
...*****...
Dalam ruangan petak kecil, Dewi yang kini bekerja pada Mamih Hima sedang memikirkan cara agar terbebas dari Hima sang Mucikari teman ibu angkatnya Vina.
Tok tok tok... Suara ketukan pintu kamar Dewi terdengar keras. Dewi segera bangun dari posisinya yang sedang duduk di dekat jendela untuk membuka pintu. Ternyata yang datang adalah mamih Hima.
'' Lama sekali kamu membukanya, Cepat kamu dandan dan temui pelangganmu di Hotel ini. Jika kamu berani kabur, aku pastikan kamu akan menyesalinya.'' Ancam Hima pada Dewi.
Dewi hanya diam, ia tak berani melawan Hima karena Hima selalu membawa dua orang pengawalnya kemanapun dia pergi. Jika ada yang berani melawan, kedua pengawalnya tak segan segan akan menyiksanya. Dewi segera membersihkan diri dan berdandan, sekitar. setengah jam Dewi sudah terlihat rapi dan Cantik. Ia pun diantar salah satu pengawal Hima, Hima tidak mau sampai Dewi kabur karena Dewi primadona di club malam plus plus miliknya.
Dewi sampai di Hotel yang dituju. Ia meminta pengawal Hima agar menunggunya di Lobi. pengawal itu pun menyetujui karena memang ia tak bisa masuk. Dewi masuk kamar nomer 6, kebetulan pintu kamarnya tidak terkunci. Dewi melihat tak ada orang yang didalam kamar itu, namun ia mendengar suara gemerincik air dari dalam kamar mandi. Dewi menunggu di sofa yang berada didalam kamar hotel, Tak lama keluar seorang pria tampan dari dalam kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang dililitkan kepinggangnya.
Seketika Dewi tercengang, ia baru melihat lelaki yang begitu tampan dengan tubuh begitu atletis. biasanya tamu yang ia layani tua dan bahkan tidak tampan. sementara pria tampan yang itu mengernyit heran karena ada perempuan cantik berbaju begitu seksi didalam kamarnya.
__ADS_1
'' Maaf...anda siapa yah? kenapa bisa masuk ke kamar saya?'' tanya pria itu yang ternyata Indra sang pemilik Hotel.
'' Pintu anda tak dikunci, bukankah anda yang memesan saya untuk melayani Anda tuan?'' Ujar Dewi yang tak malu mengakui dirinya wanita panggilan.
'' Tidak, saya tak pernah memesan seorang wanita untuk melayani saya. Mungkin anda salah kamar Nona, memang anda disuruh ke kamar berapa?'' Tanya Indra yang kini duduk disamping Dewi namun belum memakai pakaian. Dewi yang berada disamping Indra seketika merasa gugup, wajah Dewi memerah menahan gugupnya.
'' Hmm..kamar no 6 Tuan dan karena ini kamar no 6 saya langsung masuk karena pintunya tidak terkunci.'' jawab Dewi jujur.
'' Tapi didepan tertulia No 6.'' ujar Dewi.
'' Oh...itu Rusak, jadi Angkanya terbalik. Hmm...siapa namamu Nona?'' tanya Indra.
'' Dewi Tuan, ehh...kalau begitu saya permisi Tuan, saya harus bekerja.'' ujar Dewi yang sudah berdiri hendak pergi. Ia malu sudah salah masuk kamar.
__ADS_1
'' Tunggu Nona...'' panggil Indra saat Dewi beranjak pergi.
'' Ia Tuan ada apa?'' Dewi menghentikan langkahnya.
'' Kenapa Nona lakukan pekerjaan seperti itu, Tidakkah Nona tau jika pekerjaan yang Nona lakukan itu sangat berdosa dan beresiko untuk diri Nona.'' Ujar Indra yang merasa miris dengan pekerjaan Dewi.
'' Jika saya boleh memilih...saya pun tak ingin pekerjaan ini Tuan, Namun saya tak bisa melawan Nasib hidup saya yang seperti ini. Saya hanya berharap ada seseorang yang membebaskan saya dari semua ini. Permisi Tuan, Saya harus pergi.'' Dewi pun keluar kamar Indra dan masuk ke kamar nomor 6 Depan kamar Indra.
Indra masih mencerna semua perkataan Dewi, Tak lama ia pun faham dengan yang diucapkan Dewi. Ternyata Dewi pun tak ingin melakukan pekerjaan itu. Indra segera berpakai Rapi dan akan menyelamatkan Dewi. Entah kenapa ia merasa kasihan pada Dewi.
'' Aku harus selamatkan Nona tadi sebelum ia melayani Tamunya. Sial...kenapa hotelku jadi tempat transaksi mesum? Aku harus menghentikannya. Oke...aku minta bantuan polisi saja untuk Razia. Dengan begitu aku bisa selamatkan Nona tadi.'' Batin Indra bermonolog.
Indra pun langsung menelpon polisi dan tak lama polisi datang untuk merazia hotel milik Indra. Dewi ikut terciduk, Namun Indra berbicara pada Polisi agar Dewi dibebaskan dan diijinkan ikut bersamanya. Sementara...buntut dari Razia tersebut, Hima dan para pengawalnya di Tangkap polisi karena kasus perdagangan manusia dan ekploitasi.
__ADS_1