Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja
Memories


__ADS_3

Jeremy sedang berdiam dalam keheningan jiwanya yang sedang menahan rasa kehilangan yang begitu mendalam. Kehilangan itu begitu menyakitkan. Apalagi kehilangan sesuatu yang tidak akan pernah lagi kembali.


Meratapi diri hanya itulah yang dapat dilakukannya saat ini. Sambil mendengarkan sebuah lagu dengan lirik yang cukup indah. Namun lagu itu seakan menusuk-nusuk jantungnya. Sakit, perih dan menyiksa.


...So how...


...Jadi bagaimana...


...Will I trust you...


...Akankah aku mempercayaimu?...


...When you say that you will love me?...


...Ketika Anda mengatakan bahwa Anda akan mencintaiku?...


...'Cause she said that, too...


...Karena dia juga mengatakan itu...


...And how...


...Dan bagaimana...


...Will you love me?...


...Apakah kamu akan mencintaiku?...


...I was told I didn't deserve love...


...Saya diberitahu bahwa saya tidak pantas mendapatkan cinta...


...At least that's the theme...


...Setidaknya itulah temanya...


...Now don't say...


...Sekarang jangan katakan...


...Don't say that you'll stay for good...


...Jangan katakan bahwa kamu akan tinggal selamanya...


...Don't tell me what I want to hear...


...Jangan beri tahu saya apa yang ingin saya dengar...


...'Cause you think you should...


...Karena kamu pikir kamu harus...


...And teach...


...Dan mengajar...


...Teach me to heal my scars...


...Ajari aku untuk menyembuhkan bekas lukaku...


...I've heard it said, that beauty is when scars become art...


...Aku pernah mendengarnya berkata, kecantikan adalah ketika bekas luka menjadi seni...


...'Cause I wanna love you for good...


...Karena aku ingin mencintaimu selamanya...


...Untuk baik atau buruk...


...When times get sad...


...Ketika waktu menjadi sedih...


...And when we fight...


...Dan saat kita bertarung...


...And I wanna love you for good...


...Dan aku ingin mencintaimu selamanya...

__ADS_1


...Untuk baik atau buruk...


...When you make me mad...


...Saat kamu membuatku marah...


...'Cause you're the love of my life...


...Karena kamu adalah cinta dalam hidupku...


...So take my hand...


...Jadi ambil tanganku...


...I wanna grow old with you beside me...


...Aku ingin menjadi tua bersamamu disampingku...


...So take my hand...


...Jadi ambil tanganku...


...I wanna grow old with you beside me...


...Aku ingin menjadi tua bersamamu disampingku...


...So take my hand...


...Jadi ambil tanganku...


...I wanna grow old with you beside me, ohh...


...Saya ingin menjadi tua dengan Anda di samping saya, ohh...


...So take my hand...


...Jadi ambil tanganku...


...I wanna grow old with you beside me...


...Aku ingin menjadi tua bersamamu disampingku...


...'Cause I wanna love you for good...


...Karena aku ingin mencintaimu selamanya...


...Untuk baik atau buruk...


...When times get sad...


...Ketika waktu menjadi sedih...


...And when we fight...


...Dan saat kita bertarung...


...And I wanna love you for good...


...Dan aku ingin mencintaimu selamanya...


...Untuk baik atau buruk...


...When you make me mad...


...Saat kamu membuatku marah...


...'Cause you're the love of my life...


...Karena kamu adalah cinta dalam hidupku...


...Now how...


...Sekarang bagaimana...


...How will I move on?...


...Bagaimana saya akan melanjutkan?...


...You taught me how to love again...


...Kamu mengajariku cara mencintai lagi...

__ADS_1


...And now you're gone...


...Dan sekarang kamu pergi...


...And how...


...Dan bagaimana...


...Will I bear the pain?...


...Apakah saya akan menanggung rasa sakitnya?...


...I guess for now I leave these flowers here...


...Saya kira untuk saat ini saya meninggalkan bunga-bunga ini di sini...


...At your grave...


...Di kuburanmu...


Jeremy terlelap dalam tidurnya. Membawa luka dan sakit dalam hatinya. Dengan sekuat tenaga hatinya sudah mencoba untuk mengikhlaskan, meski sangat sulit dan menyakitkan.


Senja terbangun dari tidurnya setelah sepanjang malam bertarung di malam pertamanya. Rasanya melelahkan tetapi tentu saja nikmat. Kenikmatan mana yang bisa mengalahkan kenikmatan di malam pertama?


Sementara itu Zein masih terlelap. Nampak wajah yang lelah tapi bersinar bahagia. Tubuh telanjangnya begitu menggoda. Untung dia adalah suaminya jadi tidak dosa baginya memandangi tubuh telanjang Zein yang menggoda iman itu.


