Cinta Dan Obsesi

Cinta Dan Obsesi
bab 12


__ADS_3

sore itu di kediaman Mahesa askara William terlihat sebuah mobil mewah sedang menunggu pemilik nya untuk segera melaju.


Tak lama muncul sosok gadis mengenakan dress selutut berwarna navy dengan rambut yang diikat nya sembarangan dan terlihat anak rambut yang begitu banyak berjatuhan membuatnya tampak lebih cantik. Saera pun langsung masuk ke dalam mobil dan menuju ke butik yang ditunjuk oleh sang penguasa tuan askara. Mobil tersebut pun segera melaju meninggalkan rumah mewah tersebut.


Melewati jalan yang lumayan macet, karena mengingat itu adalah waktunya pulang kerja orang kantoran. Saera mengingat tuan Aska yang juga pasti telah selesai dengan kerjaannya dan akan segera pulang ke rumah, atau mungkin saja menyusul nya ke butik.


dan 30 menit berlalu hingga mobil nya pun sampai ke butik tersebut.


Langsung saja Saera berlalu dari mobil dan masuk ke butik tersebut yang telah ditunggui kedatangannya oleh sang manager karena sebelumnya telah di beritahu oleh asisten Aska untuk mengosongkan ruang VIP karena istri tuan Aska akan menggunakannya.


Tentu saja disambut antusias oleh manager butik tersebut lantaran ini kedua kalinya mereka bertemu dan sang manager ingin mengenal lebih dekat dengan istri tuan Aska tersebut.


Langsung saja sang manager membukakan pintu ruang VIP mempersilahkan saera untuk masuk yang dibalas oleh senyum canggung Saera karena mendapat perlakuan istimewa seperti itu.


" Tolong siapkan teh untuk nona muda " titah manager pada seorang pegawai yang menunggu kedatangan mereka dalam rauangan tersebut.


" silahkan duduk nona muda "

__ADS_1


" Jangan panggil aku nona muda, panggil saja namaku. sepertinya aku lebih muda darimu. Tidak perlu terlalu formal " Saera tidak nyaman dengan perlakuan seperti itu


" Tidak masalah nona. Lancang sekali saya jika memanggil mu dengan namamu, anda adalah istri tuan Aska. saya bisa saja kehilangan pekerjaan saya jika tuan Aska mendengarnya." tolak manager itu sembari menunduk hormat pada Saera


Bukan pada Saera, tapi lebih tepatnya pada istri sang tuan muda Askara William .


" tidak apa - apa , aku tidak masalah dengan orang yang memanggil namaku, lagipula tuan Aska juga tidak disini, dia tidak akan mendengarnya."


" Baiklah nona, kalau anda memaksa, saya akan memanggil namamu dengan nyaman" jawab sang manager dengan ragu karena tidak ingin berdebat terlalu lama lagi.


"Saera, namaku Saera. Aku memaksa mu untuk memanggil mu dengan nama" memandang serius pada sang manager dan membuat manager tersebut takut lantaran dia berpikir telah membuat Nona muda itu marah.


"maafkan saya Nona Saera". sembari menunduk lalu diapun ikut duduk di sofa berhadapan dengan Saera dan sang pegawai datang membawakan secangkir teh untuk dinikmati.


" Silahkan nona" kata pegawai tersebut mempersilahkan dengan sopan


" Terimakasih" jawab Saera menyambut cangkir yang akan ditaruh di meja di depannya sembari tersenyum ramah membuat sang manager menatap kagum atas tindakan Saera.

__ADS_1


sang manager berpikir karena Saera telah menjadi istri seorang pengusaha besar membuat sikap nya sombong dan angkuh seperti pelanggan VIP lainnya uang juga sering dia layani.


" Saera gaya seperti apa yang mau kamu pakai " tanya sang manager dengan bahasa yang informal membuat Saera tersenyum tulus karena manager mengindahkan permintaan nya.


Saera bingung harus memilih, karena dia sama sekali tidak tahu gaya yang tren saat ini dan baju apa yang sesuai untuk di pakai acara makan malam. Hingga dia memutuskan untuk meminta sang manager membantu memilihkan untuknya.


" aku nggak tahu, bisakah kamu memilihkan untukku ?, aku ingin yang sederhana saja "


" Baiklah aku akan menunjukan beberapa pakaian yang sederhana tapi tetap terlihat mewah dan elegan, apalagi kamu yang memakainya pasti terlihat tambah cantik." Lalu sang manager meminta pegawai untuk membawa beberapa koleksi baju keluaran terbaru.


sang pegawai membawa berapa koleksi baju mulai dari baju yang sangat mewah dipenuhi Payet Payet mutiara di bagian leher dan lengannya membuat baju itu sangat menarik perhatian, ada juga baju yang dipenuhi kerlap-kerlip, ada juga baju yang dipenuhi bunga bunga dan banyak model baju lainnya.


" pilihlah yang kamu sukai Saera "


Saera bangun dari duduknya untuk memilih baju yang akan di ambilnya dan pilihannya tertuju pada beberapa baju , dia memilih baju lengan panjang berwarna abu abu yang berhiaskan beberapa Swarovski di bagian pinggangnya, cukup sederhana tapi juga elegan pikirnya. Dan dia kembali mengambil baju berlengan panjang berwarna merah, baju itu begitu polos tidak ada motif ataupun hiasan di bagiannya membuat gaun itu mungkin cocok untuk makan malam yang romantis, saera tersenyum sambil memilihnya. Dan masih ada beberapa pilihan lainnya.


****

__ADS_1


__ADS_2