CINTA GADIS OBAT NYAMUK (Kesucian Yang Ternoda)

CINTA GADIS OBAT NYAMUK (Kesucian Yang Ternoda)
MENYENANGKAN SUAMI


__ADS_3

"Kan bagus kak, itu artinya kak Iqbal perhatian sama kak Rani dan anaknya." Ucap Alena.


"Bagus gimana?... Orang aku aja nggak boleh keluar dari rumahnya kalau tanpa dia."


"Iiiiiihhhhh, so sweet tau..."


"So sweet apaan!!!... Rasanya tuh bagaikan burung dalam sangkar..."


"Bagaikan burung dalam sangkar!!!... Kok pikiran ku jadi ngeres ya.... Traveling kemana mana...Hahahaha...." Ucap Alena sambil tertawa lepas.


"Pikiran mu itu dik, dik..." Alyn mengeluhkan kelakuan Alena yang tidak tahu malu.


"Lah bener kan mbak.... Eh kak Rani kalau mau tau jurus jurus jitu biar suami betah di rumah ayo aku ajarin." Ucap Alena dengan gaya bicara menggebu-gebu.


"Apaan?..." Ucap Rani penasaran. Alena pun menjelaskan secara detail, memberi tahu Rani jika setiap orang memiliki area sensitif eksotik yang bisa merangsang gairah se*s. Membuat adegan dewasa terasa lebih bergairah dan romantis pada titik titik tertentu yang bisa membuat seseorang terangsang. Membuat percintaan lebih bergairah dan nikmat.


Alyn hanya bisa menggelengkan kepala mendengarkan penjelasan Alena. Dia tidak menyangka adik polosnya yang bar bar tahu banyak hal tentang hal seperti itu. Dia mengatakan pada Alena bahwa urusan ranjang antara suami istri tak boleh di umbar.


"Kamu kok tahu banyak hal Len, suka liat film begituan ya..."Ucap Rani sambil mengerutkan alisnya.


"Ya, nggak lah mbak, aku cuma belajar teori bagaimana cara memuaskan pasangan di atas ranjang, dari temanku juga dari internet." Jawab Alena.


"Aku malu, Kok kesannya kayak wanita penggoda gitu ya?..."


"Iiiiiihhhhh, nggak apa-apa lah, toh yang kita goda suami sendiri ini, bukan suami orang." Ucap Alena.


"Kalau Rani tidak usah di ajari. Iqbal itu laki laki setia, pasti betah di rumah asal ada Rani."


"Iiiiiihhhhh mbak Alyn ini suka banget belain kak Iqbal, mentang mentang mantan."


"Nggak gitu dik, soalnya sejak dulu mbak tahu kalau Iqbal itu naksir Rani."


"Tapi kalau menurut ku berusaha menyenangkan suami itu perlu sih... Para suami selalu berusaha membahagiakan istri dan mencukupi segala keperluan istri....Kepuasan di atas ranjang di juga bisa membuat hubungan lebih harmonis.... Jadi apa salahnya jika kita sebagai istri berusaha memuaskan suami, apa lagi di musim pelakor yang merajalela di dunia modern begini. Merebut laki orang lagi ngetrend...Dan banyak sekali seorang suami berselingkuh dengan alasan si istri sering nolak suami main di atas ranjang, dan di situlah peran si pelakor datang menggantikan posisi si istri.... Begitu banyak wanita yang mengeluh karena suaminya berpaling dan berubah, tanpa mau bercermin dan mengoreksi diri dan mencari tahu alasan kenapa suami berpaling!!!... Apakah karena sikap istri yang salah tanpa ada niat mau berubah." Ucap istri Khasanuci menjabarkan pengetahuannya.


"Terus kenapa Khasanuci bilang kalau kakak galak?...'' Ucap Alena, Alyn pun segera menyikut lengan adiknya yang di rasa terlalu ikut campur urusan orang.


"Iya, itu dulu. Sekarang aku takut galak galak takut di talak."


"Kok bisa?..."

__ADS_1


"Ya karena aku suka marah dan nggak bisa mengontrol emosi. Dia udah nggak tahan dengan sikap ku akhirnya kami bertengkar hebat sampai Suamiku pergi, di situlah baru aku nyesel dan introspeksi diri. Karena pernikahan bukan melulu tentang cinta tapi suami atau istri dapat saling melengkapi satu sama lain. Pentingnya memberi dukungan, baik itu dukungan moriel atau materiel, penghargaan, serta kasih sayang yang akan memberikan ketenangan hidup bagi kedua pasangan"


"Syukur lah kalau kamu sudah menyadari kesalahanmu." Ucap Alyn.


"Iya deh, aku coba, makasih ya sarannya..." Ucap Rani. Alena berbisik pada Rani dan mengatakan bahwa dirinya memberikan hadiah lingerie seksi begitu banyak untuk Rani. Melihat ekspresi wajah Rani yang merah karena malu, Alena malah cengengesan.


Para istri di ruangan Rani serempak membuka Hpnya bersamaan saat menerima pesan wa dari suami masing-masing yang mengatakan bahwa mereka akan keluar mencari makan.