Senja pun membersihkan tubuhnya yang begitu gerah dan panas. Begitu diguyur oleh air dingin rasanya menyegarkan. Kekuatan tubuhnya seakan pulih kembali.


Butuh waktu 30 menitan baginya untuk membersihkan seluruh tubuhnya. Tubuhnya kini merasa segar dan bugar.


Zein pun juga sudah terbangun dari mimpi indahnya.


Dilihatnya Senja sudah tampil segar dan cantik.



Ingin dipeluknya istri kecilnya itu. Tapi dia enggan karena merasa tubuhnya yang masih kotor dan gerah. Zein segera bangkit dan langsung berlari menuju kamar mandi.


Senja tersenyum melihat tingkah suaminya itu. Zein mandi tidak pake lama. Hanya dalam waktu 15 menit dia sudah keluar dari kamar mandi. Dengan hanya mengenakan handuk Zein keluar dari kamar mandi.


Kemudian dipakainya baju kaos polos yang sudah dipilih oleh Senja untuknya.



Zein selalu terlihat tampan memakai baju apa saja. Wajah tampannya membuat busana yang dipakainya tampak lebih elegan dan berkelas. Meski pakaiannya hanyalah pakaian biasa saja.


Senja tersenyum melihat tingkah suaminya yang sedikit unyu-unyu itu. Bisa saja suaminya bertingkah menggemaskan seperti itu. Sepertinya suaminya itu sedang terkontaminasi virus unyu-unyu sehingga dia bertingkah imut dan lucu menggemaskan.


Zein pun menarik tubuh Senja dan memeluknya dengan erat.


" Sayang, aku bahagia sekali. Sepertinya duniaku semakin sempurna dengan kehadiranmu! ungkap Zein dari lubuk hatinya yang terdalam.


" Terima kasih sayang. Aku juga bahagia sekali. Bersamamu adalah hadiah yang terindah yang dianugerahkan Tuhan untukku.! balas Senja dengan jujur.


Mereka saling merangkul dengan penuh cinta dan kasih. Kehangatan cinta yang menyatukan kedua insan itu memberikan rasa nyaman dan bahagia yang semakin menyempurnakan kisah cinta diantara mereka.


" Sayang, aku berharap cinta kita akan tetap setia selamanya. Aku tidak ingin kehilanganmu. Selamanya aku ingin hidup bersamamu. Sampai akhir hidupku.!


Senja terharu dan bahagia mendengarkan kata-kata romantis dari suaminya itu. Setiap kata yang terucap dijawabnya dengan mengaminkannya.


Senja sangat bersyukur karena dalam hidupnya begitu banyak kebahagiaan yang Tuhan berikan kepadanya. Mungkin di masa lalu hidupnya pernah mengalami penderitaan, luka, sakit dan sedih.


Namun semua itu kini menjadi kenangan yang menguatkan imannya. Karena dibalik setiap penderitaan selalu ada kebahagiaan yang menanti.


Setiap luka meninggalkan bekas yang mungkin takkan hilang tetapi bekas luka itu menjadi pengingat di kala sedang menikmati kebahagiaan untuk tidak menjadi lupa diri dan lupa bersyukur serta lebih menghargai setiap waktu yang sedang dijalani.


Senja memejamkan matanya. Menikmati kebahagiaan yang sedang dirasakannya saat ini. Menikmatinya dengan penuh rasa syukur dan terima kasih untuk setiap moment dalam hidupnya. Dipeluknya semakin erat dan semakin hangat. Rasanya enggan untuk melepaskannya. Untuk sesaat ingin dinikmatinya saat-saat istimewa yang bisa saja takkan terulang untuk kedua kalinya.


Zein pun ikut menikmati moment bahagia ini. Dipejamkannya matanya merasakan kehangatan yang tercipta saat ini diantara mereka berdua.


Saling merasakan sentuhan demi sentuhan, setiap hembusan napas, menikmati detak jantung yang berdetak tak beraturan.


Berharap waktu berhenti untuk sejenak agar bahagia ini tetap abadi dan menjadi kenangan yang teristimewa.


Saat ini cukuplah sempurna kebahagiaan yang mereka terima. Semoga tak ada lagi luka yang membawa derita. Semoga tak ada lagi duka yang menyayat hati.


Dan tak terasa ternyata waktu telah berlalu. Waktu memang tak dapat dihentikan. Hanyalah suatu kesempatan diberikan kepada manusia untuk mengisi setiap waktu dengan pengalaman-pengalaman hidup yang bermakna dan menggunakan setiap kesempatan yang ada dengan melakukan hal-hal yang berguna dan berarti.


Sang Surya semakin memuncak. Membiaskan cahayanya menerangi jagat raya dengan hangat terangnya yang abadi.


Tuhan sayang.

__ADS_1


__ADS_2