kesusahan. Maafin emak Neng'' ucap emak seraya membelai belai punggung Cinta. Emak sangat menyayangi Cinta, meski emak bukan ibu kandung Cinta.


'' Maaf neng, emak belum bisa memberi tahu siapa orang tua Neng sebenarnya. Karena emak janji pada Almarhumah ibu Neng merahasiakan semua ini. Maafin '' Batin emak Idah saat melihat betapa sayangnya Cinta pada dirinya.


...*****...


'' Akhirnya anakku akan bertunangan dan menikah dengan Anak Zaelani akbar yang kaya raya itu. Hahahaha ..'' Ujar Bu Vina berbicara sendiri sambil tertawa senang.


'' Sekarang gak ada lagi yang menghalangi aku untuk menguras habis harta Zaelani dan Wahyu. Dasar Wahyu bodoh, kamu kira aku tak tau kamu punya anak hasil hubungan gelapmu dengan pelayan Rumah makan itu? tapi semua telah aku singkirkan. pasti Jeni dan bayi dalam kandungannya telah mati '' Ucap Bu Vina dengan muka kejamnya.


Bersambung.

__ADS_1


Bonus Visual versi Author Halu.



...Zidane Zaelani Akbar...



...Kiki Reski Zaelani...



...Cinta Mentari...



...Dewi Astria...

__ADS_1


Sekian dari Author halu...Mohon dukungannya...Terimakasih πŸ™πŸ™


__ADS_2