Cinta Dan CEO

Cinta Dan CEO
Chapter 60


__ADS_3

...*****...


Pagi pagi sekali Cinta pergi menemui Salman di markas yang baru dia punya sehari yang lalu. Cinta pergi tanpa sepengetahuan Dewi, bagaimana pun ia masih tetap waspada pada Dewi.


Cinta duduk dikursi kerjanya, Ia mengotak atik komputer dihadapannya. Ia mulai meretas perusahaan milik Bapaknya pak Wahyu yang sekarang akan dilelang Vina. Ia ingin melihat reaksi Vina yang mempunyai Perusahaan yang statusnya bangkrut. Ia yakin tak ada yang mau membeli perusahaan itu, maka disaat itu ia akan berpura pura menolong Vina.


Salman datang ke markas dengan penyamaran, ia tak ingin ketahuan oleh anak buah Vina yang lain. Bagaimana pun Salman lebih memilih bekerjasama dengan Cinta daripada Vina.


Tok...tok..tok.. Salman mengetuk Pintu.


'' Masuk.'' Ujar Cinta.


'' Pagi Nona Cinta,'' Sapa Salman.


'' Pagi juga Kak, bagaimana ? kakak sudah kumpulkan semua bukti bukti kejahatan Vina? '' Tanya Cinta.

__ADS_1


'' Ini Nona.'' Salman memberikan beberapa lembar dokumen juga 1 buah memory card. Segera Cinta memeriksa laporan Salman. Cinta sesegera mungkin mencopy semuanya dan rencana akan membuat laporan kejahatan Vina hari itu ke kepolisian tanpa sepengetahuan Bapaknya dan Dewi.


'' Bagus, Kerja yang bagus kak. Cinta sudah kirim 100 juta ke rekening kakak. Tetaplah menjadi bayangan. Kedepannya Cinta butuh kakak untuk menyingkirkan orang orang yang berusaha menghancurkan bisnis Cinta. Oh ya Kak, jan berapa acara lelangnya? '' Ujar Cinta.


'' Jam 10 Nona, sekarang baru jam 6. kita ada waktu 4 jam lagi. Apa yang akan Nona lakukan untuknya.'' Tanya Salman.


'' Kita lihat saja nanti Kak, aku sudah siapkan untuknya. hee...'' jawab Cinta sambil tersenyum smirk.


Salman hanya mengangguk tak berani bertanya lagi. Salman bisa mengerti apa saja yang akan Cinta lakukan. Salman pun kemudian pergi.


Cinta mengendarai mobilnya ke Kantor polisi, ia serahkan bukti bukti kejahatan Vina. Cinta pun meminta polisi agar ikut dalam rencananya menjebak Vina di acara pelelangan nanti.


'' Nona Cinta, terima kasih atas semua laporan yang Nona berikan. Kejahatan yang dilakukan Ibu Vina ini sangat meresahkan. apalagi dengan pemalsuan dokumen dokumen yang dia lakukan.'' Ujar Pak Polisi.


'' Iya Pak, Mohon bantuannya dan kerjasamanya.'' ujar Cinta.

__ADS_1


'' Siap Nona, kami akan siapkan anggota kami untuk mengawal Nona dan melakukan penangkapan terhadap nyonya Vina.'' Sambung pak Polisi


'' Terimakasih Pak, kalau begitu Saya akan bersiap untuk ke acara pelelangan. Permisi pak Polisi. Selamat Pagi.'' ucap Cinta pamit pergi.


...*****...


Vina berdandan untuk menghadiri acara lelang, Ia sudah tidak sabar mendapatkan uang dari hasil lelang perusahaan milik pak Wahyu. Vina berencana akan pergi keluar Negeri bersama pacar barunya.


'' Akhirnya, sebentar lagi aku akan menjadi orang kaya. Aku akan menikah dengan Gio dan menetap diluar Negeri. Haahh...lega rasanya sudah menyingkirkan si Tua wahyu itu dan anak angkatnya. Ternyata aku masih cantik, buktinya Gio yang masih berumur dua puluh lima tahun masih mau padaku..hahaha.''Vina berbicara sendiri sambil bercermin.


Vina sampai lupa usia kalau dia sudah hampir kepala lima. Ia mempunyai pacar bernama Gio yang berumur dua puluh lima tahun. Vina tidak sadar kalau dirinya hanya dimanfaatkan oleh Gio.


Selesai berdandan, Vina dijemput oleh Gio untuk pergi ke Acara lelang. Vina menggelayut manja pada Gio, dan Gio pun bersandiwara memberikan perhatian pada Vina. Salman yang saat itu menyetir mobil Vina, merasa muak dengan sepasang kekasih lupa usia itu.


...*****...

__ADS_1


__ADS_2