
...*****...
Malam itu, Cinta pulang seorang diri. Jalanan malam itu terbilang lebih sepi dari biasanya, Cinta yang saat itu menyetir seorang diri merasa ada mobil yang mengikutinya dari belakang. Saat tiba dijalan sepi, mobil itu mendahului mobil Cinta dan menghalanginya. Cinta berhentikan mobilnya mendadak, dengan rasa takut ia mencoba tenang.
Beberapa pria berbadan kekar keluar dari mobil didepan Cinta dan menggedor gedor pintu mobil Cinta. Cinta gemetar, dan Ia pun mencoba menghubungi Indra. Tapi Indra tak dapat dihubungi. Karena terdesak, Cintapun keluar. Dengan kemampuan bela diri yang diajarkan oleh Jerry, Cinta mencoba melawan pria pria yang menghadangnya.
'' Punya Nyali juga ni cewek. Ayo lawan kami.'' ujar salah satu pria itu sinis.
'' Kamu fikir aku takut, Beraninya melawan wanita. Ayo....Kyyaaaaa...ssstttt...'' ujar Cinta dengan berani.
'' Aaahhhn...sshhitt..''
Bugghh....bugghh...buggh...Satu persatu pria itu tumbang oleh Cinta. Mereka pun lari masuk mobil dan melarikan diri. tak lupa Cinta pun menghapal plat mobil orang yang telah menyerangnya.
'' Sshhiit...sakit banget...tapi Alhamdulillah, berkat ilmu bela diri dari Kak Jerry aku bisa mengalahkan mereka semua. Sebenarnya siapa mereka semua? mungkinkah ada seseorang yang menyuruh mereka.'' Cinta berbicara sendiri, Ia menahan sakit ditangannya karena beberapa kali terkena pukulan. Cinta meringis, Ia masuk ke mobilnya dan kembali meneruskan perjalanan pulang ke rumahnya.
...*****...
Cinta sampai di rumahnya, Terlihat Ayahnya sedang duduk berbincang dengan emak Idah ibu angkat Cinta. Cinta tampak Amburadul, Jalannya pun sedikit sempoyongan menahan sakit.
__ADS_1
'' As-salamu'alaikum Ayah, emak.euuhh'' Cinta mengucap salam sambil meringis sakit.
'' Waalaikumsalam Nak. kamu kenapa?. kok bnyak memar tanganmu ?'' ujar Pak Wahyu.
'' Cin-cinta gak ap-pa apa Yah'' Kilah Cinta.
'' Jangan bohong Nak, sepertinya kamu abis berkelahi yah. Sama siapa?'' Tanya pak Wahyu penasaran.
'' Sudahlah ayah, Cinta tidak apa apa kok. Cinta permisi ke kamar dulu.'' Cinta pun berjalan hendak ke kamarnya di lantai 2. Namun baru berjalan beberapa langkah, Cinta terhuyung dan Jatuh pingsan.
Bruugghhh...
'' Cintaaaa..!! '' Teriak Mak Idah dan pak Wahyu bersamaan. segera mereka menghampiri Cinta.
'' Cinta, apa yang terjadi padamu Nak, tanganmu terluka dan sekarang kamu pingsan. Nak...bangun Nak'' Pak Wahyu panik.
'' Pak Wahyu, Cepat hubungi Dokter atau kita bawa Cinta ke klinik.'' ujar Mak Idah.
'' Kita panggil dokter. kita Angkat Cinta ke kamar aja.''
__ADS_1
'' Baiklah, cepat telepon dokternya pak. Tapi ini berat sekali. kita panggil para ART saja.'' Ucap mak Idah.
Pak Wahyu menelpon dokter, Mak Idah menyalakan alarm memanggil seluruh ART dirumah itu. Tak lama mereka berkumpul
lalu membantu mengangkat Cinta yang sedang pingsan ke Kamar tamu yang berada dilantai bawah.
Setelah beberapa menit, dokter pun tiba dan langsung memeriksa Cinta. Tak luoa Dokter juga mengobati luka luka yang ada ditubuh Cinta.
'' Bagaimana keadaan anak saya Dokter?'' Tanya pak Wahyu cemas.
'' Dia hanya kelelahan. seperti putri bapak habis berkelahi. banyak sekali memar dan luka di tangannya. Dan bahu anak bapak terkena pukulan sepertinya.'' jawab Dokter Silvia.
'' Luka bekas berkelahi? berarti benar dugaan saya, dia sepertinya abis berkelahi. Siapa orang yang berani menyakiti anak saya?kurang ajar...Aku harus membalas perbuatan mereka.'' batin pak Wahyu.
'' Kapan anak saya bisa sadar dok? Apa lukanya parah?'' Tanya pak Wahyu sedikit cemas
'' Anak bapak sedang tidur sekarang. lukanya lumayan banyak. Nanti saya kasih resep yah pak.'' Jawab Dokter dengan ramah. Ia pun menulis resep obat di kertas kecil, lalu memberikannya pada pak Wahyu.
... *****...
__ADS_1
Ditempat lain...
seorang wanita paruh baya terlihat kesal karena sudah gagal mencelakai Cinta. Ia adalah Vina, Ibu tiri Cinta yang melarikan diri dari penjara.