Setelah membalas pesan wa, Mereka saling bertukar cerita tentang bagaimana rewelnya bayi, cara merawatnya dan menceritakan tentang kelakuan anak mereka sewaktu bayi.


Mereka terus bercerita ngalor ngidul.


***


Untuk kaum Adam, daripada menunggu Istrinya bernostalgia mereka lebih memilih pergi untuk mencari makan sebab, Iqbal mengatakan bahwa dirinya sangat lapar belum sempat makan.


Mereka berempat makan bersama sambil di selingi obrolan ringan dan sesekali membahas pekerjaan. Mereka berada di rumah makan dekat rumah sakit tepat di seberang jalan di depan rumah sakit, mereka bertiga meminta Iqbal untuk merayakan pernikahannya. Iqbal hanya mengangguk tanpa mau menjawab.


Mengingat rencana Rani yang begitu antusias menyambut pernikahan yang di gadang gadang akan di gelar begitu mewah pupus sudah karena Rani hamil di luar nikah dan terjadi kesalahan pahaman.


"Maaf..." Ucap Zain setelah membuka pintu kamar rawat Rani.


"Iya, terima kasih." Ucap Zain dan segera pergi setelah menutup kembali pintu kamar rawat inap.


***


"Si bujang lapuk datang." Ucap Khasanuci yang melihat Zain berjalan ke arah mejanya.


"Aaaaahhhh...." Pekik Brayen saat seseorang menendang kakinya. "Siapa yang menendang kakiku?..." Ujar Brayen kesal.


"Maaf tidak sengaja. Ku pikir kaki Khasanuci yang ku tendang." Ucap Arya. Brayen hanya mendengus kesal sementara Khasanuci malah cengengesan.


"Lain kali jangan bicara sembarangan." Ucap Brayen pada Khasanuci.


"Iya tuan." Jawab Khasanuci.


Zain menarik kursi lalu duduk di antara 4 pria beristri.


"Sudah lama datang?..." Ucap Zain pada Arya.

__ADS_1


"Lumayan..." Jawab Arya.


Sejak awal Zain bergabung, semua memojokkan Zain, meminta undangan pernikahan Zain setelah meminta undangan pernikahan dari Iqbal.


Beberapa saat kemudian,,,


Saat para lelaki memasuki kamar rawat Rani, para perempuan keluar sebab Iqbal membatasi tamu yang menjenguk istri dan anaknya. Para tamu wajib memakai hand sanitizer dan tidak ada yang boleh menyentuh apa lagi mencium bayinya, sebab bayi sangat rentan tertular penyakit. Itu adalah aturan yang di buat oleh Iqbal. Putri Iqbal hanya boleh di cium oleh Papa,Mama,bibi dan Ibu mertuanya dengan catatan mereka harus rutin mandi dan bersih.


Setelah melihat putri Iqbal sekejap dan berpamitan pada Rani , Brayen dan Khasanuci keluar. Hanya tersisa Arya dan Iqbal yang masih berada di dalam ruangan Rani. Dia menyerahkan hadiah berupa gelang kaki kecil yang cantik untuk putri Iqbal.


"Anda perhitungan sekali." Ucap Iqbal sambil tersenyum saat mengetahui isi kotak beludru berwarna merah hadiah dari Arya. Arya memberikan hadiah yang sama pada putri Iqbal, hanya modelnya berbeda dengan hadiah gelang kaki yang Iqbal berikan untuk putri Alyn dan Arya.


"Semoga anak kita nantinya bisa bersahabat."


"Iya."


Arya kemudian keluar di antar oleh Iqbal.


***


"Bang, udah mau pulang?..." Ucap Alena sambil menggandeng lengan Brayen.


"Iya." Jawab Brayen singkat.


Setelah mendengar Jawaban dari Brayen, Alena, Alyn dan istri Khasanuci kembali masuk kamar rawat Rani untuk berpamitan pulang.


"Ran, Aku pulang dulu ya. Kamu jaga kesehatan. Ibu menyusui harus banyak makan makanan yang berprotein tinggi dan bergizi supaya kualitas ASI bagus untuk kesehatan bayi, banyak minum air putih juga ya." Ujar Alyn.


Iqbal yang berdiri di dekat pintu dengan bersandar di tembok membukakan pintu untuk para istri sahabat barunya sebelum mereka keluar.


Alyn berjalan menuju pintu namun tanpa sengaja Alena menginjak baju syar'i yang Alyn kenakan hingga Alyn yang hampir terjatuh refleks berpegangan pada lengan Iqbal. Pemandangan yang membuat mata Arya dan Rani perih dengan hati yang tercekik.


"Maaf mbak..." Pekik Alena si biang gaduh.


"Maaf, maaf aku nggak sengaja." Alyn segera melepaskan lengan Iqbal, dia meminta maaf dengan ekspresi wajah kebingungan melihat ke arah Rani dan Arya yang menatapnya dengan wajah yang tak terbaca, Iqbal pun segera menggeser posisinya menjauhi Alyn. Alyn pun segera keluar menghampiri Arya yang berada di depan pintu.


***


Author

__ADS_1


Maaf ya, baru update soalnya ada acara. Nanti malam mau ketik lagi.


__ADS_2