Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 37


__ADS_3

...*****...


Cinta menyuruh Salman menjadi mata mata bu Vina. Jika Salman tak menuruti perintahnya, maka Cinta akan mengurung Salman dibawah tanah atau penjara kepolisian karena sudah mencelakakan Bapaknya Pak Wahyu. Berkat bantuan Jerry lah Salman segera ditemukan.


Jerry memang selalu menjaga Cinta selafi Zidane pergi, dan Jerry selalu memberi laporan tentang Cinta pada Zidane. Saking setianya pada Zidane, Jerry sampai tak ada waktu untuk mencari jodoh.


Siang itu Salman pergi ke rumah Vina melaporkan tugasnya, Namun ia sebenarnya hanya bersandiwara memihak Bu Vina. Ia akan membantu Cinta dan menjebloskan Bu Vina ke Penjara. Setelah dari rumah Bu Vina, Salman menemui Cinta di Toko Kue Cinta. Disana sudah ada Jerry yang sedang memantau Salman dari kamera tersembunyi yang Jerry pasang tanpa sepengetahuan Salman.


'' Selamat Siang Nona Cinta dan Mas Jerry. Aku sudah lakukan tugasku, sekarang bolehkah aku pulang untuk bertemu Istri dan Anakku. Aku janji gak akan berkhianat pada Nona.'' Ucap Salman melaporkan apa yang dia lakukan lalu ia meminta ijin melihat keluarganya.


'' Selamat Siang, Aku ijinkan kamu pulang. Jika kamu berusaha kabur, maka Aku akan serahkan video kamu menabrak Pak Wahyu dan pengakuan kamu yang melakukannya.'' Ujar Cinta dengan tatapan tajam, Jerry yang melihat ekspresi wajah Cinta mendadak bergidik takut.


Cinta yang sekarang lebih berani dan percaya diri, itu semua berkat Jerry yang selalu menasihati dan mendukung Cinta. Apalagi Cinta kini tau siapa dia sebenarnya, Maka ia akan siap melawan siapa saja yang hendak menghancurkan keluarganya.


'' Aku ingat nona, Aku janji akan patuh dengan Nona Cinta.hm.... bolehkah saya pergi sekarang Nona?'' Pinta Salman dengan penuh harap.


'' Iya...kamu boleh pergi. dan kamu boleh bawa satu kotak kue untuk keluargamu. Dan aku ucapkan terima kasih kerjasamanya hari ini.'' ucap Cinta dengan dingin.

__ADS_1


Salman berbinar senang, ternyata Cinta sangat baik. Ia benar benar menyesal sudah berbuat jahat pada orang. Dalam hati Salman berjanji akan selalu berbuat baik dan tak akan mengulangi perbuatan jahat lagi. Ia takut anak-anaknya menjadi penjahat jika ia menafkahi dari hasil kejahatan.


Di sudut Toko Kue Cinta, didalam ruangan khusus Cinta beristirahat. Cinta sedang menghitung pemasukan dan pengeluaran dari semua toko Kuenya. Jerry masih berada disitu karena setelah Salman pergi dirinya merasa mengantuk. Jerry pun menumpang tidur di kamar tidur di kantor Cinta. Jerry tertidur nyenya di sofa lipat yang ada disana, Cinta melihat wajah Jery yang biasa dingin begitu tenang dan menggemaskan ketika tertidur.


'' Mas Jerry kalau di liat liat ganteng juga yah. Tapi sayangnya dia dingin sedingin batu es.hehe...siapa yah perempuan yang mas Jerry sukai? kok mas Jerry gak pernah terlihat membawa perempuan.'' fikir Cinta sambil memandang Jerry dari meja kerjanya.


Sambil terus melamun, tiba tiba seekor kecoa mengagetkan Cinta. Cinta berteriak hingga Jerry terbangun dan menghampiri Cinta.


'' Aaarrgghh...ihhh...jijik banget ..hus...hus...hus...'' Teriak Cinta.


'' Euh...kamu kenapa Cin sampe teriak begitu?'' Tanya Jerry. Cinta malah memeluk Jerry karena ketakutan.


'' Cinta jijik ada kecoa. ayo kak Je Usir.'' pinta Cinta dengan mata terpejam tak mau melihat kecoa


''Eh .iya...tuh li-lihat kecoanya dah pergi.'' jawab Jerry dengan sedikit gugup.


'' Benarkah?'' Cinta kini membuka mata dilihatnya wajah Jerry yang begitu dekat. begitu tampan dan Imut meski Usianya hampir kepala tiga.

__ADS_1


'' Hmm..'' Jerry hanya berdehem sambil menganggukaan kepala.


Jerry sangat gugup saat beradu pandang dengan Cinta, apalagi posisi mereka sangat dekat. Seakan tertarik magnet Cinta dan Jerry saling mendekatkan bibir mereka, Namun...tiba tiba suara deheman seseorang membuyarkan semuanya. Jerry dan Cinta tersentak kaget dan segera melepas pelukan mereka. Mereka berdua sangat malu sekali saat itu.


''Eheemmm... ''Kiki mendehem.


Rani dan Kiki datang keruangan Cinta. Rupanya Cinta lupa mengunci, Rani juga Kiki sengaja menggagalkan acara kiss kiss an Cinta dan Jerry.


'' Hmm...kalian sejak kapan ada disitu?'' Tanya Cinta yang sedikit kikuk menahan malu.


'' Sejak kapan ya sayang? mungkin sejak kalian akan....'' Jawab Kiki, namun terhenti berbicara saat mulut Kiki ditutup oleh istrinya Rani.


'' Sayang...Kamu jangan bikin mereka berdua malu. Udah diam. Harusnya Kita jangan mengagetkan mereka. Jadi buyarkan acaranya.'' Ujar Rani yang membuat Cinta dan Jerry semakin malu.


'' Ya Tuhan...ingin rasanya masuk kantong doraemon kalau kayak gini. Rasanya sakit dipermalukan. lebih sakit dari tendangan musuh ini mah.'' Batin Jerry.


'' Hehehe...sepertinya anak buah Zidane ini malu sekali. Akhirnya aku bisa buat dia kalah.'' Fikir Kiki dengan senyum smirk.

__ADS_1


'' Kalian berdua menyebalkan.'' Rajuk Cinta yang kemudian duduk di bangku kerjanya. Sementara Jerry pamit pergi.


__ADS_2