Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja
Jangan Simpan Sendiri!


__ADS_3

Zein memutuskan untuk segera pulang untuk melihat kondisi Senja. Semenjak berita itu tersiar di media sosial Senja memang tidak menunjukkan reaksi apapun. Dihadapan Zein dia selalu bersikap tenang, seakan tidak ada masalah sama sekali.


Senja memang pandai untuk menyimpan masalah apapun dalam hatinya tanpa orang lain ketahui. Entah terbuat dari manakah hatinya yang tegar dan kuat itu sehingga tak kelihatan ekspresi sedih ataupun marah disaat dirinya mengalami hal-hal buruk dari orang lain.


Zein memeriksa kembali berita-berita buruk tentang Senja yang tersebar di media sosial. Amarahnya sudah semakin memuncak. Tentu saja hal ini takkan dibiarkannya begitu saja. Mereka harus bertanggung jawab dengan apa yang telah mereka lakukan.


Fitnah lebih kejam dari membunuh. Mungkin Senja tidak akan peduli dengan gosip ataupun berita hoax yang telah menyebarkan berita bohong tentang dirinya. Tetapi tidak bagi Zein.


Jika mereka tidak diberi pelajaran, maka mereka akan bertindak sesuka hati mereka.


Setelahnya sampai di rumah, Zein bergegas mencari Senja. Langkahnya yang tergesa-gesa seakan tidak sabar ingin menemui istrinya tersayang.


Baru membuka pintu, Zein langsung memanggil nama istrinya itu.


" Senja sayang... sayang...! suaranya yang terdengar sexy namun lembut dan hangat.


Tapi tidak ada jawaban. Zein mencari di seluruh ruangan, istrinya itu tidak kelihatan sama sekali.


" Kemana dia pergi? bathinnya bertanya.


Tak melihat keberadaan Senja, membuat Zein mulai sedikit cemas. Senja tidak akan keluar rumah jika tidak memberitahu Zein terlebih dahulu. Zein mulai menghubungi nomor Senja di ponselnya.


Berdering namun tidak diangkat. Semakin membuat Zein khawatir. Disaat Zein diliputi kecemasan, Senja muncul dengan wajah heran melihat suaminya itu sudah pulang lebih cepat dari biasanya.


" Sayang, kok sudah pulang? Tanya Senja dengan polosnya.


Ketika mendengar suara Senja, Zein langsung berbalik dan setengah berlari lalu memeluk istrinya itu.


Senja semakin bingung melihat sikap Zein yang sedikit aneh.


" Sayang kenapa? Hari ini kelihatannya beda. Capek ya? Ucap Senja mencoba memberi kenyamanan pada Zein.


" Kamu darimana ? Tanya Zein sambil menatap wajah Senja.


" Hanya jalan-jalan saja di taman depan. Nih bawa teman baru! Senja menunjukkan seekor anak kucing dalam pelukannya.



Zein tersenyum senang. Melihat Senja yang bahagia seperti itu membuat hatinya lebih tenang. Meskipun hatinya masih kesal dengan gosip-gosip sampah di media sosial.


" Truss, kenapa kamu cepat sekali pulangnya.? Ini kan belum jam pulang kantor?


Zein tersenyum nakal kepada Senja.


" Apa aku tidak boleh pulang lebih cepat untuk melihat istriku yang paling imut dan cantik ini? ujarnya dengan menggoda.


" Aahhhh.... bisa-bisanya sayang gombal. Itukan bukan kamu! balas Senja.


Zein malah tertawa.


" Emangnya aku seperti apa sih sayang?

__ADS_1


" Kamu itu kan orangnya cuek, kaku, nggk romantis. Apalagi gombal kayak gitu. Kecuali kalau kamu lagi mabuk mungkin bisa saja!


Mendengar perkataan Senja, Zein tertawa semakin kencang.


" Aku seburuk itu kah? Tanya Zein dengan geli sendiri.


" Bukan buruk kok sayang. Kamu tetap yang terbaik. Hati kamu sangat baik dan lembut. Dan yang pasti kamu adalah sosok yang penuh cinta dan kehangatan. Aku sangat bahagia bisa dicintai oleh mu.! ucap Senja dengan tulus dan jujur dari hatinya.


Zein kembali memeluk Senja dengan hangat, mesra dan romantis.


" Tapi aku yang harus merasa lebih berbahagia dan sangat beruntung bisa dicintai oleh mu. Kehadiranmu lebih berharga dari semua harta di dunia ini.! puji Zein membuat wajah Senja merah merona karena tersipu malu.


" Kamu terlalu memuji sayang. Aku sangat bersyukur karena telah dipertemukan oleh Tuhan denganmu.!


Zein membelai rambut Senja dengan manja.


" Tapi sayang, kenapa hari ini kamu pulang lebih awal? Tanya Senja yang masih penasaran.


" Tadi Jeremy datang ke kantor aku. Dan dia menunjukkan sesuatu.!


" Menunjukkan apa?


Zein memegang pundak Senja. Menatapnya dengan tatapan cinta.


" Sayang, kalau ada suatu masalah yang kamu alami jangan pernah kamu simpan sendiri ya. Kamusnya harus menyampaikannya kepadaku.!


