Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja
Untaian Kata Cinta.


__ADS_3

Tak hanya seorang pujangga yang pandai merangkai kata-kata romantis untuk diperdengarkan bagi kekasih hatinya. Seorang Zein pun dalam seketika waktu dapat berubah menjadi pujangga dadakan.


Entah inspirasi muncul dari mana sehingga Zein bertransformasi dari pria dingin dan cuek menjadi pria romantis dan sangat perhatian. Boleh di kata hampir mendekati kategori pria bucin istilah anak muda zaman sekarang.


Senja pun tak menyangka, pria yang bersama dengan dirinya saat ini adalah pria yang sama yang dulu tidak pernah sedikitpun terpikirkan olehnya akan menjadi kekasihya saat ini.


Kita memang tidak pernah tahu bagaimana jalan cerita hidup kita di masa depan? Meski kita punya mimpi dan cita-cita untuk masa depan, tetap saja semua yang terjadi bukanlah karena kehendak manusiawi kita.


Manusia bisa berencana tetapi semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Kuasa.


Setelah sepanjang hari kemarin mereka berdua menghabiskan waktu berkencan dengan nuansa alam bebas, kini mereka menghabiskan waktu berdua di sebuah resort di sebuah pulau kecil. Resort itu adalah milik keluarga Zein. Biasanya resort itu digunakan disaat keluarga besar Zein mengadakan liburan bersama. Tapi jika ada yang memerlukannya, resort itu sering juga disewakan dengan harga sewa yang jelasnya tidaklah murah. Kamar yang mereka tempati persis menghadap ke laut bebas dengan pemandangan langit senja yang mempesona ketika mentari sore mulai beranjak memasuki peraduannya. Dengan dinding kaca yang tembus pandang, membuat pemandangan lautan biru tetap bisa dinikmati tanpa terganggu oleh tiupan angin laut yang kencang dan kurang baik untuk kesehatan. Apalagi untuk tubuh seperti Senja yang mempunyai kulit yang sensitive dengan angin.


Senja yang duduk di kursi rotan panjang dan mengenakan dress putih mini. Kulitnya yang putih mulus terekspos dengan indahnya. Ditangannya sebuah buku novel romantis kesukaannya.


Zein yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada dan hanya menggunakan boxer. Perut six-pack yang tidak terlalu menonjol tetapi tetap kelihatan sexy. Bagi Senja perut seperti itu lebih menarik dari pada semua otot-otot nya menonjol dimana-mana.


Senja bukanlah pecinta tubuh berotot meski bagi sebagian banyak wanita, bagian itu adalah bagian yang paling menggoda dan menggairahkan. Mungkinkan selera Senja agak berbeda dengan selera banyak kaum hawa pada umumnya.

__ADS_1


Jadi jangan pernah menyangka jika Senja akan tergoda atau terpesona dengan cowok atau pria yang gemar nge-gym yang suka membentuk otot-otot dalam tubuhnya.


Zein mendekati Senja yang focus membaca novel favoritnya. Senja yang fokus dengan novel ditangannya tidak memperhatikan Zein yang sudah berdiri di sampingnya. Zein yang merasa diabaikan, langsung merebut buku itu dari tangan Senja. Senja yang kaget menunjukkan wajah cemberutnya karena merasa terganggu oleh ulah Zein.


" Zein, haruskah kamu mengganggu kesenanganku? ucap Senja sedikit kesal.


" Sayang, ini bukan waktunya hanya untuk membaca novel picisanmu itu! Kita kesini untuk bersenang-senang. Menikmati waktu berdua. Tapi kamu malah sibuk dengan bukumu itu dan mengabaikan diriku yang merasakannyawaku kesepian disini.! Zein pun mengeluarkan uneg-unegnya yang merasa kesal sendiri karena Senja mengabaikan dirinya sejak tiba di tempat itu.


Senja pun bangkit dari tempat duduknya, hendak meraih bukunya itu. Tapi tubuhnya yang mungil tidak bisa meraih tangan Zein dengan tubuhnya yang tinggi itu.


Dibaringkannya tubuh mungil Senja di atas pembaringan dan Zein berlutut di atas tubuh Senja dengan kedua tangannya menahan tangan Senja agar tidak bergerak kemana-mana.


Tubuh Senja tidak dapat bergerak sama sekali karena Zein benar-benar mengunci tubuhnya.


" Jangan harap kamu bisa lepas dariku kali ini sayang! ucap Zein dengan seringai lembut tapi seperti mengancam. Senja pun tersenyum geli.


