Cinta Dan Obsesi

Cinta Dan Obsesi
bab 8


__ADS_3

menikahlah..


kamu sudah tidak muda lagi


hanya itu cara kakek agar bisa mewariskan perusahaan padamu secara sah..


diperjalanan pulangnya Aska masih terngiang perkataan kakeknya yang menyuruhnya untuk segera menikah.


bukan masalah besar bagi seorang lelaki yang tampan dan juga memiliki kekayaan yang tidak habis walau tujuh turunan. mengingat dari latar belakangnya saja tentu banyak gadis yang akan mengantri untuk menjadi Ny.william baik karena menyukai wajah tampan Aska ataupun mendambakan hartanya .


tapi itu adalah masalah besar bagi Aska semenjak dikhianati Aska enggan mengenal wanita. bahkan Aska tidak pernah berpacaran lagi setelah pengkhianatan yang diterimanya kala itu. seolah kejadian itu baru saja terjadi dan luka nya masih membekas di hati Aska..


tapi dia tidak punya pilihan lain karena kalau di usia 27 tahun dia tidak segera menikah maka seluruh hartanya akan di alihkan pada pamannya yang juga sangat di benci Aska.


tentu saja dia tidak mau menyerahkan begitu saja perusahaan yang sudah di bangunnya dengan susah payah, dia tidak punya pilihan lain .


Aska sampai ke rumah tidak ada yang menyambutnya karena dia pulang tengah malam karena Aska telah membebastugaskan pelayan dirumahnya pukul sebelas. aska berjalan menuju kamarnya dan terhenti langkahnya saat menaiki anak tangga.


"sedang apa dia tidur disitu ?" kata Aska sambil mendekati saera yang tertidur di sofa ruang tengah.

__ADS_1


"bangunlah" Aska menggoyangkan bahunya. saera mengerjap sambil membuka matanya


"tuan anda sudah pulang" beranjak duduk dengan suara khas bangun tidurnya.


" apa aku tidak memberi mu kamar ? kenapa tidur disini " Aska kesal


"maaf tuan, saya menunggu anda " merasa menyesal karena tidak menghargai kebaikan pemuda di depannya itu. begitulah yang di cerna saera dari tatapan dan perkataan Aska.


"Anda sudah makan tuan, mau saya buatkan sesuatu "


Aska tidak menjawab hanya memandang saera. cantik sekali batin Aska berbicara walaupun ruangan tersebut sangat minim pencahayaan karena lampu diruangan itu Talah dimatikan namun Aska masih bisa menangkap kecantikan di wajah saera.


"menikahlah dengan ku" ucap Aska yang membuat mata saera terbelalak sempurna


"aku tidak bercanda " tangan Aska menangkup pipi saera dan memandanginya " MENIKAHLAH DENGANKU " Aska memberi penekanan pada kata katanya ." pikirkan perkataan ku, kita akan bicara lagi besok" lalu Aska pergi meninggalkannya.


saera tidak menjawab , dia tidak bisa mencerna perkataan Aska meski kata katanya cukup jelas di telinganya .


bagaimana tidak dia baru saja melepaskan diri dari cengkraman orang tua tirinya berkat seorang pemuda yang menolong nya dan apa?

__ADS_1


kini dia memintanya untuk menikah, bahkan mereka tidak saling kenal.


apa dia gila ?


apa dia seorang mata keranjang?


atau dia


aaaaaaaaa


saera frustasi lantaran tidak menemukan alasan kenapa pemuda tersebut memintanya untuk menikah.


lalu saera beranjak menuju ke kamarnya.


ASKA POV


"tuan saya sudah menyelidiki tentang nona saera" tutur Yudha yang menyopiri Aska sepulang nya dari rumah kakek.


"dia adalah anak dari tuan Wiratmaja . kini dia tinggal dengan ibu tirinya. ayah tirinya adalah seorang pengedar narkoba dan Nona saera yang bertugas mengantarnya. dan malam itu dia berniat menjual nya ke rumah bordil tapi nona saera berhasil melarikan diri " tutur Yudha.

__ADS_1


"menarik sekali kehidupannya" semringai jahat terbentuk di bibir Aska ." aku akan menjadikannya milikku"." terus pantau keluarganya, cari tahu apa yang dilakukan ayah tirinya sekarang "


" baik tuan, " . dan mereka pun sampai ke rumah mewah milik Aska.


__ADS_2