Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja
Hidup Ini Bukan Tentang...


__ADS_3

Hidup ini bukan tentang.....


bukan tentang mengumpulkan nilai,


bukan tentang siapa pacarmu, bekas pacarmu


atau orang yang belum kamu pacari..


bukan tentang siapa yang telah kau cium,


olah raga apa yang kau mainkan


atau pemuda atau gadis mana yang menyukaimu.....


bukan tentang sepatumu atau rambutmu atau warna kulitmu


atau tempat tinggalmu ataupun sekolahmu.....


Bahkan juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu,


uang, baju atau perguruan tinggi mana yang menerima


atau yang tidak menerimamu.....


Hidup ini bukan tentang apakah kamu memiliki banyak teman,


atau apakah kamu seorang diri,


dan bukan tentang apakah kamu diterima


atau tidak diterima oleh lingkunganmu


Namun.....


Hidup ini adalah tentang siapa yang kau cintai dan kau sakiti


tentang bagaimana perasaanmu terhadap dirimu sendiri


tentang kepercayaan, kebahagiaan dan belas kasih.....

__ADS_1


Hidup adalah tentang menghindari rasa cemburu,


mengatasi rasa tak peduli dan membina kepercayaan,


tentang apa yang kau katakan dan kau maksudkan.....


tentang menghargai orang apa adanya


dan bukan karena apa yang dimilikinya


Dan terpenting.....


hidup ini adalah tentang memilih untuk menggunakan hidupmu


untuk menyentuh hidup orang lain


dengan cara yang tidak bisa digantikan dengan cara lain.....


Berulang-ulang aku membaca tulisan kata-kata bijak ini. Membuatku meyakini suatu hal bahwa dalam hidup ini aku harus mampu mengasah empati, rasa peduli, kepercayaan diri, penghargaan terhadap diri sendiri ataupun terhadap orang lain dan hal-hal positif lainnya agar hidupku lebih berarti dan bermakna bukan hanya untuk diriku tetapi juga bagi orang lain.


Seperti halnya untuk saat ini. Ketika aku diberikan sebuah kesempatan untuk menerima cinta dan perhatian dari seseorang. Yaah, mungkin bukan cinta sejati tetapi setidaknya ada hati dan perasaan yang terjalin disana. Dan semua itu aku harus hargai.


Hanya tinggal menghitung hari saat itu akan tiba. Orang-orang terdekatku telah kuberitahukan. Terlebih Romo Paul yang sudah berjanji akan menjadi Imam yang memberkati Pemberkatan Pernikahanku jika aku menikah kelak. Kupandangi diriku di dalam cermin. Wajah tanpa penyesalan. Lalu aku tersenyum pada diriku sendiri dan aku seolah-olah sedang berkata kepada diriku yang ada didalam cermin,


" Semoga kau bahagia Senja. Peristiwa yang kelam jadikanlah senjata untuk membangun dirimu dan jemputlah kebahagiaan yang kamu harapkan meski bukan yang kamu impikan."


Di tempat lain.


Zein bersama dengan sahabat-sahabatnya. Mereka sedang menikmati malam di sebuah klub malam. Klub malam itu bukanlah klub malam sembarangan. Para tamu yang berkunjung di klub ini adalah orang-orang penting kelas menengah ke atas. Mereka adalah para tamu VVIP yang mendapat pelayanan khusus. Sehingga tidak sembarang orang bisa masuk kesana. Wajah-wajah para pria yang datang ketempat ini pun adalah wajah-wajah rupawan bak model. Karena mereka merupakan anak-anak orang kaya atau konglomerat di kota itu. Style mereka yang berkelas jelas berbeda dengan style anak-anak muda di luaran sana. Terlihat jelas perbedaan yang sangat mencolok.


Tapi meski Zein bergaul dengan orang-orang kaya dan konglomerat, sikap dan gaya hidupnya sederhana dan tidak terlalu mencolok. Stylenya agak sedikit berbeda dengan teman-temannya. Hanya saja sekali-kali waktu dia berkumpul dengan teman-temannya dan hang out bersama-sama.


Salah seorang teman Zein bertanya tentang hubungannya dengan Anneth yang tiba-tiba muncul kembali dan ingin menjalin kembali kisah asmara diantara mereka


Teman-temannya yang lain juga penasaran, mengingat selama ini Zein tidak pernah menjalin hubungan dengan gadis manapun.


" Gimana kelanjutan hubungan loe sama si cantik Anneth bro?


Zein meneguk minuman ditangannya.

__ADS_1


" It's over! jawabnya santai.


" Tapi dengar-dengar dia sudah comeback from USA dan minta balikan lagi sama you? korek yang lainnya.


" Gue udah nggk ada minat untuk balikan lagi! Masa lalu hanyalah masa lalu.! balasnya.


" Oh iya, bukankah kamu akan menikah dengan seorang gadis yang baru? timpal temannya yang lain.


" Wahhhhh... Benarkah? tanya yang lain penasaran.


" Wahhhhh... gadis mana tuh yang beruntung bisa menaklukkan hatimu bro? Selidik yang lain.


" Aku sudah kirim invite nya di nomor kalian masing-masing. Kalian mau datang atau tidak jawabnya harus.! ucap Zein dengan nada sedikit mengancam.


" Ouhhhhhh...! seru teman-temannya dengan ekspresi (pura-pura) takut.


" Tapi omong-omong, boleh nggk sih kita lihat wajah calon pendamping kamu? Tanya salah seorang dari antara mereka.


"Aku tidak punya photonya! jawab Zein dengan jujurnya.


" What. Nggk punya photonya? Sama sekali? Mereka terkejut mendengar pengakuan Zein.


Ini baru suatu berita, seorang Zein yang akan menikahi seorang wanita untuk menjadi istrinya tetapi tidak punya photo sama sekali.


" Broo... Sebenarnya kamu itu menikah dengan wanita pilihan sendiri atau ada yang jodohkan? Kepo salah seorang temannya.


"Ya, pilihan gue sendiri dong! jawab Zein dengan gaya cueknya.


"Kalau pilihan loe kok nggak ada photonya sih. Kalian pernah pacaran nggak sih? Soalnya kan selama ini kita tahu kalau kamu tidak punya pacar dan tidak pernah pacaran. Tiba-tiba kok mau menikah aja! Selidik yang lain tidak mau ketinggalan informasi.


" Ntar juga saat pesta kalian kan bisa lihat sendiri! ujar Zein.


" Tapi kan kita juga penasaran ingin lihat wajah calon istri kamu. Wajahnya cantik nggak? Cocok nggk sama kamu? Sekalian juga kan kita pengen tahu type cewek selera kamu selain Anneth seperti apa sih? Tanya yang lain tidak mau kalah.


" Kalian itu kayak mak-mak di pasar yang suka menggosip tahu nggk! ucap Zein mengejek teman-temannya itu.


Mereka pun tertawa terbahak-bahak mendengar ocehan Zein.


Ternyata pria-pria metropolitan ini ternyata suka juga menggosip. Dunia gosip tidak hanya untuk kaum Hawa saja. Karena kamu Adam pun tidak mau ketinggalan.

__ADS_1


__ADS_2