" Aku bukan pria romantis yang setiap saat dapat bersikap mesra kepada kekasihya, tetapi kamu telah berhasil membuatku menjadi seseorang yang lebih romantis dari pria manapun. Dan kamu harus bertanggung jawab untuk itu! Bibir Zein tak henti-hentinya tersenyum menggoda kepada Senja.

__ADS_1


" Aku tidak melakukan apapun Zein. Aku merasa biasa-biasa saja.! Ujar Senja membela dirinya agar tidak menjadi korban keganasan cinta Zein. Meski sejujurnya Senja merasa senang mendapatkan perlakuan yang romantis dari Zein. Tapi dia tidak ingin menunjukkannya dihadapan Zein. Zein mendekatkan wajahnya ke wajah Senja. Kini jarak wajah mereka sudah tak berjarak sama sekali. Ujung hidung Zein menyentuh ujung hidung Senja dan Zein menggesek-gesek hidungnya dengan lembut. Adegan yang sangat romantis seperti dalam drama-drama China favorit yang sering ditonton oleh Senja.


Senja tersenyum bahagia, mendapatkan perlakuan seperti itu. Hatinya benar-benar sangat bahagia sekali. Meski hanya mendapat perlakuan seperti itu, itu sangat membahagiakan hatinya.


Zein sungguh-sungguh menunjukkan sisi romantisme yang selama ini disembunyikannya. Bahkan saat bersama dengan Anneth dia tidak pernah melakukannya sama sekali.


Zein pun melakukan tindakan romantis lainnya yang membuat hati Senja berbunga-bunga. Perasaannya begitu bahagia sekali. Zein mengecup seluruh wajahnya berganti-gantian. Mulai dari kecupan dikeningnya, turun ke kedua netranya, lalu mendarat di kedua pipinya. Tak ketinggalan hidung mungil yang cukup mancung itu. Kemudian turun ke dagunya, tak lupa mendarat di leher jenjangnya yang putih mulus. Dan yang terakhir mendarat lama di bibirnya yang mungil, manis dan ranum itu.


Senja pun tak dapat menolaknya. Karena tubuhnya ternyata merindukannya. Seluruh raganya telah terhipnotis oleh perlakuan mesra dari Zein. Dan membuatnya ingin dan menginginkannya lagi. Apapun yang dilakukan oleh Zein pada tubuhnya, dia tak kuasa menolaknya. Meski otak dan pikirannya ingin menghindarinya tetapi raganya dan hatinya terlalu lemah untuk menolaknya. Bahkan raganya seakan ketagihan dan mengharapkan hal itu lagi dan lagi. Tubuhnya begitu kehausan akan belaian dan sentuhan dari seorang Zein. Dan asal kalian tahu. Senja hanya merindukan hal ini dari seorang Zein. Bukan dari lelaki lain.


Zein yang telah berhasil mencuri hatinya, mampu meluluh-lantakkan pertahanan hatinya semenjak kepergian Jeremy. Zein yang telah berhasil mengusir Jeremy dari dalam ruang hatinya yang selama ini dia kunci rapat dihatinya.


Melihat aksi Senja yang tidak memberikan perlawanan, menandakan jika dia juga menikmatinya. Zein pun melanjutkan aksinya. Dengan sisi keromantisannya, dia mulai melancarkan aksinya. Belaian lembut dan sentuhan yang menggairahkan membuat Senja luluh dan pasrah. Dia telah pasrahkan seluruh hidup, jiwa dan raganya hanya untuk seorang Zein. Dirinya sepenuhnya telah menjadi milik Zein. Bukan milik orang lain. Dan tidak akan pernah menjadi milik orang lain. Zein telah memberikan cap kepemilikan di dalam tubuh Senja.


" Sayang, kamu sudah jadi milikku sepenuhnya. Seluruh yang ada padamu adalah milikku. Jangan pernah berpikir untuk memberikannya kepada pria manapun.! ucap Zein dengan sikap angkuh dan arogannya. Akan tetapi hal itu malah sangat disukai oleh Senja.


" Sayang. Aku tidak mengharapkan orang lain lagi selain dirimu. Bagiku cukup hanya dirimu yang menjadi duniaku. Cukup hanya dirimu yang menjadi hidup dan matiku. Segala-galanya hanyalah dirimu! Setiap ucapan dan perkataan Zein yang sangat memabukkan itu, membuat Senja terhanyut dan tenggelam dalam kenikmatan itu. Zein benar-benar telah menguasai hati dan jiwanya. Sungguh. Hatinya telah terpenjara dalam cinta seorang Zein.

__ADS_1


__ADS_2