" Aku ini kan suami kamu. Jadi apapun yang terjadi diantara kita berdua tidak boleh menyembunyikannya dari pasangan kita. Aku ingin kita saling terbuka dan percaya. Kamu mengerti!


Senja mengerti apa maksud dari perkataan Zein. Senja pun tersenyum.


" Lagi pula, masalahnya tidak penting sama sekali. Hanya berita gosip saja sayang!


Zein mengusap wajah Senja dengan lembut. Lalu dikecupnya kening Senja dengan mesra. Kemudian seluruh wajah Senja tak lepas dari kecupan manis Zein. Senja yang merasa geli hanya tersenyum bahagia.


" Sayang, bagaimana kalau kita pergi makan malam? Kita makan malam romantis. Kita akan tunjukkan kepada mereka betapa mesra dan romantisnya cinta kita berdua!


Senja tertawa lucu mendengar perkataan suaminya itu.


" Sayang, apapun yang terjadi aku tidak akan membiarkan mereka merusak hubungan kita. Apapun pendapat mereka tentang dirimu dan tentangku aku tidak akan terpengaruh. Aku akan selalu mengintainya dan menjadi milikmu. Selamanya!


Dengan tegas dan percaya diri Zein mengungkapkan harapan dan impiannya kepada Senja.


Senja pun memeluk suaminya itu dengan cinta, kasih sayang dan penuh kehangatan. Dipejamkannya matanya merasakan kehangatan cinta suaminya itu.


Dalam bathinnya Senja berdoa.


" Terima kasih Tuhan, Kau menghadirkan pria ini dalam hidupku!


" Aku ganti baju dulu baru kita pergi makan malam. Okey! ucap Zein kemudian.


Senja mengangguk mengiyakan.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Zein sudah berganti pakaian. Baju apapun yang melekat di tubuh pria tampan ini dia akan selalu kelihatan tampan.



Tidak salah jika banyak kaum hawa yang mendambakan dirinya untuk dijadikan pasangan hidup.


Dan Senja adalah satu-satunya gadis yang beruntung mendapatkannya. Dan yang pastinya membuat wanita-wanita itu iri kepada Senja.


Zein menggandeng tangan Senja dengan mesra. Mereka berdua bagaikan pasangan yang sempurna. Keduanya melangkah dengan pasti dan percaya diri.


Sebagai lelaki sejati, Zein benar-benar memperlakukan Senja dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.


Sesudah masuk ke dalam mobil keduanya duduk berdua di belakang, Zein membisikkan sesuatu di telinga Senja.


" Sayang, kamu adalah milikku untuk selamanya. Tapi malam ini aku ingin memiliki mu sepenuhnya.!


Senja pun tersipu malu. Bisa-bisanya Zein menggodanya.


" Aku ingin menunjukkan kepada pria malang itu jika dia tidak akan pernah mendapatkanmu! ucap Zein kemudian.


" Pria malang? Pria siapa sayang? Tanya Senja penasaran.


" Jeremy!


" Jeremy? Kenapa dengan Jeremy? Tanya Senja heran.


" Saat di kantor dia mengancamku akan merebut kamu dari sisiku. Dia menuduhku sebagai suami tak bertanggung jawab karena berita gosip di media sosial itu.! jawab Zein.


Senja tertawa lucu. Zein nampak lucu dengan tingkah manjanya. Ternyata pria itu bisa juga bersikap kekanak-kanakan seperti itu.


" Ternyata dia belum juga menyerah. Seandainya kamu tidak ada mungkin aku akan kembali lagi kepadanya! gumam Senja.


" Hei... Jangan harap kamu bisa kembali lagi dengan pria brengsek itu! Ancam Zein.


" Dia bukan pria brengsek. Dia itu pria yang baik! Puji Senja.


Mimik wajah Zein berubah kesal mendengar istrinya itu memuji pria lain. Suami mana yang senang mendengar istrinya memuji laki-laki lain dihadapannya.


" Kenapa wajahmu kesal seperti itu? Apa ada yang salah? Senja pura-pura bertanya.


" Puji terus dia, puji terus. Suami kamu dia atau aku sih? Zein merajuk kesal.


Senja tak dapat menahan tawanya lagi. Sejak tadi suaminya itu bertingkah lucu dan menggemaskan membuat Senja ingin tertawa saja.


" Kamu menertawakan suami kamu sendiri. Itu dosa tahu!


" Iya tahu. Tapi aku kan tidak menertawakan suami aku.! bela Senja pada dirinya.


Zein mencubit pipi Senja dengan gemas. Istrinya itu memang sangat imut, lucu dan menggemaskan.


Senja pun meletakkan tubuhnya dalam pelukan suaminya itu. Mobil terus melaju menuju tempat yang sudah disiapkan oleh Zein untuk makan malam romantis mereka berdua.

__ADS_1


Sepertinya malam ini memang adalah malam yang dikhususkan untuk mereka berdua. Malam spesial yang romantis dan menggairahkan.


Apakah malam ini akan menjadi malam penyatuan yang istimewa.?


__ADS_2